Jarak tempuh masih menjadi salah satu faktor paling penting bagi konsumen saat memilih mobil listrik. Semakin jauh daya jelajah sebuah EV dalam sekali pengisian baterai, semakin nyaman pula mobil tersebut digunakan untuk perjalanan harian maupun jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Meski infrastruktur charging station terus bertambah di berbagai negara, kekhawatiran soal range anxiety masih menjadi perhatian utama banyak calon pengguna mobil listrik. Karena itu, produsen otomotif berlomba menghadirkan EV dengan baterai lebih efisien dan kemampuan jarak tempuh yang semakin panjang.
Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Terjauh di Dunia 2026
Berikut daftar 20 mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh di dunia tahun 2026 berdasarkan data EPA dan klaim resmi pabrikan.
1. Lucid Air Grand Touring – 830 Km

Di posisi teratas ada Lucid Air Grand Touring yang mencatat daya jelajah hingga sekitar 830 km dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan standar EPA. Varian ini berada tepat di bawah versi Air Sapphire dalam jajaran sedan listrik Lucid. Meski tidak memiliki tenaga 1.234 hp seperti Sapphire, performanya tetap sangat buas untuk ukuran sedan listrik premium. Sistem dual motor AWD yang digunakannya mampu menghasilkan tenaga hingga 819 hp. Akselerasi 0-96 km/jam juga sangat cepat karena hanya membutuhkan waktu sekitar 3 detik.
Selain performa, efisiensi baterai menjadi kekuatan utama Lucid Air Grand Touring. Mobil ini mampu mencapai jarak tempuh maksimal ketika menggunakan velg 19 inci. Desain bodinya dibuat sangat aerodinamis untuk membantu menekan konsumsi energi saat melaju di kecepatan tinggi. Kabinnya juga tampil mewah khas sedan flagship Amerika. Teknologi fast charging miliknya memungkinkan pengisian daya berlangsung jauh lebih cepat dibanding banyak rival di kelasnya.
2. Chevrolet Silverado EV 4WT – 793 Km

Berikutnya hadir Chevrolet Silverado EV Silverado EV 4WT yang mampu menempuh sekitar 793 km dalam sekali charge. Model ini menjadi pickup listrik pertama Chevrolet sekaligus salah satu EV double cabin paling efisien di Amerika Serikat saat ini. Silverado EV memakai platform Ultium milik General Motors yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik generasi terbaru. Kapasitas baterainya sangat besar sehingga mendukung penggunaan jarak jauh.
Produksi Silverado EV memang sempat berjalan lambat pada awal peluncurannya. Namun perlahan distribusinya mulai meningkat di pasar Amerika Utara. Pickup listrik ini dirancang untuk kebutuhan kerja berat sekaligus penggunaan harian. Dimensi bodinya besar khas kendaraan utility Amerika. Sistem penggerak listriknya menawarkan torsi instan yang kuat saat membawa beban maupun towing.
3. GMC Sierra EV Denali 1 – 769 Km

Posisi berikutnya ditempati GMC Sierra EV Sierra EV Denali 1 yang memiliki daya jelajah sekitar 769 km. Mobil ini memakai basis platform yang sama seperti Chevrolet Silverado EV dan GMC Hummer EV. Sierra EV hadir sebagai pickup premium yang membawa teknologi canggih serta tenaga besar. Saat mode Max Power diaktifkan, dua motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 754 hp dan torsi 785 lb-ft.
Kemampuan towing Sierra EV juga sangat besar karena mampu menarik beban hingga 10.000 pound. Sistem four-wheel steering membantu manuver kendaraan tetap mudah meski bodinya sangat besar. Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung DC fast charging hingga 350 kW. Dalam waktu sekitar 10 menit, baterainya dapat menambah jarak tempuh hingga sekitar 160 km. Kabinnya juga tampil modern dengan nuansa premium khas GMC Denali.
4. Cadillac Escalade IQ – 748 Km

