Penjualan otomotif nasional kembali menunjukkan sinyal positif pada pertengahan 2026.
Merek mobil terlaris di Indonesia masih didominasi pabrikan Jepang, tetapi sejumlah merek pendatang baru mulai menunjukkan peningkatan yang patut diperhitungkan.
Kenaikan penjualan sepanjang Juni 2026 menjadi angin segar bagi industri otomotif nasional. Tren ini membuka peluang bagi produsen mobil untuk mengejar target penjualan hingga akhir tahun.
Penjualan Mobil Nasional Naik pada Juni 2026
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil dari pabrik ke diler (wholesales) sepanjang Juni 2026 mencapai 77.550 unit.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencatatkan 69.219 unit.
Jika dibandingkan periode sebelumnya, performa industri otomotif juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan hingga sekitar 32 persen sehingga menjadi sinyal pemulihan pasar.
Peningkatan ini diharapkan mampu menjaga momentum penjualan kendaraan baru di Indonesia, terutama menjelang semester kedua 2026.
Toyota, Daihatsu, dan Suzuki Masih Sulit Digeser
Jika melihat peringkatnya, tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia masih belum berubah dibanding bulan sebelumnya.
Toyota tetap berada di posisi teratas, diikuti Daihatsu dan Suzuki. Toyota mencatat distribusi sebanyak 22.089 unit dan retail 21.122 unit.
Daihatsu mempertahankan posisi kedua dengan wholesales 14.125 unit serta retail 12.725 unit, sedangkan Suzuki kembali menempati posisi ketiga melalui penjualan wholesales 6.057 unit dan retail 5.684 unit.
Daftar Merek Mobil Terlaris Indonesia Juni 2026

Berikut daftar merek mobil dengan penjualan wholesales tertinggi sepanjang Juni 2026:
Wholesales (Distribusi Pabrik ke Diler)
- Toyota: 22.089 unit
- Daihatsu: 14.125 unit
- Suzuki: 6.057 unit
- BYD: 5.264 unit
- Mitsubishi Motors: 4.143 unit
- Mitsubishi Fuso: 4.076 unit
- Isuzu: 3.070 unit
- JAECOO: 3.050 unit
- Honda: 2.402 unit
- Hino: 2.319 unit
Retail (Penjualan Diler ke Konsumen)
- Toyota: 21.122 unit
- Daihatsu: 12.725 unit
- Suzuki: 5.684 unit
- Mitsubishi Motors: 4.926 unit
- Mitsubishi Fuso: 4.071 unit
- BYD: 3.757 unit
- Honda: 3.685 unit
- Isuzu: 3.122 unit
- JAECOO: 3.050 unit
- Hino: 2.332 unit
BYD dan Jaecoo Semakin Menarik Perhatian
Kamu juga bisa melihat perubahan menarik dari merek-merek baru yang mulai bersaing di pasar Indonesia.
BYD berhasil menembus empat besar wholesales dengan perolehan 5.264 unit, sementara Jaecoo kembali masuk jajaran 10 besar melalui penjualan 3.050 unit.
Dibandingkan data Mei 2026, BYD berhasil meningkatkan posisinya, sedangkan Jaecoo tetap menunjukkan performa yang stabil.
Kondisi ini menjadi indikasi bahwa konsumen Indonesia mulai memberikan perhatian lebih terhadap merek otomotif asal China.
Perubahan Dibandingkan Bulan Sebelumnya
Jika dibandingkan data Mei 2026, posisi tiga besar merek mobil terlaris tidak mengalami perubahan. Namun, terjadi pergeseran di papan tengah setelah BYD berhasil naik ke posisi empat wholesales.
Di sisi lain, Mitsubishi Fuso juga mencatat peningkatan distribusi sehingga mampu mengungguli beberapa merek lain. Tren tersebut menunjukkan persaingan antar merek semakin kompetitif menjelang paruh kedua tahun 2026.
Melihat kenaikan penjualan nasional pada Juni, industri otomotif berharap momentum positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun sehingga target penjualan kendaraan di Indonesia semakin realistis untuk dicapai.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



