XPeng P7+ mencatat tonggak penting di industri kendaraan energi baru setelah unit ke-100.000 resmi keluar dari jalur produksi di China. Momen ini datang bersamaan dengan dimulainya pengiriman model tahun 2026 ke konsumen, menandakan bahwa sedan listrik ini memasuki fase distribusi massal.
Menurut laporan CarNewsChina, “unit ke-100.000 XPeng P7+ diproduksi setelah versi terbaru model 2026 mulai dikirim ke pelanggan.” Ini menegaskan bahwa capaian produksi tersebut bukan sekadar simbolik, tapi terjadi saat permintaan pasar sedang aktif dan kendaraan sudah benar-benar sampai ke tangan pembeli.
Produksi Tembus 100 Ribu Unit dalam 14 Bulan

XPeng membutuhkan waktu sekitar 14 bulan sejak P7+ pertama kali diperkenalkan hingga mencapai angka 100.000 unit. Artinya, rata-rata lebih dari 7.000 unit P7+ diproduksi setiap bulan, sebuah angka yang cukup solid untuk segmen sedan listrik menengah ke atas.
Untuk merayakan pencapaian ini, XPeng bahkan membuka fasilitas produksinya di Guangzhou dan Zhaoqing kepada publik. Tidak hanya itu, perusahaan juga menggelar program edukasi manufaktur untuk pelajar sekolah dasar dan menengah sebagai bagian dari kampanye industri kendaraan listrik.
XPeng P7+ Diposisikan sebagai Model Global
XPeng P7+ bukan sekadar model untuk pasar domestik China. Sedan ini sejak awal diposisikan sebagai model global yang akan dipasarkan ke berbagai wilayah, termasuk Eropa.
Dengan pendekatan tersebut, P7+ dirancang untuk memenuhi standar keselamatan, teknologi, dan kenyamanan yang berlaku di pasar internasional, bukan hanya mengikuti kebutuhan pasar lokal.
Pilihan Penggerak BEV dan EREV
XPeng P7+ 2026 tersedia dalam dua konsep penggerak utama:
- Pure Electric (BEV)
- Range Extender (EREV)
Untuk varian EREV, XPeng menggunakan mesin bensin 1.5 liter turbo sebagai range extender yang berfungsi mengisi daya baterai saat diperlukan. Varian ini dibekali baterai 49,2 kWh dengan jarak tempuh listrik murni sekitar 430 km, sementara total jangkauan bisa mencapai 1.550 km.
Sementara itu, varian BEV mengandalkan baterai 61,7 kWh atau 74,9 kWh, dengan jarak tempuh maksimum hingga 725 km berdasarkan standar CLTC.
Desain dan Interior Berbasis Teknologi
XPeng P7+ hadir sebagai sedan liftback berukuran besar dengan garis bodi aerodinamis dan desain futuristis. Konsep ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga berkontribusi terhadap efisiensi dan stabilitas berkendara.
Di dalam kabin, P7+ dibekali:
- Layar instrumen digital 8,8 inci
- AR Head-Up Display 29 inci
- Layar sentuh infotainment 15,6 inci
Kombinasi ini menjadikan P7+ sebagai salah satu sedan listrik dengan antarmuka digital paling lengkap di kelasnya.
Didukung Chip AI Berperforma Tinggi
XPeng membekali P7+ dengan hingga tiga chip Turing yang memiliki total kemampuan komputasi 2.250 TOPS. Chip ini menjadi otak utama bagi sistem bantuan pengemudi generasi terbaru dan fitur kecerdasan buatan di dalam mobil.
Dengan pendekatan ini, XPeng ingin menjadikan P7+ bukan hanya sebagai kendaraan listrik, tetapi sebagai platform mobil cerdas yang terus berkembang lewat software dan AI.
Tonggak Penting Bagi Ekspansi Global XPeng
Produksi 100.000 unit XPeng P7+ menjadi bukti bahwa strategi XPeng di segmen sedan listrik berjalan sesuai rencana. Model ini kini bukan hanya kuat di pasar China, tetapi juga siap menjadi ujung tombak ekspansi XPeng ke pasar global.
Dengan desain modern, pilihan penggerak fleksibel, serta teknologi AI yang agresif, XPeng P7+ 2026 semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu sedan listrik paling kompetitif di kelasnya.