Nuansa SUV mewah khas Amerika sangat terasa pada Cadillac Escalade IQ Escalade IQ. Model listrik ini mampu menempuh sekitar 748 km dalam sekali pengisian baterai penuh. Escalade IQ tetap mempertahankan karakter SUV besar khas Cadillac yang identik dengan kenyamanan kabin dan dimensi bongsor. Bedanya, kini mobil tersebut hadir menggunakan platform kendaraan listrik modern.
Sumber tenaga utamanya berasal dari baterai berkapasitas besar 200 kWh. Ukuran baterai tersebut menjadi salah satu yang terbesar di industri otomotif saat ini. Berkat baterai raksasa tersebut, Escalade IQ mampu menghasilkan jarak tempuh yang sangat panjang meski ukuran bodinya besar. Interiornya dipenuhi layar digital modern serta material premium. SUV ini juga tetap mempertahankan karakter nyaman khas Cadillac untuk perjalanan jauh.
5. Lucid Gravity – 724 Km

Kemudian ada Lucid Gravity Gravity yang hadir sebagai SUV tiga baris dari Lucid Motors. Mobil ini mampu menempuh sekitar 724 km dalam kondisi baterai penuh. Lucid mengembangkan Gravity berdasarkan pengalaman mereka saat menciptakan Air Grand Touring. Hasilnya adalah SUV keluarga yang sangat efisien sekaligus punya performa tinggi.
Gravity juga menjadi salah satu EV dengan kemampuan charging tercepat di Amerika Serikat. Sistem baterainya dirancang untuk memaksimalkan efisiensi penggunaan energi. Kabinnya menawarkan konfigurasi tiga baris kursi untuk kebutuhan keluarga. Desain interiornya modern dan futuristis. Suspensi serta pengaturan sasisnya dibuat tetap nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
6. BMW iX3 – 698 Km

Generasi terbaru BMW iX3 iX3 menjadi salah satu model penting BMW dalam era Neue Klasse. SUV listrik ini mampu menempuh jarak sekitar 698 km dalam sekali pengisian daya. BMW membekali iX3 menggunakan sistem baterai 800 volt yang mendukung pengisian daya super cepat. Teknologi tersebut membuat mobil dapat menerima daya hingga 400 kW dari DC fast charger.
Performa iX3 juga diklaim setara SUV bensin BMW X3. Desainnya tampil modern khas BMW generasi baru dengan sentuhan futuristis di beberapa bagian. Platform Neue Klasse yang digunakan dirancang khusus untuk kendaraan listrik generasi selanjutnya. Efisiensi energinya menjadi salah satu fokus utama BMW pada model ini. Kabinnya juga hadir lebih digital dan minimalis dibanding model BMW sebelumnya.
7. Rivian R1T – 676 Km

Daya jelajah sekitar 676 km membuat Rivian R1T R1T masuk jajaran pickup EV paling efisien saat ini. Rivian melakukan banyak pembaruan teknis pada versi terbaru R1T. Salah satunya adalah memangkas panjang kabel internal kendaraan hingga beberapa kilometer untuk meningkatkan efisiensi bobot. Selain itu, software dan proses manufakturnya juga diperbarui.
R1T dikenal sebagai pickup listrik yang cocok untuk kebutuhan outdoor dan adventure. Mobil ini memiliki ground clearance tinggi serta kemampuan off-road yang baik. Sistem penggerak listriknya menawarkan torsi instan khas EV. Interiornya mengusung desain modern dan minimalis. Kapasitas bagasinya juga cukup fleksibel untuk kebutuhan membawa barang maupun perlengkapan camping.
8. Rivian R1S – 660 Km

