Wuling BinguoEV kini hadir dalam versi terbaru yang membawa sejumlah pembaruan penting dibanding model sebelumnya. Sekilas tampilannya memang masih mempertahankan ciri khas desain retro-modern, namun New Wuling BinguoEV sebenarnya mengalami banyak perubahan yang membuatnya semakin relevan sebagai mobil listrik perkotaan.
Mulai dari penyegaran tampilan, penambahan fitur, hingga peningkatan pada aspek kenyamanan dan kepraktisan, Wuling melakukan penyempurnaan untuk menjawab kebutuhan konsumen mobil listrik entry-level di Indonesia. Tak sedikit calon pembeli yang bertanya, apa saja perbedaan Wuling BinguoEV lama dengan New BinguoEV Lite dan Pro, dan apakah versi terbaru ini layak dipilih?
Untuk membantu kamu memahami perbedaannya secara menyeluruh, berikut kami rangkum 10 perbedaan utama Wuling BinguoEV lama dan New BinguoEV, agar kamu tidak salah pilih sebelum memutuskan membeli mobil listrik ini.
🔑 Key Takeaways
- BinguoEV lama unggul pilihan jarak tempuh, sedangkan New BinguoEV fokus pada satu range 333 km untuk efisiensi penggunaan harian.
- Perbedaan Lite dan Pro terletak pada fitur kenyamanan, kualitas interior, serta tampilan eksterior yang lebih premium di varian Pro.
- New BinguoEV membawa pembaruan penting seperti port CCS2, desain lampu dan grille baru, serta peningkatan fitur kabin dibanding versi lama.
Perbedaan Wuling BinguoEV dengan New Binguo EV Lite dan Pro
Wuling melakukan penyegaran signifikan pada lini BinguoEV dengan menghadirkan Wuling New BinguoEV dalam dua varian, Lite dan Pro. Meski secara visual masih mempertahankan gaya retro modern yang menjadi ciri khasnya, pembaruan ini mencakup aspek teknis, fitur, hingga kenyamanan penggunaan. Berikut ulasan lengkap 10 perbedaan utama Wuling BinguoEV lama dengan New BinguoEV.
1. Strategi Jarak Tempuh Lebih Fokus
BinguoEV generasi awal ditawarkan dengan dua pilihan jarak tempuh, yakni 333 km dan 410 km. Pada New BinguoEV, Wuling menyederhanakan pilihan dengan hanya menyediakan jarak tempuh 333 km untuk varian Lite dan Pro. Keputusan ini diambil berdasarkan riset internal yang menunjukkan bahwa mayoritas konsumen BinguoEV menggunakan mobil ini untuk kebutuhan harian di dalam kota, sehingga jarak 333 km dinilai sudah paling relevan dan efisien.
2. Pembagian Varian Lite dan Pro
Jika sebelumnya BinguoEV hadir dalam satu varian utama, New BinguoEV kini dibagi menjadi Lite dan Pro. Perbedaan ini bukan sekadar nama, melainkan penyesuaian fitur dan kenyamanan. Varian Lite ditujukan untuk konsumen yang mengutamakan fungsi dasar mobil listrik perkotaan, sementara varian Pro menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium melalui peningkatan fitur interior dan eksterior.
3. Spion Lipat Elektrik untuk Kenyamanan Harian
BinguoEV lama masih menggunakan spion dengan pengaturan manual. Pada New BinguoEV, Wuling menambahkan fitur spion lipat elektrik yang memudahkan pengguna saat parkir di area sempit atau padat. Meski terlihat sederhana, fitur ini cukup krusial untuk penggunaan sehari-hari di lingkungan perkotaan.
4. Pilihan Warna Eksterior Lebih Variatif

Foto: Wuling
Dari sisi personalisasi, New BinguoEV menawarkan pilihan warna yang jauh lebih banyak. Jika sebelumnya hanya tersedia tiga warna two-tone, kini tersedia enam opsi warna, termasuk warna solid dan netral. Penambahan warna ini membuat BinguoEV tampil lebih fleksibel, baik untuk konsumen muda maupun pengguna yang menginginkan tampilan lebih elegan.
5. Penyegaran Desain Lampu Depan dan Belakang
Sistem pencahayaan juga mengalami pembaruan. BinguoEV lama menggunakan lampu LED dengan desain sederhana. Pada New BinguoEV, varian Pro dibekali lampu LED dengan desain X-shaped yang memberikan identitas visual lebih kuat, sementara varian Lite tetap menggunakan lampu halogen dengan bentuk yang telah diperbarui agar terlihat lebih modern.
6. Tampilan Grille Lebih Modern dan Berkarakter
Perbedaan berikutnya terlihat pada desain grille depan. BinguoEV lama mengusung grille simpel dengan tampilan minimalis. New BinguoEV hadir dengan diamond-shaped grille yang terlihat lebih dinamis. Varian Pro mendapatkan sentuhan aksen krom yang memperkuat kesan premium, sedangkan varian Lite menggunakan aksen silver yang lebih sederhana namun tetap segar.
