Tim Moladin melakukan touring Yamaha Gear Ultima dari Denpasar ke Kintamani pada Kamis (8/5). Ini adalah rangkaian lanjutan dari test ride Gear Ultima yang dilakukan para awak media dan blogger sebelumnya di Semarang untuk membuktikan keunggulan motor berslogan Motor Kuat, Hebat, dan No Debat.
Titik kumpul touring diawali dari Yamaha Flagship Shop Bali yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, Bali. Tersedia 15 unit Yamaha Gear Ultima tipe S dan Standar.

Yang menjadi poin utama dalam touring Yamaha Gear Ultima sejauh 115 km ini ialah untuk mengulik beragam mobilitas yang ditawarkan khususnya bagi para keluarga muda Indonesia.
Berbeda dengan Gear sebelumnya, Yamaha Gear Ultima sudah dibekali sederet upgrade yang menyasar sektor mesin, dan fitur berkendara untuk mendukung kemampuannya sebagai skutik multiguna.

“Jadi kehadiran motor ini banyak-banyak membantu keluarga baru yang punya motor cuma satu. Makanya bagasinya luas, kemudian ada dua hook penyimpanan. Bisa dipakai sebelum suami berangkat kerja. Istri bisa pakai ke pasar dulu sehingga multi-purpose,” tukas Rifki Maulana, Manager PR, YRA, & Community.
“Seat handle bisa ditaruh barang diatasnya. Kemudian decknya juga lega sehingga bisa menaruh barang juga. Bagasi di bawah joknya juga lega. Termasuk seat untuk bocengan cukup lega dan tentu dengan disematkan mesin baru yang hybrid pasti lebih irit sehingga bisa dipakai ntuk mobilitas tinggi memantu aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Impresi Riding Yamaha Gear Ultima

Pada saat touring ini kami menggunakan Yamaha Gear 125 tipe Standar warna Dull Blue. Sebetulnya kami sendiri juga sudah memiliki motor serupa meski pada model Gear lama tipe Standar.
Impresi pertama kami pada riding position, terasa busa jok yang lebih empuk. Namun agak sedikit berbeda dengan pijakan kaki (food board) yang menyudut di depan namun semakin melebar ke belakang dan memberikan luas yang lebih lega untuk menempatkan barang semisal galon air mineral sekalipun. Meski fitur hazard absen disematkan pada Gear Ultima Standar ini.
Walau demikian kami merasakan kompensasi ekstra yang ditambahkan pada Gear Ultima ini jauh lebih banyak. Sebut saja kapasitas ruang bagasi di bawah jok yang lebih lega seluas 18,6 liter. Dan terutama sokongan mesin Blue Core Hybrid 125 cc.
Mesin ini terasa terasa meyakinkan menerjang rute menantang, seperti melalui padatnya perkotaan dari arah Denpasar ke Ubud. Sumbu CVT yang dirancang lebih pendek dibanding generasi sebelumnya bikin akselerasi lebih cepat dan minim mechanical loss.
Sampai di Ubud kami ditantang untuk berbelanja, dan belanjaan tersebut sukses ditaruh aman di hook pada gantungan ganda di bagian depan untuk menampung berbagai macam barang belanjaan.

Lepas dari kepadatan kota, kami melanjutkan perjalanan meliuk-liuk ke arah Kintamani menikmati kesejukan Danau Batur dan Gunung Batur.
Potensi tenaga enggak terasa boyo lantaran Hybrid Power Assist dari teknologi Blue Core Hybrid Yamaha yang membuat akselerasi awal motor jadi lebih bertenaga, dan minim getaran.
Bahkan meski kerap berbelok tajam dan melintasi jalan berbatu, redaman suspensi Gear Ultima terasa mantap dan nyaman. Didukung ukuran ban yang kini jadi 12 inci dengan tapak lebar bikin percaya diri saat menikung.
Simak terus Moladin.com & channel Google News Moladin untuk informasi otomotif menarik lainnya.