Kepemilikan mobil tak hanya bicara soal harga beli, tetapi juga kewajiban rutin yang perlu disiapkan setiap tahun. Salah satu hal penting yang sering luput dari perhatian adalah pajak Suzuki S-Presso, terutama bagi pemilik baru atau calon pembeli di segmen city car entry level.
Dengan harga yang terjangkau dan konsumsi BBM irit, Suzuki S-Presso memang menarik, namun tetap perlu dihitung dari sisi biaya tahunan agar tidak mengganggu perencanaan finansial.
Artikel ini mengulas lengkap besaran pajak, harga, efisiensi bahan bakar, spesifikasi, hingga kelebihan dan hal-hal yang perlu dicermati sebelum memutuskan membeli Suzuki S-Presso.
Rincian Pajak Suzuki S-Presso per Tahun

Sebelum membahas biaya operasional lain, komponen pajak kendaraan menjadi aspek penting yang wajib diperhatikan pemilik mobil. Berdasarkan data Samsat wilayah DKI Jakarta, berikut gambaran pajak Suzuki S-Presso tahunan.
Tabel Pajak Suzuki S-Presso (DKI Jakarta)
| Komponen Pajak | Biaya |
|---|---|
| Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) | Rp 2.205.000 |
| SWDKLLJ | Rp 143.000 |
| Total Pajak Tahunan | Rp 2.348.000 |
Keterangan: Berlaku untuk Suzuki S-Presso tahun 2022 varian AGS (AT), dengan pembayaran tepat waktu tanpa denda.
Informasi Tambahan
- Pajak tergolong terjangkau untuk mobil bermesin 1.000 cc
- SWDKLLJ bersifat tetap dan wajib dibayarkan setiap tahun
- Nilai BBNKB (acuan balik nama) tercatat sebesar Rp 105.000.000
Kisaran Harga Suzuki S-Presso di Indonesia
Mengetahui besaran pajak Suzuki S-Presso tentu akan lebih relevan jika disejajarkan dengan harga jual mobilnya. Suzuki memposisikan S-Presso sebagai city car dengan nilai ekonomis yang kuat di kelasnya.
Di pasar Indonesia, Suzuki S-Presso dipasarkan dengan rentang harga sekitar Rp170 jutaan hingga Rp180 jutaan, tergantung varian dan pilihan transmisi. Dengan harga tersebut, mobil ini menyasar konsumen pemula, keluarga muda, hingga Moladiners yang membutuhkan kendaraan kedua untuk aktivitas harian.
Harga Suzuki S-Presso tersebut juga menjadi alasan mengapa beban pajaknya relatif ringan. Kombinasi harga beli yang terjangkau dan pajak tahunan yang masih masuk akal membuat S-Presso cukup kompetitif dibanding rival di segmen serupa.
Efisiensi Bahan Bakar Suzuki S-Presso

Selain pajak Suzuki S-Presso, faktor konsumsi BBM menjadi pertimbangan penting dalam menghitung biaya kepemilikan jangka panjang. Suzuki S-Presso dibekali mesin K10B berkapasitas 1.0 liter yang dikenal efisien.
Dalam kondisi penggunaan ideal, konsumsi bahan bakar S-Presso mampu menembus 21–22 km/liter untuk perjalanan luar kota atau jalan tol. Sementara itu, untuk rute perkotaan dengan lalu lintas padat, angkanya berada di kisaran 17–18 km/liter.
Capaian tersebut menempatkan Suzuki S-Presso sebagai salah satu city car paling hemat BBM di kelas harga terjangkau. Bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi, efisiensi ini tentu berdampak langsung pada pengeluaran bulanan.
Bedah Spesifikasi dan Fitur Teknis S-Presso
Meskipun hadir dengan harga yang cukup terjangkau, Suzuki tetap memberikan fundamental yang solid pada mobil ini. Dapur pacunya mengandalkan mesin 3-silinder yang menghasilkan tenaga 67 hp dan torsi maksimal 90 Nm. Meski terdengar mungil, bobot kendaraan yang ringan membuatnya tetap responsif di tanjakan perkotaan.
Moladiners perlu mengetahui bahwa pendekatan Suzuki pada model ini adalah minimalis fungsional. Kamu akan menemukan pengaturan spion manual dan sistem power window yang hanya tersedia untuk baris depan.
Panel instrumennya pun didesain terpusat di tengah dasbor dengan tampilan spidometer digital yang simpel namun tetap informatif untuk memantau kecepatan.
Keunggulan Utama Suzuki S-Presso Sebagai Mobil Perkotaan

Ada beberapa alasan mengapa mobil ini tetap menjadi primadona meski kompetisi di kelasnya sangat ketat. Berikut adalah beberapa keunggulan Suzuki S-Presso yang bisa kamu ketahui:
1. Desain Crossover yang Berkarakter
Tampilan tinggi dengan ground clearance mencapai 180 mm membuatnya lebih percaya diri saat melintasi jalanan berlubang atau genangan air.
2. Manuver Lincah
Panjang bodi yang hanya 3,56 meter memungkinkan kamu melesat di gang sempit dan parkir di lahan terbatas dengan sangat mudah.
3. Fitur Keselamatan Standar
Meski murah, aspek keselamatan tidak dikurangi. Sudah tersedia dual airbag, sistem pengereman ABS, sensor parkir, hingga immobilizer.
4. Transmisi AGS
Memberikan kemudahan layaknya mobil matik namun dengan biaya perawatan dan efisiensi yang mendekati transmisi manual.
5. Kabin Fungsional dengan Kenyamanan untuk Aktivitas Sehari-hari
Interior Suzuki S-Presso terasa lega untuk kelas city car, dengan ruang kepala dan kaki yang memadai serta bagasi sekitar 239 liter. Desain dashboard tampil modern dan fungsional, didukung fitur AC, audio Bluetooth, serta sistem keselamatan ABS dan platform HEARTECT yang menunjang kenyamanan berkendara sehari-hari.
Hal Penting yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Membeli
Setiap kendaraan memiliki karakter unik yang harus disesuaikan dengan preferensi pengemudi. Sebelum memutuskan untuk membawa pulang unit ini, perhatikan dua poin kekurangan Suzuki S-Presso berikut ini :
1. Karakter Transmisi AGS
Berbeda dengan transmisi otomatis konvensional atau CVT, AGS adalah manual yang diotomatisasi. Efek jeda saat perpindahan gigi mungkin terasa bagi kamu yang belum terbiasa, sehingga membutuhkan sedikit penyesuaian gaya berkendara.
2. Isolasi Kabin
Untuk menjaga harga tetap kompetitif, peredaman suara di kabin S-Presso tergolong standar. Suara deru ban atau kebisingan dari luar akan sedikit lebih terdengar saat dipacu pada kecepatan tinggi.
Dengan harga terjangkau, konsumsi BBM irit, dan pajak Suzuki S Presso yang relatif ringan, mobil ini layak dipertimbangkan sebagai kendaraan harian di perkotaan. Perpaduan biaya kepemilikan yang rendah dan desain unik menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Bagi Moladiners yang ingin terus mendapatkan update terbaru seputar pajak kendaraan, harga mobil, hingga tren otomotif nasional, pastikan selalu mengikuti informasi terkini di Moladin!


