Tren Otomotif

Subsidi Tukar Tambah Kendaraan China 2026 Resmi Diubah, Ini Dampaknya!

  • 9 Views
subsidi tukar tambah kendaraan - Moladin
Foto: Global Geely

Daftar Isi

Pemerintah China resmi menyesuaikan kebijakan subsidi tukar tambah kendaraan untuk tahun 2026. Perubahan ini menandai pergeseran besar dari skema subsidi nominal tetap menjadi insentif berbasis persentase harga kendaraan. Langkah tersebut dinilai lebih adaptif terhadap variasi harga mobil, sekaligus memperkuat arah kebijakan transisi energi dan pembaruan armada kendaraan nasional.

Kebijakan baru ini diumumkan langsung oleh Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok bersama Kementerian Keuangan. Fokus utamanya adalah menciptakan struktur subsidi yang lebih proporsional, tanpa mengubah batas maksimum bantuan yang telah berlaku sejak 2025.

Agar kamu memahami skema subsidi tukar tambah kendaraan yang mulai diterapkan di China pada 2026, simak ulasan lengkapnya di artikel Moladin berikut ini!

🔑 Key Takeaways

  • Perubahan Skema: Tiongkok mengubah subsidi dari angka tetap menjadi berbasis persentase harga kendaraan (6% hingga 12%).
  • Dampak Segmen: Mobil dengan harga murah kini menerima nilai subsidi yang lebih kecil dibandingkan aturan tahun sebelumnya.
  • Syarat Ketat: Kendaraan yang berhak mendapatkan subsidi penghapusan harus terdaftar sebelum tanggal tertentu (2013-2019 tergantung jenis mesin).

Skema Baru Subsidi Tukar Tambah Kendaraan di China 2026

subsidi tukar tambah kendaraan - Moladin
Foto: South China Morning Post

Dalam skema terbaru, konsumen yang membuang atau menukar kendaraan lama untuk membeli mobil baru akan menerima subsidi berdasarkan persentase harga kendaraan baru, dengan plafon tertentu. Berikut penjelasannya:

Untuk pembongkaran kendaraan lama:

  • Subsidi 12%, maksimal 20.000 yuan (2,800 USD) untuk pembelian kendaraan energi baru (NEV).
  • Subsidi 10%, maksimal 15.000 yuan (2,100 USD) untuk kendaraan bensin dengan kapasitas mesin hingga 2.0L.

Sementara untuk tukar tambah kendaraan bekas:

  • Subsidi 8%, maksimal 15.000 yuan (2,100 USD) untuk kendaraan energi baru.
  • Subsidi 6%, maksimal 13.000 yuan (1,800 USD) untuk kendaraan bensin ≤2.0L.

Pendekatan ini membuat nilai insentif menjadi lebih fleksibel karena mengikuti harga mobil yang dibeli oleh konsumen, bukan lagi satu angka tetap untuk semua segmen.

Perbandingan Kebijakan Subsidi 2025 vs 2026

Untuk memudahkan kamu memahami perbedaannya, silakan cek tabel perbandingan berikut:

Dimensi PerbandinganKebijakan 2025Kebijakan 2026Perubahan Inti
Metode PerhitunganNominal tetap satu kaliPersentase harga mobil baru (dengan plafon)Beralih dari tarif rata ke rasio harga untuk semua segmen
Scrappage → Subsidi NEVTetap 20.000 yuan (2,800 USD)12% harga beli, maks 20.000 yuanPlafon sama, tapi mobil murah kini mendapat insentif lebih kecil
Scrappage → Subsidi ICETetap 15.000 yuan (2,100 USD)10% harga beli, maks 15.000 yuanBatasan yang sama, tetapi kini terikat harga
Trade-in → Subsidi NEVHingga 15.000 yuan (2,100 USD)8% harga beli, maks 15.000 yuan (2,100 USD)Batasan yang sama, tetapi kini terikat harga
Trade-in → Subsidi ICEHingga 13.000 yuan (1,800 USD)6% harga beli, maks 13.000 yuan (1,800 USD)Batasan yang sama, tetapi kini terikat harga

Syarat Penerima Subsidi Tukar Tambah Kendaraan

Kementerian Perdagangan China menetapkan sejumlah kriteria ketat. Untuk subsidi pembongkaran, kendaraan bensin harus terdaftar sebelum 30 Juni 2013, diesel sebelum 30 Juni 2015, dan kendaraan listrik sebelum 31 Desember 2019. Seluruh kendaraan wajib terdaftar atas nama pemohon sebelum 8 Januari 2025.

Sedangkan untuk program tukar tambah, kendaraan lama dan baru harus atas nama pemilik yang sama, dengan faktur dan dokumen pendaftaran kendaraan baru diterbitkan di provinsi yang sama.

Dampak Skema Baru bagi Konsumen

subsidi tukar tambah kendaraan - Moladin
Foto: WIRED

Perubahan ini membawa konsekuensi berbeda bagi tiap segmen harga. Mobil murah kini menerima subsidi lebih kecil dibanding skema lama.

Sebagai contoh, Geely Xingyuan yang laris pada 2025 dengan harga sekitar 10.000 dolar AS sebelumnya berpotensi mendapat subsidi penuh hingga 2.800 dolar AS. Di 2026, nilai bantuan tersebut turun karena dihitung secara proporsional.

Sebaliknya, mobil dengan harga lebih tinggi tetap mendapat subsidi maksimal. Pola ini mengindikasikan upaya pemerintah China mendorong konsumen naik kelas ke kendaraan bernilai lebih tinggi, sekaligus menjaga efisiensi fiskal.

Relevansi dengan Insentif Kendaraan Listrik di Indonesia

subsidi tukar tambah kendaraan - Moladin
Foto: 36氪

Di Indonesia, kebijakan insentif kendaraan listrik 2026 masih menunggu keputusan final. Melansir Metro TV, Ketua Umum YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) Niti Emiliana menegaskan pentingnya kajian menyeluruh sebelum mencabut subsidi kendaraan listrik. Ia menilai, “tanpa subsidi, harga kendaraan listrik berisiko tidak lagi kompetitif dan berpotensi menekan daya beli konsumen.”

YLKI juga mengingatkan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik selama ini sangat dipengaruhi oleh insentif pemerintah. Jika dicabut tanpa transisi yang jelas, konsumen bisa kembali memilih kendaraan berbahan bakar fosil, yang bertolak belakang dengan agenda teknologi hijau nasional.

FAQ seputar Subsidi Tukar Tambah Kendaraan

1. Apa tujuan utama program subsidi tukar tambah kendaraan?

Program ini dirancang untuk mempercepat pembaruan kendaraan, menekan emisi, dan mendorong adopsi mobil yang lebih ramah lingkungan.

2. Siapa saja yang berhak menerima subsidi ini?

Kamu berhak menerima subsidi selama memenuhi syarat usia kendaraan, kepemilikan, serta dokumen yang ditetapkan pemerintah.

3. Apakah subsidi ini selalu menguntungkan konsumen?

Manfaatnya bergantung pada harga kendaraan yang dibeli. Untuk mobil mahal, insentif terasa signifikan, sementara mobil murah cenderung menerima subsidi lebih kecil.

Perubahan skema subsidi tukar tambah kendaraan di China menjadi cerminan arah kebijakan global yang makin selektif dan berjenjang. Indonesia bisa menjadikannya referensi dalam merumuskan insentif EV 2026 agar tetap melindungi konsumen sekaligus menjaga keberlanjutan industri.

Ikuti terus informasi terbaru seputar kebijakan otomotif dan kendaraan listrik hanya di Moladin.com!

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif