Lifestyle & Komunitas

15 Tempat Trekking di Sentul untuk Pemula hingga Pendaki Berpengalaman

  • 12 Views
curug sentul

Daftar Isi

Kawasan Sentul, Bogor, menjadi salah satu tujuan favorit bagi warga Jabodetabek yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus pergi terlalu jauh dari kota. Wilayah ini memiliki beragam jalur trekking dengan pemandangan hutan, perbukitan, sungai, hingga air terjun. Pilihan rutenya juga cukup beragam, mulai dari jalur ringan untuk pemula hingga trek menantang bagi yang sudah terbiasa mendaki. 

Setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda dengan durasi perjalanan dan tingkat kesulitan masing-masing. Berikut 15 tempat trekking di Sentul yang bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu libur akhir pekan.

Rekomendasi Trekking di Sentul untuk Pemula dan Keluarga

1. Curug Leuwi Asih

1. Curug Leuwi Asih

Curug Leuwi Asih berada di Kampung Wangun Landeuh, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Lokasinya bisa dijangkau dari Exit Tol Sentul Selatan dengan mengarahkan kendaraan menuju Jalan Raya Karang Tengah, kemudian masuk ke Jalan Wangun Landeuh hingga area parkir.

Dari tempat parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15–20 menit melalui jalur yang relatif datar. Sepanjang perjalanan, pemandangan persawahan hijau menjadi daya tarik tersendiri. Setibanya di lokasi, pengunjung bisa menikmati aliran sungai yang jernih dan area bebatuan untuk bermain air. Jalurnya yang relatif ringan membuat Curug Leuwi Asih cocok untuk trekking santai bersama keluarga.

2. Curug Bidadari

Curug Bidadari terletak di kawasan Sentul Paradise Park, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Akses menuju lokasi cukup mudah dari kawasan Sentul City dengan mengikuti petunjuk arah menuju Bojong Koneng. Jalan menuju area parkir utama sudah beraspal sehingga dapat dilalui kendaraan pribadi.

Aktivitas berjalan kaki dari loket menuju air terjun juga relatif singkat, yakni kurang dari 10 menit. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan kolam buatan di bagian bawahnya. Keberadaan batu besar yang terbelah dan dihubungkan jembatan menjadi salah satu ciri khas kawasan wisata ini. Dengan akses yang mudah, Curug Bidadari cocok untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana air terjun tanpa trekking terlalu jauh.

3. Hutan Pinus Gunung Pancar

Hutan Pinus Gunung Pancar berada di Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dari Exit Tol Sentul Selatan, perjalanan bisa dilanjutkan melewati kawasan JungleLand sebelum mengikuti petunjuk menuju gerbang wisata Gunung Pancar. Kendaraan dapat mencapai area dalam hutan melalui jalan yang menanjak dan beraspal.

Kawasan ini menawarkan jalur jalan kaki dengan suasana hutan pinus yang teduh. Deretan pohon tinggi menciptakan pemandangan alami yang cocok untuk trekking ringan, piknik, maupun berfoto. Kontur jalurnya relatif bersahabat sehingga pengunjung bisa berjalan santai sambil menikmati udara sejuk. Hutan Pinus Gunung Pancar juga bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu di alam terbuka.

4. Curug Cibingbin

4. Curug Cibingbin

Curug Cibingbin berlokasi di Kampung Cibingbin, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dari kawasan JungleLand, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju Jalan Raya Bojong Koneng hingga menemukan petunjuk arah Babakan Ngantai atau Cibingbin. Kendaraan bisa diparkir di area pos kampung sebelum perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Jalur trekking menuju curug melewati jalan beton dan kebun bambu dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Suasana sepanjang perjalanan terasa teduh karena dikelilingi pepohonan dan rumpun bambu. Curug Cibingbin memiliki aliran air yang melewati beberapa undakan kecil dan membentuk kolam alami. Lokasi ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana air terjun dengan perjalanan kaki yang tidak terlalu panjang.

5. Kawah Merah Sentul

Kawah Merah Sentul berada di kawasan Perhutani Gunung Pancar, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Lokasinya masih satu kawasan dengan Hutan Pinus Gunung Pancar. Setelah melewati loket utama, pengunjung dapat mengikuti petunjuk menuju area pemandian air panas alami.

Perjalanan menuju kawasan ini melewati jalur tanah berbatu di tengah vegetasi hijau. Kawah Merah dikenal dengan sumber mata air panas alami serta tanah di sekitarnya yang memiliki warna kemerahan akibat proses alami. Suasana sejuk di sekitar kawasan membuat perjalanan terasa berbeda dari trekking menuju air terjun. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas pemandian yang tersedia sesuai ketentuan pengelola.