Versi SUV dari Rivian hadir lewat Rivian R1S R1S yang punya jarak tempuh sekitar 660 km. Pembaruan yang dilakukan Rivian pada R1T juga diterapkan pada R1S. Hasilnya, SUV listrik ini mengalami peningkatan daya jelajah sekitar 16 km dibanding model sebelumnya. Mobil ini menggunakan konfigurasi tiga baris kursi untuk kebutuhan keluarga.
R1S dikenal punya kemampuan off-road yang sangat baik. Suspensi adjustable dan motor listrik bertenaga besar membuatnya tetap nyaman dipakai di berbagai kondisi jalan. Kabinnya mengusung konsep premium minimalis khas Rivian. Layout interior dibuat modern dengan dominasi layar digital besar. SUV ini juga punya kapasitas bagasi luas untuk menunjang aktivitas keluarga maupun perjalanan jauh.
9. Audi A6 e-tron – 631 Km

Teknologi terbaru Audi hadir melalui Audi A6 e-tron A6 e-tron yang memiliki jarak tempuh sekitar 631 km. Sedan listrik ini memakai platform PPE yang dikembangkan bersama Porsche. Platform tersebut memungkinkan mobil memiliki efisiensi tinggi serta kemampuan fast charging modern. Audi juga merancang bodinya sangat aerodinamis untuk membantu efisiensi baterai.
A6 e-tron diposisikan sebagai sedan premium masa depan Audi. Kabinnya tampil futuristis dengan layar digital berukuran besar. Sistem penggerak listriknya menawarkan akselerasi responsif khas EV premium. Mobil ini juga mendukung pengisian daya ultra cepat. Secara desain, tampilannya tetap mempertahankan karakter elegan khas Audi namun lebih modern.
10. Mercedes-Benz EQS Sedan – 628 Km

Nuansa kemewahan khas sedan flagship terasa kuat pada Mercedes-Benz EQS EQS Sedan. Mobil listrik ini mampu menempuh sekitar 628 km dalam sekali charge. EQS hadir sebagai versi listrik dari sedan mewah Mercedes-Benz S-Class. Fokus utama mobil ini adalah kenyamanan kabin, teknologi modern, dan efisiensi perjalanan jauh.
Interior EQS dipenuhi teknologi canggih termasuk Hyperscreen berukuran besar. Sistem suspensinya dibuat sangat nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan panjang. Mercedes-Benz juga mengembangkan desain aerodinamis agar konsumsi energinya lebih efisien. Varian dengan jarak tempuh paling jauh justru menjadi versi yang paling terjangkau dalam line-up EQS. Penggunaan material premium tetap menjadi ciri utama sedan ini.
11. Mercedes-Benz CLA EQ Technology – 602 Km

Generasi baru Mercedes-Benz CLA CLA EQ Technology hadir membawa teknologi baterai 800 volt. Sedan listrik ini mampu menempuh jarak sekitar 602 km dalam sekali pengisian daya. Mercedes-Benz mengembangkan model ini untuk meningkatkan efisiensi dan kemampuan charging dibanding generasi EV sebelumnya. Bodinya dibuat sangat aerodinamis agar konsumsi daya tetap rendah.
Sistem fast charging pada CLA EQ Technology jauh lebih cepat dibanding model lama. Platform barunya dirancang khusus untuk kendaraan listrik modern. Kabin tampil lebih minimalis dan digital. Sedan ini juga menawarkan performa yang cukup responsif untuk penggunaan harian. Efisiensi energi menjadi fokus utama pengembangan mobil tersebut.
12. BMW iX – 586 Km

SUV listrik premium BMW iX iX mampu menempuh sekitar 586 km dalam sekali pengisian daya penuh. Versi xDrive60 menjadi varian dengan daya jelajah terjauh dalam line-up iX. Mobil ini memakai konfigurasi dual motor untuk menghasilkan performa AWD yang responsif. Desain eksteriornya tampil futuristis dan cukup berbeda dibanding SUV BMW lain.
Kabinnya mengusung konsep modern dengan layar melengkung besar khas BMW terbaru. Penggunaan material ramah lingkungan juga menjadi perhatian pada model ini. Sistem suspensinya dirancang nyaman untuk penggunaan harian. BMW juga menyematkan berbagai fitur bantuan berkendara modern. Efisiensi energi tetap terjaga meski ukuran SUV ini cukup besar.
13. GMC Hummer EV Pickup – 584 Km

