Persaingan mobil elektrifikasi asal China di Indonesia makin ramai setelah hadirnya BYD M6 DM. Model ini langsung masuk ke segmen yang sudah lebih dulu diisi Chery Tiggo 8 CSH, sama-sama mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem.
Keduanya sama-sama menawarkan pengalaman berkendara mirip mobil listrik, namun tetap aman untuk perjalanan jauh karena masih dibekali mesin bensin sebagai generator. Meski terlihat mirip di atas kertas, karakter keduanya cukup berbeda, terutama dari sisi bentuk bodi dan arah penggunaan.
Dimensi dan Karakter Bodi

Secara ukuran, BYD M6 DM hadir sebagai MPV keluarga dengan dimensi panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.690 mm. Ground clearance berada di kisaran 170 mm, membuatnya lebih ramah untuk penggunaan harian di perkotaan.
Sementara itu, Chery Tiggo 8 CSH mengusung format SUV tiga baris dengan dimensi sedikit lebih panjang dan lebih lebar, serta ground clearance sekitar 200 mm lebih. Kondisi ini membuat Tiggo 8 CSH terasa lebih siap untuk berbagai kondisi jalan, termasuk jalur luar kota.
Teknologi PHEV yang Dipakai
BYD M6 DM menggunakan teknologi Dual Mode (DM) yang cenderung menjadikan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin lebih sering bekerja sebagai generator. Karakter ini membuatnya lebih dekat ke mobil listrik dalam penggunaan harian.
Berbeda dengan itu, Chery Tiggo 8 CSH memakai sistem Chery Super Hybrid (CSH) yang menggabungkan mesin 1.5 liter turbo dengan motor listrik dan transmisi hybrid khusus. Kombinasi ini membuat distribusi tenaga terasa lebih fleksibel di berbagai kondisi jalan.
Efisiensi dan Jarak Tempuh

Dari sisi klaim pabrikan, BYD M6 DM mampu mencatat konsumsi yang sangat efisien dalam kondisi ideal, dengan jarak tempuh gabungan mencapai lebih dari 1.600 km saat baterai dan tangki penuh. Mode listriknya juga diklaim bisa menempuh lebih dari 100 km.
Chery Tiggo 8 CSH tidak kalah, dengan jarak tempuh gabungan sekitar 1.300 km dan mode EV murni di kisaran 90 km. Meski sedikit di bawah BYD secara angka, hasil pemakaian di dunia nyata tetap sangat bergantung pada pola charging dan gaya berkendara.
Fitur dan Fokus Penggunaan
Sebagai MPV, BYD M6 DM lebih menonjolkan ruang kabin yang fleksibel dan kenyamanan untuk penggunaan keluarga. Layout kursi dibuat praktis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.
Chery Tiggo 8 CSH mengambil posisi lebih premium sebagai SUV keluarga. Fitur seperti panoramic sunroof, kursi elektrik, ventilasi jok, hingga paket ADAS lengkap membuatnya terasa lebih mewah di kelasnya.
Harga dan Posisi Pasar
BYD M6 DM diperkirakan akan bermain di kisaran Rp300 juta hingga Rp390 jutaan, meski harga resminya di Indonesia masih menjadi perhatian pasar.
Sementara itu, Chery Tiggo 8 CSH sudah lebih dulu hadir dengan harga sekitar Rp450 juta hingga Rp570 jutaan tergantung varian, menjadikannya berada di level SUV PHEV yang lebih premium.
Perbandingan BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH
| Aspek | BYD M6 DM | Chery Tiggo 8 CSH |
| Segmen | MPV keluarga | SUV 3 baris premium |
| Dimensi | Lebih kompak & rendah | Lebih besar & tinggi |
| Sistem hybrid | Dual Mode (EV-first) | Chery Super Hybrid (CSH) |
| Fokus penggunaan | Efisiensi & harian | Kenyamanan & fitur |
| Jarak EV | ±105 km | ±90 km |
| Jarak gabungan | ±1.600 km | ±1.300 km |
| Fitur | Praktis & fungsional | Premium + ADAS lengkap |
| Harga (estimasi) | Rp300–390 juta | Rp450–570 juta |
Kesimpulan
Kehadiran dua model ini memperlihatkan arah baru pasar elektrifikasi Indonesia yang makin beragam. BYD M6 DM lebih cocok untuk pengguna yang mencari MPV efisien dengan karakter EV lebih kuat, sedangkan Chery Tiggo 8 CSH menyasar konsumen yang menginginkan SUV keluarga premium dengan fitur lebih lengkap.
Pada akhirnya, pilihan kembali ke kebutuhan, apakah lebih condong ke efisiensi harian atau kenyamanan SUV berfitur lengkap.
Kehadiran BYD M6 DM dan Chery Tiggo 8 CSH menambah pilihan menarik di segmen kendaraan elektrifikasi Indonesia yang terus berkembang. Sebelum memilih, pastikan kamu menyesuaikan kebutuhan antara efisiensi harian atau kenyamanan SUV premium.
Untuk kamu yang sedang mencari mobil bekas, pastikan kondisi kendaraan sudah dicek secara menyeluruh lewat layanan Moinspeksi dari Moladin agar lebih aman, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan.