Content 4

Tempat Trekking di Sentul dengan Tingkat Kesulitan Menengah

6. Goa Agung Garunggang

6. Goa Agung Garunggang

Goa Agung Garunggang terletak di Jalan PTP Terusan, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Perjalanan menuju lokasi dapat dimulai dari kawasan Karang Tengah dengan kendaraan menuju basecamp Garunggang. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung perlu melanjutkan trekking sekitar 2–3 km melewati ladang dan jalur tanah berbukit.

Daya tarik utama tempat ini adalah formasi batuan karst yang tersebar di permukaan tanah. Susunan batu kapur tersebut membentuk lanskap unik menyerupai labirin dan kerap disebut sebagai Grand Canyon mini. Selain menikmati pemandangan batuan, pengunjung juga dapat melihat celah vertikal yang menjadi pintu masuk goa. Kondisi medan yang berbukit membuat perjalanan menuju Goa Agung Garunggang membutuhkan stamina lebih dibandingkan jalur trekking ringan.

7. Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Lieuk

Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Lieuk berada di kawasan Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Dari Sentul, perjalanan menuju lokasi dapat melalui Jalan Raya Karang Tengah ke arah Sukamakmur hingga mencapai gerbang wisata Leuwi Hejo.

Setelah memarkir kendaraan, pengunjung perlu berjalan kaki melewati tangga batu dan jalan tanah yang menanjak sekitar 20–30 menit. Kedua lokasi ini terkenal dengan air sungai berwarna hijau kebiruan yang jernih serta tebing batu di sekelilingnya. Leuwi Lieuk memiliki lanskap yang menyerupai ngarai sehingga sering menjadi tujuan wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam dan berenang. Meski begitu, pengunjung perlu memperhatikan kedalaman kolam dan kondisi arus sebelum bermain air.

8. Curug Putri Kencana

Curug Putri Kencana berlokasi di Kampung Wangun, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Akses menuju tempat wisata ini dapat ditempuh melalui jalur Karang Tengah. Setelah melewati kawasan Leuwi Asih, perjalanan dilanjutkan menuju area parkir Curug Putri Kencana.

Dari tempat parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 20 menit dengan melewati jalur pinggir sungai dan jembatan bambu. Sepanjang perjalanan, suasana alam pedesaan dan aliran sungai menjadi teman perjalanan. Curug Putri Kencana memiliki kolam alami yang dikelilingi susunan batuan bertingkat. Jembatan kayu di sekitar aliran air juga menjadi salah satu spot yang sering dimanfaatkan untuk berfoto.

9. Curug Hordeng dan Curug Kembar

Curug Hordeng dan Curug Kembar berada di Jalan Gunungwangun, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Dari kawasan Sukamakmur, pengunjung perlu melewati jalan menanjak dan berbatu menuju area parkir. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati perkebunan milik warga.

Medan trekking menuju kedua curug cukup bervariasi, mulai dari jalur tanah hingga bagian yang licin ketika hujan. Curug Hordeng memiliki bentuk aliran air yang melebar dan menutupi dinding tebing seperti tirai atau gorden. Tidak jauh dari sana, terdapat Curug Kembar dengan dua aliran air yang jatuh berdampingan. Kedua lokasi ini cocok bagi pencinta wisata alam yang ingin menikmati lebih dari satu air terjun dalam satu perjalanan.

10. Curug Ciburial

10. Curug Ciburial

Curug Ciburial masih berada di kawasan Jalan Gunungwangun, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Lokasinya berada dalam satu jalur trekking dengan Curug Hordeng dan Curug Kembar. Pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dari Curug Hordeng dengan berjalan kaki menanjak sekitar 15 menit menuju Curug Ciburial.

Letaknya yang lebih tersembunyi membuat suasana di sekitar curug terasa lebih alami. Air terjun mengalir dari tebing tinggi menuju kolam yang dikelilingi bebatuan. Vegetasi di sekitarnya juga membuat kawasan ini terasa asri. Meski pemandangannya menarik, pengunjung perlu berhati-hati saat mendekati kolam karena kondisi kedalaman dan arus air perlu diperhatikan.

Jalur Trekking di Sentul yang Menantang untuk Pendaki Berpengalaman

11. Bukit Paniisan

Bukit Paniisan berada di perbatasan Desa Bojong Koneng dan Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Salah satu titik awal trekking yang sering digunakan berada di sekitar Basecamp Gunung Ciung atau kawasan KM 0 Sentul.