Ukuran besar menjadi ciri utama GMC Hummer EV Hummer EV Pickup. Mobil listrik ini mampu menempuh sekitar 584 km dalam sekali pengisian daya. Varian 3X menggunakan baterai besar 24 modul berkapasitas sekitar 210 kWh. Bobot total kendaraan mencapai lebih dari 4,5 ton sehingga menjadi salah satu pickup terberat di Amerika.
Meski sangat besar, performa Hummer EV tetap buas berkat tenaga instan motor listriknya. Pickup ini juga punya kemampuan off-road ekstrem. Sistem CrabWalk memungkinkan roda belakang ikut berbelok untuk membantu manuver. Interiornya tampil modern dan penuh teknologi. Ground clearance tinggi menjadi salah satu daya tarik utama Hummer EV.
14. Tesla Model 3 – 584 Km

Versi facelift Highland membuat Tesla Model 3 Model 3 semakin efisien. Sedan listrik ini memiliki daya jelajah sekitar 584 km berdasarkan standar EPA. Tesla melakukan berbagai revisi pada desain eksterior dan interiornya. Peredaman kabin juga dibuat lebih baik dibanding model sebelumnya.
Model 3 tetap menjadi salah satu sedan listrik terlaris di dunia. Sistem motor listriknya terkenal responsif dan efisien. Teknologi Autopilot milik Tesla juga masih menjadi fitur unggulan. Kabin minimalis dengan layar tengah besar tetap dipertahankan. Konsumsi energinya termasuk sangat hemat untuk ukuran sedan performa tinggi.
15. Tesla Model Y – 574 Km

Popularitas Tesla Model Y Model Y terus meningkat di berbagai negara. SUV listrik ini mampu menempuh sekitar 574 km dalam sekali charge. Tesla melakukan beberapa revisi efisiensi sehingga daya jelajahnya meningkat dibanding model sebelumnya. Bentuk bodinya yang aerodinamis membantu menjaga konsumsi energi tetap rendah.
Model Y menawarkan kabin lega dan kapasitas bagasi besar. Teknologi infotainment khas Tesla menjadi salah satu keunggulannya. Sistem penggerak AWD tersedia pada beberapa varian tertentu. SUV ini juga dikenal punya performa akselerasi yang sangat cepat. Penggunaan software over-the-air update menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna Tesla.
16. Polestar 3 – 563 Km

SUV listrik Polestar 3 Polestar 3 hadir sebagai crossover premium dengan jarak tempuh sekitar 563 km. Model ini menjadi kendaraan pertama Polestar yang diproduksi di Amerika Serikat. Desainnya mengusung karakter khas Skandinavia yang minimalis dan modern. Bodinya dibuat aerodinamis untuk membantu efisiensi konsumsi energi saat melaju.
Varian entry-level menjadi versi dengan daya jelajah paling jauh dalam line-up Polestar 3. Mobil ini menggunakan single rear motor yang tetap menawarkan performa responsif untuk penggunaan harian. Akselerasi 0-96 km/jam diklaim mampu dicapai dalam waktu sekitar 7,5 detik. Sistem DC fast charging mendukung pengisian daya hingga 250 kW. Pengisian baterai 10 hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 30 menit.
17. Hyundai Ioniq 6 Long Range RWD – 550 Km

