Lifestyle & Komunitas

15 Tempat Wisata Religi Pilihan untuk Mengisi Libur Isra Mi’raj

  • 13 Views
masjid istiqlal

Daftar Isi

Libur Isra Mi’raj menjadi momen yang tepat untuk sejenak melambat dari rutinitas dan mengisi waktu dengan kegiatan bernilai spiritual. Peringatan perjalanan suci Nabi Muhammad SAW ini kerap dimanfaatkan untuk memperdalam iman, memperbanyak ibadah, sekaligus merenungkan makna kehidupan di tengah kesibukan sehari-hari.

Selain beribadah, berkunjung ke tempat wisata religi bisa menjadi alternatif liburan yang menenangkan hati sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan keagamaan. Di berbagai daerah di Indonesia, terdapat banyak destinasi wisata religi yang menyimpan kisah penting perkembangan Islam, dilengkapi arsitektur ikonik serta suasana khusyuk yang cocok dikunjungi bersama keluarga saat libur Isra Mi’raj.

15 Tempat Wisata Religi Pilihan untuk Libur Isra Mi’raj

Mulai dari masjid bersejarah, makam tokoh penyebar agama, hingga kawasan religi yang ramah dikunjungi bersama keluarga, berikut 15 tempat wisata religi pilihan yang cocok untuk mengisi libur Isra Mi’raj.

1. Masjid Raya Baiturrahman – Aceh

masjid baitturrahman

Masjid Raya Baiturrahman berlokasi di pusat Kota Banda Aceh dan menjadi ikon religi sekaligus sejarah masyarakat Aceh. Masjid ini dikenal dengan arsitektur megah bergaya Moghul dan kubah hitam yang khas. Saat peristiwa tsunami 2004, masjid ini tetap berdiri kokoh dan menjadi simbol keteguhan iman. Di momen Isra Mi’raj, masjid ini sering menjadi pusat kegiatan keagamaan dan zikir bersama.

2. Masjid Raya Al Jabbar – Bandung, Jawa Barat

Masjid Raya Al Jabbar terletak di kawasan Gedebage, Bandung Timur, dan dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di Jawa Barat. Keunikannya terletak pada desain futuristik yang berdiri di atas kolam retensi, menciptakan kesan seolah mengapung. Masjid ini juga dilengkapi galeri Rasulullah dan area edukasi Islam. Cocok dikunjungi saat libur Isra Mi’raj untuk ibadah sekaligus wisata religi keluarga.

3. Masjid Perahu Ungu – Sukabumi, Jawa Barat

Masjid Perahu Ungu berada di Sukabumi dan menarik perhatian karena bentuk bangunannya menyerupai perahu besar berwarna ungu. Konsep perahu melambangkan perjalanan hidup manusia menuju keselamatan. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini sering menjadi destinasi wisata religi karena desainnya yang unik. Momen Isra Mi’raj menjadi waktu yang tepat untuk berkunjung sambil refleksi spiritual.

4. Masjid Safinatun Najah (Masjid Kapal) – Semarang, Jawa Tengah

masjid kapal

Masjid Safinatun Najah terletak di kawasan Semarang dan dikenal luas sebagai Masjid Kapal. Bangunan ini dirancang menyerupai kapal laut bertingkat yang sarat makna filosofis tentang keselamatan hidup. Di dalamnya terdapat ruang ibadah, perpustakaan, hingga area edukasi Islam. Masjid ini kerap menjadi tujuan wisata religi saat hari besar Islam, termasuk Isra Mi’raj.

5. Masjid Menara Kudus – Kudus, Jawa Tengah

Masjid Menara Kudus berada di Kabupaten Kudus dan merupakan peninggalan Sunan Kudus. Keunikan masjid ini terletak pada menaranya yang menyerupai candi Hindu, mencerminkan akulturasi budaya dan toleransi dakwah Islam. Masjid ini juga menjadi pusat ziarah dan wisata sejarah Islam di Jawa. Saat Isra Mi’raj, suasananya terasa khusyuk dan sarat nilai spiritual.

6. Masjid Cheng Ho – Surabaya / Palembang

Masjid Cheng Ho terdapat di beberapa kota, seperti Surabaya dan Palembang, dan dikenal dengan arsitektur khas Tiongkok. Desainnya mencerminkan perpaduan budaya China dan Islam yang harmonis. Masjid ini menjadi simbol toleransi dan keberagaman dalam dakwah Islam. Cocok dikunjungi saat libur Isra Mi’raj untuk memperkaya wawasan sejarah dan budaya Islam.

7. Masjid Terapung Al-Alam – Kendari, Sulawesi Tenggara

masjid terapung

Masjid Terapung Al-Alam terletak di Teluk Kendari dan tampak berdiri di atas permukaan air laut. Keindahan panorama laut menjadi daya tarik utama masjid ini. Suasana yang tenang membuatnya ideal untuk beribadah dan merenung. Pada momen Isra Mi’raj, masjid ini sering dikunjungi jamaah untuk shalat dan doa bersama.

8. Masjid Terapung Amirul Mukminin – Makassar, Sulawesi Selatan

Masjid Amirul Mukminin berada di kawasan Pantai Losari, Makassar, dan dikenal sebagai masjid terapung pertama di Indonesia. Lokasinya yang strategis membuatnya mudah diakses wisatawan. Keindahan matahari terbit dan terbenam menambah nilai spiritual saat beribadah. Masjid ini ramai dikunjungi saat hari besar Islam, termasuk Isra Mi’raj.

