Mobil Bekas

5 Mobil Diesel yang Terdampak Kenaikan BBM, Harganya Anjlok Puluhan Juta!

  • 33 Views
mobil diesel yang terdampak kenaikan bbm - Moladin
Foto: Gemini

Daftar Isi

Mobil diesel yang terdampak kenaikan BBM kini menjadi sorotan setelah harga solar non-subsidi kembali melonjak per Mei 2026. Kenaikan ini tidak hanya berdampak pada biaya operasional harian, tetapi juga mulai mengguncang pasar mobil bekas diesel di Indonesia.

Per 4 Mei 2026, Pertamina resmi menaikkan harga Dexlite menjadi Rp26.000 per liter dan Pertamina Dex ke Rp27.900 per liter. Bahkan di SPBU swasta seperti BP AKR dan Vivo, harga solar sudah mendekati Rp30.890 per liter. Kondisi ini membuat pemilik kendaraan diesel modern berada di posisi sulit, karena tidak bisa sembarangan beralih ke Biosolar subsidi yang jauh lebih murah.

Kenapa Mobil Diesel Modern Tidak Bisa Pakai Biosolar?

mobil diesel yang terdampak kenaikan bbm - Moladin
Foto: Dealer Mitsubishi Radin Inten

Moladiners perlu memahami bahwa mesin diesel modern menggunakan teknologi common rail dengan tekanan injeksi tinggi. Sistem ini membutuhkan bahan bakar berkualitas dengan kandungan sulfur rendah.

Biosolar memiliki kadar sulfur yang lebih tinggi, sehingga berisiko menyebabkan:

  • Filter bahan bakar cepat kotor
  • Injektor tersumbat
  • Kerusakan komponen mesin yang mahal

Penggunaan Biosolar memang lebih hemat dalam jangka pendek, tetapi berpotensi memicu biaya perbaikan besar dalam jangka panjang.

5 Mobil Diesel yang Terdampak Kenaikan BBM Paling Signifikan

Berikut adalah daftar kendaraan yang mengalami koreksi harga dan peningkatan biaya operasional paling tajam di pasar otomotif saat ini:

1. Toyota Fortuner Diesel (2.4 & 2.8)

Toyota Fortuner Lihat Detail

Sebagai penguasa jalanan, Fortuner justru menjadi salah satu mobil diesel yang terdampak kenaikan BBM paling terasa. Mesin seri GD (2.4L VNT dan 2.8L VRZ) miliknya wajib meminum solar CN 53.

  • Estimasi Harga Bekas: Rp250–450 Juta.
  • Dampak: Biaya isi full tank (80 liter) mencapai Rp2,2 juta. Di pasar bekas, unit tahun 2021 dilaporkan mengalami koreksi harga hingga Rp40 juta karena stok yang mulai menumpuk.

2. Mitsubishi Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Sport
Mitsubishi Pajero Sport
Rp 582,7 - 787,6 juta
Lihat Harga Pajero Sport

Lihat Detail

Rival Fortuner ini juga mengalami tekanan serupa. Mesin 4N15 MIVEC sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar.

  • Estimasi Harga Bekas: Rp245–490 Juta.
  • Dampak: Harga unit 2.4 Dakar 2021 yang semula Rp270 juta kini terkoreksi ke angka Rp250 juta. Banyak pedagang mulai menahan diri untuk menyerap stok unit ini.

3. Hyundai H-1 CRDi

MPV bongsor ini merupakan favorit keluarga karena kenyamanan dan efisiensi mesin CRDi-nya. Namun, label irit kini tertutup oleh harga Dexlite yang selangit.

  • Estimasi Harga Bekas: Rp100–180 Juta.
  • Dampak: Koreksi harga pasar sekitar 5%. Biaya operasional untuk perjalanan jarak jauh kini hampir setara dengan mobil bensin berkapasitas mesin besar.

4. Isuzu D-Max

Isuzu D Max Lihat Detail

Dikenal tangguh untuk urusan niaga dan off-road, D-Max kini harus berhitung ulang soal biaya operasional.

  • Estimasi Harga Bekas: Rp120–250 Juta.
  • Dampak: Untuk mengisi penuh tangki 76 liter dengan Dexlite, kamu perlu merogoh kocek Rp1,97 juta. Hal ini tentu memberatkan bagi pelaku usaha.

5. Kia Pregio

Meski harganya lebih terjangkau di pasar bekas, Pregio tetap masuk dalam daftar mobil diesel yang terdampak kenaikan bbm.

  • Estimasi Harga Bekas: Rp55–90 Juta.
  • Dampak: Sebagai kendaraan komersial, selisih harga antara Biosolar dan Dexlite yang mencapai Rp19.000+ per liter membuat margin keuntungan pengusaha menyusut drastis.

Dampak ke Pasar Mobil Bekas Diesel

Kondisi ini mulai terasa di pasar. Beberapa showroom melaporkan penjualan mobil diesel turun drastis, bahkan nyaris tidak ada transaksi sejak kenaikan harga BBM.

Stok kendaraan menumpuk, sehingga pedagang terpaksa menurunkan harga jual. Untuk unit seperti Fortuner dan Pajero Sport, penurunan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Jika ke depan pembatasan Biosolar makin ketat, potensi penurunan harga mobil diesel diprediksi akan semakin dalam.

Tips Membeli Mobil Diesel yang Terdampak Kenaikan BBM

Situasi kenaikan harga BBM justru bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendapatkan mobil diesel bekas dengan harga lebih kompetitif. Namun, Moladiners tetap perlu cermat agar tidak terjebak unit bermasalah yang justru bikin biaya membengkak di kemudian hari.

1. Cek Riwayat Penggunaan BBM

Pastikan mobil tidak sering menggunakan bahan bakar dengan kualitas rendah. Riwayat penggunaan BBM sangat berpengaruh pada kondisi sistem injeksi.

2. Periksa Kondisi Injektor dan Filter

Komponen ini sangat vital pada mesin diesel modern. Jika bermasalah, biaya perbaikannya bisa cukup mahal.

3. Hitung Biaya Operasional

Sesuaikan dengan kebutuhan harian. Jangan hanya tergiur harga beli murah, tapi pastikan biaya BBM masih masuk akal.

4. Pilih Unit dengan Perawatan Rutin

Mobil dengan riwayat servis lengkap biasanya lebih terjaga dan minim risiko kerusakan besar.

5. Gunakan Jasa Inspeksi Profesional

Agar lebih aman, kamu bisa memanfaatkan layanan inspeksi mobil bekas dari MoInspeksi. Tim profesional akan membantu mengecek kondisi mesin, sistem injeksi, hingga komponen vital lainnya secara menyeluruh. Dengan begitu, risiko membeli mobil diesel bermasalah bisa diminimalkan sejak awal.

Kenaikan harga solar non-subsidi membuat mobil diesel yang terdampak kenaikan BBM semakin terasa bebannya, baik dari sisi pemilik maupun pasar mobil bekas. Meski begitu, peluang tetap ada bagi pembeli cermat yang memahami risiko dan strategi pembelian.

Untuk kamu yang ingin selalu update seputar dunia otomotif, mulai dari harga mobil bekas hingga tips perawatan, pastikan terus mengikuti informasi terbaru hanya di Moladin!

Artikel Mobil Bekas
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Mobil Bekas
Seedbacklink