Bentuk bodi streamline menjadi salah satu kekuatan Hyundai Ioniq 6 Ioniq 6 Long Range RWD. Sedan listrik ini mampu mencatat daya jelajah sekitar 550 km dalam sekali pengisian daya penuh. Varian SE Long Range memakai motor listrik tunggal di roda belakang yang menghasilkan tenaga sekitar 225 hp. Hyundai juga mengembangkan desain aerodinamis ekstrem untuk membantu efisiensi baterai.
Ioniq 6 menggunakan platform E-GMP 800 volt khas Hyundai Group. Teknologi tersebut mendukung pengisian daya super cepat di DC fast charger. Interiornya tampil modern dan futuristis khas EV generasi terbaru Hyundai. Konsumsi energinya termasuk sangat hemat di kelas sedan listrik menengah. Meski penjualan regulernya di Amerika Serikat mulai berkurang, stok model standar masih tersedia di beberapa dealer.
18. Hyundai Ioniq 9 – 539 Km

Segmen SUV keluarga listrik Hyundai diisi oleh Hyundai Ioniq 9 Ioniq 9 yang mampu menempuh sekitar 539 km. Mobil ini menggunakan platform E-GMP yang sama seperti Ioniq 5. Teknologi 800 volt membuat proses pengisian dayanya berlangsung sangat cepat. Dimensi bodinya jauh lebih besar karena menggunakan konfigurasi tiga baris kursi.
Ioniq 9 memiliki baterai lebih besar dibanding Kia EV9. Hal tersebut membantu meningkatkan daya jelajahnya untuk perjalanan jauh. Kabinnya dirancang nyaman bagi keluarga dengan ruang kaki luas di semua baris. Hyundai juga menyematkan berbagai fitur bantuan berkendara modern. Desain eksteriornya tampil futuristis khas lini EV Hyundai terbaru.
19. BMW i4 Gran Coupe – 536 Km

Karakter sporty masih terasa kuat pada BMW i4 i4 Gran Coupe. Sedan listrik ini memiliki jarak tempuh sekitar 536 km dalam sekali charge. Varian eDrive40 menjadi versi dengan daya jelajah paling jauh untuk model tahun 2026. Sistem penggeraknya memakai motor listrik tunggal di roda belakang yang menghasilkan tenaga sekitar 335 hp dan torsi 317 lb-ft.
Desain fastback empat pintunya memberikan tampilan sporty khas coupe. BMW juga mempertahankan karakter handling yang menyenangkan untuk dikendarai. Interiornya menggunakan layar curved display khas BMW modern. Mobil ini diproyeksikan pensiun setelah BMW i3 generasi baru hadir. Meski begitu, i4 masih menjadi salah satu sedan listrik premium yang cukup diminati.
20. Porsche Macan Electric – 534 Km

Performa khas Porsche kini hadir dalam Porsche Macan Electric Macan Electric. SUV listrik ini mampu menempuh sekitar 534 km dalam sekali pengisian daya. Platform yang digunakan sama seperti Audi Q6 e-tron sehingga mendukung teknologi charging modern. Sistem kelistrikan 800 volt membuat pengisian baterainya berlangsung sangat cepat.
Macan Electric tetap mempertahankan karakter sporty khas Porsche. Respons akselerasinya instan dan handling-nya dibuat presisi untuk penggunaan harian maupun kecepatan tinggi. Varian dengan jarak tempuh paling jauh justru menjadi versi termurah dalam line-up Macan EV. Kabinnya tampil modern dengan dominasi layar digital. Porsche juga tetap mempertahankan nuansa premium khas SUV performa mereka.
Perkembangan teknologi baterai membuat jarak tempuh mobil listrik terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan saat ini sudah banyak EV yang mampu menembus lebih dari 500 km hingga 800 km dalam sekali pengisian daya penuh. Hal tersebut membuat mobil listrik semakin nyaman digunakan untuk perjalanan jauh tanpa terlalu sering mencari charging station.
Selain daya jelajah yang semakin panjang, banyak produsen juga mulai menghadirkan teknologi fast charging berkecepatan tinggi, sistem baterai 800 volt, hingga efisiensi energi yang lebih baik.
Buat kamu yang ingin mengikuti update mobil listrik terbaru, teknologi baterai EV, hingga informasi harga kendaraan elektrifikasi di Indonesia, pantau terus Moladin untuk mendapatkan berita otomotif terbaru setiap hari.