Jalur menuju puncak didominasi tanjakan tanah dan punggungan bukit dengan beberapa bagian terbuka. Perjalanan pulang-pergi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3–4 jam, bergantung pada kondisi fisik dan kecepatan berjalan. Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati lanskap perbukitan Sentul dari sejumlah titik ketinggian. Kontur jalurnya cocok untuk pendaki yang ingin menguji stamina sekaligus berlatih sebelum mendaki gunung dengan medan lebih berat.

Content 4

12. Puncak Wangun

Puncak Wangun terletak di Kampung Wangun, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Perjalanan menuju lokasi dapat dilanjutkan ke area Pos Wangun, yang menjadi salah satu titik awal trekking. Dari sana, pengunjung perlu berjalan kaki melewati jalur setapak dengan tanjakan cukup curam dan beberapa punggungan bukit.

Daya tarik Puncak Wangun terletak pada pemandangan perbukitan hijau dengan area terbuka menyerupai sabana. Ketika cuaca cerah, pengunjung berpeluang melihat lanskap Gunung Gede Pangrango dari kejauhan. Jalurnya membutuhkan stamina yang cukup baik, terutama pada bagian tanjakan. Lokasi ini cocok bagi pendaki yang mencari suasana lebih tenang dan ingin menikmati pemandangan dari ketinggian.

13. Curug Cibaliung

13. Curug Cibaliung

Curug Cibaliung berada di Kampung Wadung, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Lokasinya termasuk bagian yang lebih jauh dari kawasan wisata Leuwi Hejo. Pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati tanjakan bukit, lembah, serta jalur berbatu di sepanjang aliran sungai. Durasi trekking bisa mencapai 1–1,5 jam, tergantung kondisi jalur dan kecepatan perjalanan.

Perjalanan yang cukup panjang akan terbayar dengan suasana alam yang masih asri. Curug Cibaliung dikenal dengan airnya yang jernih serta dinding batu yang ditumbuhi lumut dan tanaman liar. Letaknya yang berada lebih jauh dari area parkir membuat curug ini cocok untuk pencinta petualangan yang terbiasa berjalan di medan alam. Pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi sungai, terutama saat musim hujan.

14. Curug Love (Curug Catang Malang)

Curug Love atau Curug Catang Malang berada di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Lokasinya berada di luar kawasan inti Sentul, sehingga perjalanan menuju tempat ini perlu direncanakan secara terpisah. Beberapa paket trekking jarak jauh dapat menggabungkan perjalanan lintas bukit dari wilayah Sentul menuju kawasan sekitarnya. Jika memilih rute tersebut, pastikan titik awal dan jalur perjalanan sudah dikonfirmasi kepada pemandu lokal.

Curug Love memiliki aliran air yang melewati celah tebing batu dengan bentuk berlekuk. Struktur batuan yang terkikis aliran air menciptakan pemandangan unik dan menjadi daya tarik bagi pengunjung. Dari sudut tertentu, lekukan tebing dan aliran airnya terlihat menyerupai bentuk hati. Lokasi ini lebih cocok bagi pengunjung yang ingin mencoba perjalanan alam dengan rute panjang bersama pemandu.

15. Sere Hejo

Sere Hejo berada di kawasan perbukitan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Jalur trekking dapat dimulai dari kawasan Bojong Koneng bagian atas, di sekitar area Hambalang atau KM 0 Sentul. Rute perjalanan melewati beberapa pos dengan medan yang beragam, mulai dari hutan pinus, perkebunan kopi warga, hingga jalur di sekitar aliran sungai.

Keunikan Sere Hejo terletak pada variasi lanskap alam yang bisa dinikmati dalam satu perjalanan. Pengunjung dapat melewati kawasan pepohonan rindang, melihat perkebunan warga, hingga menikmati suasana sungai. Dengan rute yang relatif panjang dan beberapa pos perjalanan, tempat ini cocok bagi pendaki yang ingin melakukan trekking lebih lama. Sere Hejo juga dapat menjadi pilihan untuk aktivitas berkemah dengan mengikuti ketentuan pengelola.

Tips Trekking di Sentul agar Perjalanan Lebih Aman

Untuk Driver Online
Program Mobil Sewaan jadi Hak Milik by Moladin

Mobil Sewaan jadi Hak Milik untuk untuk Driver Online yang Siap Naik Kelas

FREE Asuransi All Risk*
Diskon Charge 50%
Mobil Diganti Saat Perbaikan*
Lihat Penawaran
Artikel Lifestyle & Komunitas
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Lifestyle & Komunitas
Seedbacklink