Volvo ES90 menjadi sedan listrik terbaru dari pabrikan asal Swedia yang resmi diperkenalkan pada awal 2026. Unit mobil ini langsung menarik perhatian karena diposisikan sebagai sedan listrik premium dengan teknologi canggih, jarak tempuh panjang, serta rencana produksi rakitan lokal (CKD) untuk pasar Malaysia. Kehadiran ES90 juga memperkuat komitmen Volvo dalam transisi menuju kendaraan listrik penuh di kawasan Asia Tenggara.
Untuk pasar Malaysia, Volvo Car Malaysia (VCM) telah membuka pendaftaran minat (registration of interest) bagi konsumen yang ingin melakukan pemesanan lebih awal. Meski harga resmi dan tanggal peluncuran belum diumumkan, konsumen yang melakukan pemesanan awal akan mendapatkan insentif khusus. Artikel ini akan membahas secara detail mengenai spesifikasi, perkiraan harga, hingga kemungkinan masuk ke pasar Indonesia.
Volvo ES90 Resmi Membuka Pemesanan di Malaysia

Volvo Car Malaysia diketahui telah membuka pemesanan unit Volvo ES90 sejak awal tahun 2026 ini. Namun, hingga saat ini pihak Volvo Car Malaysia (VCM) belum menentukan waktu resmi untuk tanggal spesifik peluncuran, varian yang akan dijual, dan harga final di pasaran Malaysia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pembeli di awal peluncuran, Volvo memberikan insentif pemesanan sebesar 2% untuk 100 unit pertama yang akan dapat dipesan hingga 31 Maret 2026. Program ini menunjukkan bahwa Volvo cukup percaya diri dengan minat pasar terhadap peluncuran mobil sedan listrik yang satu ini.
Langkah ini juga menandai strategi agresif Volvo untuk memperluas portofolio kendaraan listrik di Asia Tenggara, tidak hanya lewat SUV seperti EX90, namun juga melalui produk sedan listrik premium.
Langsung Dirakit Oleh Lokal Sejak Awal Peluncuran
Salah satu keunggulan Volvo ES90 di Malaysia adalah statusnya sebagai kendaraan rakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD) sejak awal peluncuran. Ini berbeda dengan Volvo EX90 yang sebelumnya masuk berstatus kendaraan impor utuh (CBU) sebelum akhirnya beralih ke perakitan lokal. Keputusan ES90 untuk dirakit secara lokal tentunya memberikan keuntungan, antara lain harga jual yang lebih kompetitif, ketersediaan unit yang lebih stabil, biaya logistik lebih rendah, hingga potensi insentif pajak dari pemerintah. Jika dibandingkan dengan Thailand yang melakukan impor ES90 dari China, versi CKD Malaysia berpotensi memiliki harga yang lebih terjangkau meski tetap berada di segmen premium.
Platform SPA2 dan Arsitektur Listrik 800 Volt
Volvo ES90 dibangun di atas platform Scalable Product Architecture 2 (SPA2), platform modular generasi terbaru Volvo yang juga digunakan oleh EX90. Platform ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik dengan fleksibilitas tinggi dalam hal ukuran baterai, konfigurasi motor, serta sistem keselamatan.
Keunggulan utama ES90 dibandingkan EX90 adalah penggunaan arsitektur listrik 800 volt sejak awal produksi. Sementara EX90 sebelumnya masih menggunakan sistem 400 volt dan baru mendapatkan pembaruan pada September tahun lalu.
Manfaat sistem 800 volt antara lain:
- Pengisian daya lebih cepat
- Efisiensi energi lebih baik
- Suhu komponen lebih stabil
- Performa pengisian tetap optimal di berbagai kondisi
Dengan sistem ini, ES90 mendukung pengisian cepat DC hingga 350 kW.
Kemampuan Fast Charging
Salah satu nilai jual utama Volvo ES90 adalah kemampuan fast charging yang sangat kompetitif. Dengan fast charging DC 350 kW, baterai dapat diisi dari 10% hingga 80% hanya dalam 22 menit. Selain itu juga, mobil bisa menambah jarak tempuh hingga 300 km hanya dalam 10 menit pengisian. Fitur ini sangat penting untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh dan ingin meminimalkan waktu berhenti di stasiun pengisian daya.
Dalam konteks penggunaan harian, pengisian singkat saat istirahat bisa langsung menambah jarak tempuh yang cukup signifikan, membuat ES90 lebih praktis dibandingkan banyak sedan listrik lain di kelasnya.
Spesifikasi Varian Single Motor Volvo ES90

