Membeli mobil PHEV bekas kini menjadi langkah strategis bagi masyarakat Indonesia yang ingin merasakan sensasi berkendara ramah lingkungan tanpa rasa khawatir akan jarak tempuh.
Di tengah fluktuasi harga bahan bakar, kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menawarkan efisiensi ganda, yaitu mesin bensin konvensional untuk perjalanan jauh dan motor listrik untuk mobilitas harian di dalam kota.
Keuntungan utama meminang unit seken tentu terletak pada depresiasi harga yang sudah stabil, namun Moladiners tetap bisa menikmati insentif pajak kendaraan listrik yang lebih rendah. Berikut adalah rangkuman model PHEV yang paling diburu di pasar mobil bekas saat ini.
Daftar Rekomendasi Mobil PHEV Bekas Paling Worth It

Pasar otomotif Tanah Air mulai dibanjiri unit PHEV dari berbagai pabrikan, mulai dari merek Tiongkok yang agresif hingga pemain lama asal Jepang dan Eropa.
1. Wuling Darion PHEV (2025–2026)
Sebagai pendatang baru yang langsung populer, Darion PHEV bekas kini dibanderol di kisaran Rp380–420 juta. Angka ini cukup menggiurkan mengingat harga barunya masih menyentuh hampir setengah miliar rupiah.
- Keunggulan: Kapasitas baterai besar memungkinkan mode EV murni hingga 125 km (CLTC). Pajak tahunannya pun cukup bersahabat, yaitu sekitar Rp4,9 juta hingga Rp5,5 juta.
- Kekurangan: Karena unitnya tergolong sangat muda, ketersediaan di bursa mobil bekas masih terbatas.
2. Chery Tiggo 8 CSH PHEV (2025)
Jika kamu mengutamakan performa buas, Tiggo 8 CSH adalah jawabannya. Dengan kombinasi mesin turbo dan motor listrik yang menghasilkan 341 hp, harga bekasnya kini berada di rentang Rp390–430 juta.
- Keunggulan: Fitur interior sangat melimpah, termasuk panoramic sunroof dan sistem ADAS lengkap. Depresiasi tahun pertama yang cukup tajam justru menjadi keuntungan bagi pembeli tangan kedua.
- Kekurangan: Harga jual kembali bagi pemilik pertama cenderung turun lebih cepat dibanding merek Jepang.
3. Mitsubishi Outlander PHEV (2019–2021)
Ini adalah pionir mobil PHEV bekas yang teknologinya sudah teruji di medan Indonesia. Dijual di angka Rp450–550 juta, mobil ini masih menjadi primadona di segmen SUV tangguh.
- Keunggulan: Sistem penggerak S-AWC (Super All Wheel Control) sangat mumpuni untuk berbagai kondisi jalan. Daya tahan baterai dan komponen elektrikalnya dikenal paling awet di kelasnya.
- Kekurangan: Secara estetika, desain interiornya mulai terlihat konvensional dibandingkan kompetitor terbaru.
4. BMW 330e PHEV (2016–2018)
Bagi Moladiners yang mengincar prestise dan kenikmatan berkendara khas sedan Eropa, BMW 330e bekas tersedia dengan harga Rp420–510 juta.
- Keunggulan: Akselerasi instan dan handling presisi. Pajak tahunan memang lebih tinggi (Rp8–12 juta), namun sebanding dengan gengsi yang didapat.
- Kekurangan: Ruang bagasi terpangkas untuk penempatan baterai, serta biaya perawatan di bengkel resmi yang memerlukan anggaran ekstra.
Mana yang Terbaik untuk Kebutuhan Kamu?
Memilih di antara keempatnya bergantung pada prioritas penggunaan. Jika kamu mencari mobil keluarga dengan pajak termurah dan teknologi paling baru, Wuling Darion PHEV adalah game changer.
Namun, untuk kamu yang menginginkan teknologi yang sudah terbukti dan reliabel, Mitsubishi Outlander PHEV masih menjadi opsi paling aman di segmen mobil PHEV bekas.
Tips Cerdas Membeli Mobil PHEV Bekas
Membeli kendaraan dengan sistem penggerak ganda memerlukan ketelitian ekstra dibandingkan mobil bensin biasa. Berikut adalah panduannya:
1. Cek Riwayat Kesehatan Baterai (SOH)
Mintalah laporan State of Health (SOH) baterai dari bengkel resmi untuk memastikan kapasitas penyimpanan daya masih optimal.
2. Periksa Port Pengisian Daya
Pastikan soket pengisian tidak gosong atau longgar, serta pastikan kabel charger original masih tersedia.
3. Uji Perpindahan Mode
Saat test drive, perhatikan kehalusan transisi dari mode elektrik ke mesin bensin. Tidak boleh ada hentakan yang tidak wajar.
4. Cek Rekam Jejak Servis
Komponen PHEV sangat kompleks, pastikan pemilik sebelumnya rajin melakukan pembaruan perangkat lunak (software update) di bengkel resmi.
5. Gunakan Jasa Inspeksi Profesional
Jika kamu tidak ingin mengambil risiko, kamu bisa memanfaatkan jasa MoInspeksi dari Moladin. Inspektor ahli akan mengecek beberapa titik penting agar kamu terhindar dari unit yang bermasalah.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai tren harga, review mendalam, dan tips perawatan kendaraan lainnya, pastikan kamu terus mengikuti berita otomotif terbaru hanya di Moladin!