9. Masjid Dian Al-Mahri (Kubah Emas) – Depok, Jawa Barat

Masjid Kubah Emas terletak di Depok dan dikenal dengan kubah berlapis emas yang mencolok. Masjid ini memiliki area yang luas dan terbuka untuk jamaah maupun wisatawan. Selain ibadah, pengunjung juga bisa menikmati suasana religius yang tenang. Saat Isra Mi’raj, masjid ini kerap menggelar pengajian dan kegiatan keagamaan.

10. Masjid Saka Tunggal – Banyumas, Jawa Tengah

Masjid Saka Tunggal berada di Desa Cikakak, Banyumas, dan merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Keunikannya terletak pada satu tiang utama (saka tunggal) yang menjadi penyangga bangunan. Masjid ini sarat nilai sejarah dan budaya Islam Jawa. Berkunjung saat Isra Mi’raj memberi pengalaman religi yang berbeda dan mendalam.

11. Masjid Sunan Giri – Gresik, Jawa Timur

masjid sunan giri

Masjid Sunan Giri terletak di kawasan perbukitan Gresik, berdekatan dengan makam Sunan Giri. Tempat ini menjadi salah satu pusat ziarah Wali Songo yang ramai dikunjungi. Suasana religius dan historis sangat terasa di kawasan ini. Momen Isra Mi’raj sering dimanfaatkan peziarah untuk berdoa dan memperkuat spiritualitas.

12. Makam Keramat Tujuh – Ketapang, Kalimantan Barat

Makam Keramat Tujuh berada di Ketapang dan merupakan kompleks makam tokoh-tokoh penyebar Islam di Kalimantan Barat. Tempat ini dikenal sebagai lokasi ziarah yang memiliki nilai spiritual tinggi. Banyak pengunjung datang untuk berdoa dan mengenang sejarah dakwah Islam di Kalimantan. Libur Isra Mi’raj menjadi waktu yang tepat untuk wisata religi ke lokasi ini.

13. Masjid Agung Demak – Demak, Jawa Tengah

masjid agung demak

Masjid Agung Demak terletak di pusat Kota Demak dan merupakan salah satu masjid tertua di Nusantara. Masjid ini diyakini didirikan oleh para Wali Songo dan menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa. Keunikan arsitektur tradisional Jawa masih sangat terjaga. Saat Isra Mi’raj, masjid ini selalu ramai oleh jamaah dan peziarah.

14. Masjid Istiqlal – Jakarta

Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara dan simbol kemerdekaan Indonesia. Terletak di pusat Jakarta, masjid ini rutin menjadi lokasi peringatan nasional hari besar Islam, termasuk Isra Mi’raj. Skala bangunan yang megah dan suasana khusyuk menjadikannya destinasi wisata religi utama selama libur keagamaan.

15. Masjid Agung Banten – Serang, Banten

Masjid Agung Banten merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan pada abad ke-16. Masjid ini berada dalam kawasan Kesultanan Banten Lama dan memiliki menara ikonik yang juga berfungsi sebagai mercusuar. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan ini juga menjadi tujuan ziarah dan wisata sejarah Islam. Saat libur Isra Mi’raj, Masjid Agung Banten ramai dikunjungi jamaah dari berbagai daerah.

Tips Berkendara ke Wisata Religi Saat Libur Isra Mi’raj

Libur Isra Mi’raj biasanya membuat kawasan masjid dan destinasi wisata religi dipadati jamaah. Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi, persiapan berkendara yang matang sangat penting agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

1. Pastikan Kondisi Kendaraan dalam Keadaan Prima

Sebelum berangkat, periksa kondisi kendaraan seperti rem, ban, lampu, dan bahan bakar. Jika berencana menempuh perjalanan jauh atau lintas kota, pastikan tekanan angin ban sesuai dan kendaraan sudah diservis agar terhindar dari kendala di jalan.

2. Atur Waktu Perjalanan untuk Menghindari Kepadatan

Datang lebih awal bisa menjadi solusi untuk menghindari kemacetan dan antrean parkir, terutama di masjid besar yang menjadi pusat peringatan Isra Mi’raj. Mengatur waktu keberangkatan juga membantu jamaah lebih tenang dalam beribadah.

Panduan Parkir Kendaraan Saat Mengunjungi Masjid di Hari Besar Islam

Selain berkendara dengan aman, etika parkir juga perlu diperhatikan saat mengunjungi masjid di hari besar keagamaan. Parkir yang tertib membantu menciptakan lingkungan ibadah yang nyaman bagi semua jamaah.

1. Gunakan Area Parkir Resmi dan Ikuti Arahan Petugas

Usahakan memarkir kendaraan di area parkir resmi yang disediakan pengelola masjid atau kantong parkir terdekat. Ikuti arahan petugas parkir agar kendaraan tersusun rapi dan tidak menghambat akses keluar-masuk jamaah.

2. Hindari Parkir di Bahu Jalan dan Akses Darurat

Memarkir kendaraan di bahu jalan, pintu masuk masjid, atau jalur darurat dapat mengganggu arus jamaah dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Dengan parkir di tempat yang semestinya, pengunjung turut menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

3. Perhatikan Keamanan Kendaraan Selama Beribadah

Pastikan kendaraan terkunci dengan baik dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil atau motor. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama menjalankan ibadah.

Bagi kamu yang ingin perjalanan wisata religi lebih nyaman, pastikan kendaraan selalu dalam kondisi terbaik. Melalui Moladin, kamu bisa menemukan berbagai informasi seputar mobil, motor, hingga tips perawatan kendaraan yang membantu perjalanan libur Isra Mi’raj lebih aman dan lancar.

Artikel Lifestyle & Komunitas
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Lifestyle & Komunitas