Untuk varian dasar, Volvo ES90 hadir dengan konfigurasi Single Motor dengan konfigurasi sebagai berikut:
- Output Sistem: 333 PS (329 hp/245 kW)
- Torsi Maksimum: 480 Nm
- Kapasitas Baterai: 92 kWh (NMC- Nickel Manganese Cobalt)
- Jarak tempuh: hingga 651 km (standar WLTP)
Angka jarak tempuh ini tergolong sangat impresif untuk sebuah sedan listrik premium dan cukup untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan antar kota tanpa perlu sering mengisi ulang.
Kombinasi tenaga besar dan torsi instan juga menjanjikan akselerasi yang responsif, meski Volvo lebih menekankan keseimbangan antara performa dan kenyamanan berkendara.
Varian Twin Motor dan Twin Motor Performance
Selain Single Motor, Volvo juga menyiapkan dua konfigurasi performa lebih tinggi, yaitu:
- Twin Motor
- Twin Motor Performance
Kedua varian ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan akselerasi lebih cepat, sistem penggerak all-wheel drive (AWD), dan juga stabilitas lebih baik di berbagai kondisi jalan
Meski spesifikasi detail untuk kedua varian ini di Malaysia belum diumumkan, biasanya versi Twin Motor Performance dari Volvo menawarkan tenaga yang jauh lebih besar serta setting suspensi yang lebih sporty.
Jika masuk ke pasar Malaysia, varian ini kemungkinan akan dibanderol dengan harga lebih tinggi, menyasar konsumen premium yang mengutamakan performa.
Teknologi Nvidia Drive AGX Orin dan Ekosistem Superset

Volvo ES90 menjadi model pertama Volvo yang menggunakan sistem komputasi Nvidia Drive AGX Orin. Ini merupakan prosesor kelas otomotif yang sangat powerful dan menjadi fondasi utama untuk sistem bantuan berkendara canggih.
Teknologi ini merupakan bagian dari ekosistem Superset Volvo, yang mengintegrasikan beberapa aspek yaitu kecerdasan buatan (AI), sistem keselamatan aktif, sensor kendaraan ,manajemen baterai dan juga pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).
Dengan sistem ini, ES90 dirancang untuk terus berkembang melalui update software, termasuk peningkatan fitur keselamatan dan efisiensi energi tanpa harus ke bengkel. Teknologi ini juga menjadi fondasi menuju pengembangan sistem semi-otonom dan otonom di masa depan.
Perbandingan Harga dengan Pasar Thailand
Sebagai perbandingan, Volvo ES90 telah lebih dulu diluncurkan di Thailand sejak Oktober 2025. Di sana, ES90 hanya tersedia dalam satu varian, yaitu Ultra Single Motor, dengan harga atau 2,99 juta baht atau setara dengan RM386 ribu. Dalam rupiah, jumlah ini sekitar 1,6 miliar.
Unit yang dijual di Thailand masih berstatus impor dari China (CBU). Jika versi Malaysia benar-benar dirakit lokal, maka besar kemungkinan harga jualnya bisa lebih rendah atau setidaknya lebih kompetitif dibandingkan harga Thailand, meskipun tetap berada di segmen sedan listrik premium.
Perbedaan struktur pajak, insentif pemerintah, serta biaya produksi lokal akan sangat mempengaruhi banderol akhirnya.
Posisi Volvo ES90 di Segmen Sedan Listrik Premium
Dengan spesifikasi, teknologi, dan jarak tempuh yang ditawarkan, Volvo ES90 diposisikan untuk bersaing dengan beberapa kompetitor diantaranya,Tesla Model S, BMW i5, Mercedes-Benz EQE.
Namun, perlu diingat bahwa keunggulan Volvo terletak pada beberapa aspek, diantaranya reputasi keselamatan, teknologi berbasis AI terintegrasi, kenyamanan khas sedan Skandinavia, dan juga strategi harga lebih kompetitif melalui CKD
Bagi konsumen yang menginginkan sedan listrik dengan fokus pada kenyamanan, keamanan, dan teknologi masa depan, ES90 menjadi opsi yang sangat menarik.
Potensi Masuk Pasar Indonesia?
Meski saat ini fokus pada Malaysia dan Thailand, peluang masuknya Volvo ES90 ke pasar Indonesia cukup terbuka, mengingat:
- Tren kendaraan listrik yang terus meningkat
- Kehadiran EX30 dan EX90 di Indonesia
- Dukungan pemerintah terhadap EV
Jika ES90 masuk Indonesia, kemungkinan besar akan diposisikan sebagai sedan listrik flagship Volvo dengan harga di atas SUV listrik mereka, menyasar konsumen premium di kota besar. Volvo ES90 juga termasuk salah satu model Volvo yang dibanggakan secara global. Sama seperti model seri 90 lainnya, model ini merupakan top of line untuk jajaran sedan.
Kunjungi Moladin.com sekarang dan temukan panduan otomotif terlengkap untuk bantu kamu mengambil keputusan yang paling tepat!


