Persaingan Mitsubishi Pajero Sport Dakar dan Toyota Fortuner 2.8 GR Sport tidak hanya soal tenaga mesin dan kemampuan melibas medan berat, tetapi juga efisiensi bahan bakar.
Dalam perbandingan Pajero Sport Dakar vs Fortuner 2.8 GR Sport, keduanya memiliki keunggulan berbeda ketika digunakan di jalan perkotaan maupun jalan tol.
Sama-sama mengandalkan mesin diesel turbo dan sistem penggerak 4×4, kedua SUV ladder frame ini menawarkan performa yang cocok untuk perjalanan jarak jauh maupun menghadapi beragam kondisi jalan. Lantas, mana yang lebih hemat BBM?
Perbandingan Pajero Sport Dakar vs Fortuner 2.8 GR Sport
Kedua model menempati posisi teratas di keluarga masing-masing. Meski memiliki karakter serupa sebagai SUV diesel berpenggerak empat roda, perbedaan kapasitas mesin dan transmisi menghasilkan efisiensi yang tidak selalu sama di setiap kondisi.
1. Konsumsi BBM di Dalam Kota
Berdasarkan hasil pengujian konsumsi bahan bakar pada rute perkotaan dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Toyota Fortuner 2.8 GR Sport mencatat angka 11,7 km/l. Sementara itu, Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4×4 membukukan konsumsi sekitar 10,9 km/l.
Hasil tersebut menempatkan Fortuner sebagai pilihan yang lebih hemat untuk kondisi lalu lintas perkotaan dalam pengujian tersebut.
Selisihnya memang tidak terlalu besar, tetapi bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang sering berkendara di tengah kepadatan lalu lintas.
Meski demikian, hasil aktual tetap dipengaruhi gaya mengemudi, beban kendaraan, kondisi jalan, dan penggunaan pendingin kabin.
