
Seperti komponen mobil lainnya, link stabilizer juga rentan terhadap kerusakan akibat pemakaian atau usia pakai. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian khusus dan perawatan yang baik.
Salah satu cara untuk merawatnya adalah dengan menghindari mengemudi secara kasar, terutama saat melintasi jalan rusak atau bergelombang.
Namun, apakah link stabilizer yang rusak dapat diperbaiki? Menurut Warno, mekanik mobil di bilangan Tebet Jakarta Selatan, perbaikan link stabilizer tergantung pada kondisinya.
“Jika kerusakan link stabilizer sudah parah dan biaya perbaikannya tinggi, lebih baik untuk diganti. Tapi kalau link stabilizer berbahan besi, perbaikan dapat dilakukan dengan proses pressing menggunakan tekanan tertentu,” kata Warno menjelaskan.
Namun, untuk link stabilizer berbahan aluminium dan rumah joint berbahan plastik, lebih baik menggantinya dengan yang baru karena sudah tidak akan bisa diperbaiki secara maksimal.
Biaya Perbaikan dan Penggantian Link Stabilizer

Biaya perbaikan atau penggantian link stabilizer dapat bervariasi tergantung pada jenis kerusakan dan proses perbaikan. Anto memberikan perkiraan bahwa biaya jasa per titik link stabilizer mulai dari Rp 200 ribuan.
Harga link stabilizer yang baru cukup terjangkau, berkisar antara Rp 80 hingga 150 ribuan di marketplace. Sedangkan untuk penggantian di bengkel resmi, biaya pasang link stabilizer Toyota Auto2000 berkisar antara Rp 800 hingga 900 ribuan.
Tanda-tanda Link Stabilizer Mobil Rusak

Untuk mengetahui apakah link stabilizer mobil dalam kondisi baik atau rusak, ada beberapa ciri-ciri dan tanda yang perlu diperhatikan:
1. Karet pada link stabilizer menjadi kaku, keras, atau bahkan pecah.
2. Adanya karat pada tangkai link stabilizer.
3. Tangkai link stabilizer patah atau terlihat bengkok.
4. Bagian ball joint link stabilizer oblak atau patah saat digunakan.
5. Jarak antara sokbreker dan stabilizer bar terlihat renggang.
Link stabilizer mobil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas kendaraan. Perawatan yang baik dan pemahaman tentang tanda-tanda kerusakan dapat membantu menjaga performa link stabilizer.
Jika ditemukan tanda-tanda kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Dengan demikian, pengendara dapat menikmati perjalanan dengan mobil yang stabil dan aman. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