7. Desain Pelek Dibedakan antar Varian
BinguoEV versi lama hanya memiliki satu desain pelek. Pada New BinguoEV, desain pelek disesuaikan dengan karakter varian. Varian Pro menggunakan pelek dual-tone berukuran 15 inci dengan desain water splash pattern yang terlihat lebih modern, sementara varian Lite memakai pelek single-tone dengan desain serupa namun tampil lebih fungsional.
8. Port Pengisian Daya Beralih ke CCS2
Salah satu perubahan paling penting ada pada sistem pengisian daya. BinguoEV lama masih menggunakan port GB/T, sedangkan New BinguoEV kini sudah menggunakan standar CCS2. Perubahan ini membuat New BinguoEV lebih kompatibel dengan infrastruktur charging di Indonesia, sehingga pengguna tidak perlu lagi bergantung pada adaptor tambahan.
9. Tema Interior Lebih Dewasa dan Elegan

Foto: Wuling
Interior New BinguoEV tampil lebih matang dibanding pendahulunya. Jika BinguoEV lama hanya memiliki satu tema interior, New BinguoEV menawarkan dua pilihan warna kabin yang disesuaikan dengan varian. Varian Lite mengusung nuansa Mocha Latte, sedangkan varian Pro hadir dengan tema Caramel Latte yang memberi kesan lebih hangat dan premium.
10. Peningkatan Material dan Fitur Kabin
Perbedaan terakhir terletak pada detail material dan fitur interior. Varian Pro dibekali jok kulit, setir berlapis kulit, serta kursi pengemudi dengan pengaturan elektrik. Sementara itu, varian Lite masih menggunakan material kain dan pengaturan kursi manual. Dibandingkan BinguoEV lama, New BinguoEV secara keseluruhan menawarkan kualitas kabin yang terasa lebih berkelas dan fungsional.
Perbandingan Wuling BinguoEV Lama dengan Wuling BinguoEV Pro dan Lite
Berikut tabel perbandingan lengkap antara Wuling BinguoEV lama, New BinguoEV Lite, dan New BinguoEV Pro yang bisa jadi pertimbanganmu saat pembelian mobil
| Aspek / Fitur | BinguoEV Lama | New BinguoEV Lite | New BinguoEV Pro |
| Jenis Varian | Satu varian EV | Lite | Pro |
| Jarak Tempuh | Dua pilihan (333 km & 410 km) | 333 km (standar) | 333 km (standar) |
| Motor Listrik | Motor listrik ~50 kW / 150 Nm | 50 kW / 150 Nm | 50 kW / 150 Nm |
| Jarak & Charging | Charging port GB/T | Port CCS2, charging cepat | Port CCS2, charging cepat |
| Lampu Depan & Belakang | LED standar | Halogen (depan/belakang) | X-shaped LED (depan & belakang) |
| Grille / Eksterior | Grille sederhana | Diamond grille silver | Diamond grille dengan aksen krom |
| Desain Velg | Satu desain pelek | Single-tone (water splash) | Dual-tone premium |
| Interior Tema | Hitam-putih basic | Mocha Latte fabric | Caramel Latte kulit |
| Material Jok | Fabric standar | Fabric (Mocha Latte) | Kulit sintetis (Caramel Latte) |
| Setir | Polyurethane | Polyurethane | Berlapis kulit ( |
| Pengaturan Kursi | Manual | Manual | Elektrik sisi pengemudi |
| Fitur Kaca & Kenyamanan | Tanpa defogger/heater belakang | Standar | Defogger + heater belakang |
| Jumlah Airbag | Standar (umumnya 1) | 1 airbag pengemudi | 2 airbag (pengemudi & penumpang) |
| Cruise Control | Tidak tersedia | Tidak tersedia | Tersedia |
| Harga (OTR Jakarta) | Rp358.000.000-Rp408.000.000 | Rp279.000.000 | Rp317.000.000 |
Pembaruan yang dibawa New Wuling BinguoEV Lite dan Pro menjadikannya opsi yang lebih modern dan praktis dibanding versi sebelumnya, sehingga calon pembeli dapat menyesuaikan pilihan varian berdasarkan kebutuhan harian, preferensi fitur, serta anggaran, sambil mencari referensi harga dan panduan mobil listrik terbaru melalui Moladin.
FAQ Seputar Wuling New BinguoEV
Q: Apakah New Wuling BinguoEV bisa fast charging?
A: Ya, New BinguoEV sudah menggunakan port CCS2 yang mendukung pengisian daya lebih fleksibel di SPKLU Indonesia.
Q: Apakah BinguoEV masih dapat insentif mobil listrik?
A: Status insentif bergantung pada kebijakan pemerintah dan periode pembelian, sehingga konsumen disarankan mengecek promo dan regulasi terbaru saat membeli.
Q: Apakah BinguoEV cocok sebagai mobil pertama?
A: Dengan dimensi ringkas, biaya operasional rendah, dan kemudahan berkendara, BinguoEV cukup ideal sebagai mobil pertama, terutama untuk penggunaan perkotaan.Q: Apa perbedaan utama Lite dan Pro yang paling terasa?
A: Perbedaan paling terasa ada pada kualitas interior, fitur kenyamanan, serta tampilan eksterior yang lebih premium pada varian Pro.


