Kehadiran BYD Shark langsung bikin segmen pikap makin menarik. Selama ini pasar double cabin identik dengan mesin diesel dan karakter utilitarian. Tapi sekarang, BYD mencoba menawarkan sesuatu yang beda lewat teknologi plug-in hybrid (PHEV).
Buat kamu yang menginginkan pikap tangguh tapi tetap nyaman dipakai harian, BYD Shark bisa jadi opsi menarik. Desain modern, tenaga besar, sampai interior futuristis jadi nilai jual utamanya.
BYD Shark Jadi Pikap Hybrid Modern dengan Performa Buas
BYD Shark merupakan pikap pertama dari BYD yang dirancang untuk menantang model mapan seperti Ford Ranger, Toyota Tacoma, hingga Chevrolet Colorado.
Meski mengusung teknologi hybrid modern, Shark tetap memakai konstruksi ladder frame dan sistem penggerak AWD. Artinya, mobil ini masih punya kemampuan angkut dan towing yang mumpuni untuk kebutuhan outdoor maupun kerja berat.
Dari sisi desain, tampilan BYD Shark terlihat modern sekaligus macho. Bagian depan punya desain lampu agresif, sementara belakangnya memakai stop lamp memanjang yang bikin tampilannya makin futuristis.
Interior BYD Shark Terasa Modern dan Nyaman
Masuk ke kabin, nuansanya terasa jauh dari kesan pikap konvensional. Interior BYD Shark terinspirasi dari kokpit pesawat dengan tata letak tombol yang rapi dan modern.
Layar sentuh 12,8 inci jadi pusat kontrol utama. Menariknya, layar ini bisa diputar horizontal maupun vertikal. Namun fitur Apple CarPlay dan Android Auto hanya berfungsi saat posisi layar horizontal.
Untuk kenyamanan, ruang kabinnya juga cukup lega. Baris kedua punya lantai rata yang bikin ruang kaki terasa lebih luas. Penumpang belakang juga mendapat ventilasi udara, port USB, dan soket listrik untuk mengisi perangkat elektronik selama perjalanan.
Spesifikasi Mesin BYD Shark
Salah satu daya tarik terbesar BYD Shark ada pada sistem penggeraknya. Pikap ini memakai mesin turbo 1.500 cc yang dikombinasikan dengan baterai 29,6 kWh dan dua motor listrik.
Total tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 430 dk dengan torsi 662 Nm. Angka tersebut tergolong sangat besar untuk kelas pikap menengah.
BYD mengklaim akselerasi 0-100 kpj bisa dicapai hanya dalam 5,7 detik. Bahkan lebih cepat dibanding beberapa rivalnya seperti Toyota Tacoma Hybrid maupun Ford Ranger V6.
Dalam mode listrik murni, BYD Shark diklaim mampu menempuh jarak hingga 96 km. Sedangkan kombinasi baterai dan bahan bakar membuat total jarak tempuhnya mencapai sekitar 840 km berdasarkan standar NEDC.
Harga BYD Shark
BYD pertama kali memperkenalkan Shark secara global di Meksiko pada Mei 2024. Setelah sukses menarik perhatian pasar global, model ini juga dipersiapkan masuk ke pasar domestik Tiongkok.
Di Meksiko, BYD Shark GL dijual mulai 899.980 peso atau sekitar Rp877 jutaan. Sementara varian tertinggi GS dibanderol sekitar 969.900 peso, setara Rp927 jutaan.
Kalau nantinya masuk Indonesia, BYD Shark kemungkinan bakal menarik perhatian konsumen yang mencari double cabin modern dengan teknologi hybrid dan performa instan khas motor listrik.
Buat kamu yang penasaran dengan update mobil terbaru lainnya, cek terus artikel otomotif terbaru hanya di Moladin!



