by

Sejarah Wuling Motors Indonesia, Menggebrak Sejak 2015

Sejarah Wuling Motors Indonesia – PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia atau Wuling Motors, selaku Agen Pemegang Merek (APM) Wuling, sudah 1.000 hari menapaki bisnis mereka di Tanah Air.

Pencapaian pabrikan asal Tiongkok ini sudah cukup baik, khususnya dari sisi penjualan di pasar domestik maupun ekspor. Jajaran produk Wuling yang dijual di Indonesia pun ternyata cukup menarik animo masyarakat.

Terlebih masyarakat yang mendambakan sebuah produk multi purpose vehicle (MPV) dan juga sport utility vehicle (SUV) dengan fitur berlimpah, dengan harga yang terjangkau.

Kini jajaran produk Wuling pun kerap kita jumpai di jalanan seluruh Indonesia. Mulai dari Wuling seri Confero, yang sudah menjadi salah satu pilihan mobil keluarga 7-penumpang dengan harga terjangkau.

Dilanjutkan Wuling Cortez yang mengisi segmen medium MPV, yang menawarkan sebuah mobil keluarga yang mewah. Fitur berlimpah, namun dari sisi harga cukup murah dikelasnya.

Hingga di segmen SUV, melalui kehadiran Wuling Almaz yang dijejali dengan fitur canggih, Wuling Indonesia Command (WIND).

Lalu seperti apa sebenarnya langkah awal Wuling Motors di Indonesia sejak pertama kali menapakan bisnis di Indonesia? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Sejarah Wuling Motors di Indonesia

Pembangunan Pabrik Wuling Motors Indonesia
Pembangunan Pabrik Wuling Motors Indonesia

Memulai pengembangan bisnis di segmen otomotif Indonesia tentunya bukanlah perkara mudah bagi Wuling Motors. Sejarah awal Wuling di Indonesia di mulai dengan pembangunan pabrik.

Di mana Wuling Motors memang tampak serius menggarap industri otomotif, yang diwujudkan dengan pembangunan pabrik di atas lahan seluas 60 hektar.

Pabrik Wuling berada di Greenland International Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini dibangun sejak Agustus 2015 lalu. Inilah gebrakannya yang pertama.

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, pabrik itu pun selesai dibangun. Untuk menandai pabrik mulai beroperasi, pada 11 Juli 2017 Wuling Motors menggelar seremonial peresmian pabrik, yang turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.

Pabrik Wuling Motors mampu memproduksi hingga 120.000 unit kendaraan setiap tahunnya, dan telah menciptakan 3.000 lapangan kerja untuk masyarakat di Indonesia.

Menandai peresmian pabrik tersebut, Wuling Motors turut memperkenalkan mobil pertama mereka yang bermain di segmen low MPV, yaitu Wuling seri Confero.

Produk ini dalam waktu singkat mampu menggebrak pasar mobil keluarga di Indonesia. Mobil ini menawarkan sejumlah keunggulan, yang dikemas dengan harga yang terjangkau.

1. Awal Sejarah Lahirnya seri Confero yang Jadi Andalan Wuling Motors di Indonesia

Wuling Seri Confero mengukir Sejarah Wuling Motors Indonesia
Wuling Seri Confero mengukir Sejarah baru Wuling Motors Indonesia

Bermain di industri otomotif Indonesia, tentunya bukanlah perkara mudah. Mengingat setiap tahunnya, jajaran produk baru terus bermunculan di Indonesia.

Pun begitu, segmen MPV atau mobil keluarga masih menjadi idola masyarakat. Melihat dari hal tersebut, Wuling pun menjawab kebutuhan masyarakat, melalui hadirnya Wuling seri Confero.

Mobil yang juga dikenal dengan nama Wuling Hongguang di Tiongkok itu dalam waktu singkat mampu bersaing dengan Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Nissan Grand Livina, Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

Tahap awal Wuling seri Confero ditawarkan dalam tiga varian yaitu Confero 1.5 yang dijual Rp 130 jutaan, Confero S 1.5 C seharga Rp 150 jutaan dan Confero S 1.5 L Lux++ dengan harga Rp 165 jutaan.

Baca juga  5 Kelebihan Wuling Almaz, Yakin Tidak Mau Beli?

Harga yang ditawarkan mobil tentu sangat terjangkau, sungguh menjadi gebrakan tersendiri. Di sisi lain sejumlah fitur sudah tersedia di Wuling Confero seperti Tire Pressure Monitoring System (TPMS), ABS, EBD, Dual Front SRS Airbag, Isofix, Auto Door Lock, Auto Unlock Collision.

Confero juga sudah dilengkapi sensor empat kamera belakang untuk parkir dan dua kamera di depan serta rem cakram depan dan belakang, termasuk juga fitur Immobilizer, Smart Key sampai dengan Anti Theft System.

Untuk jantung pacunya, dibekali mesin P-TEC DVVT DOHC MPI berkapasitas 1.485 cc, mobil ini menghasilkan 107 dk dan torsi maksimal 142 Nm yang dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan.

Wuling Confero S ACT meluncur

Wuling Confero S ACT
Wuling Confero S ACT

Dua tahun berselang, Wuling pun membuat gebrakan kembali dengan meluncurkan Wuling Confero S ACT, yang merupakan varian semi otomatis. Produk ini menawarkan kenyamanan berkendara mobil manual, bercita rasa matik.

Berbeda dengan varian Confero lainnya, produk ini dilengkapi dengan teknologi transmisi e-clutch lansiran Schaeffler yang dioperasikan dengan mudah. Tanpa memerlukan pedal kopling, namun tetap menjaga pengalaman mengganti gigi pada tuas transmisi.

2. Sejarah Peluncuran Wuling Cortez di Tanah Air

Wuling Cortez bermain di segmen medium MPV
Wuling Cortez bermain di segmen medium MPV

Melihat pertumbuhan penjualan Wuling seri Confero di pasar nasional, yang ternyata cukup diminati.

Wuling Motors Indonesia kembali meluncurkan produk terbaru, yang juga mengisi segmen MPV. namun mengincar pasar di MPV menengah, yakni Wuling Cortez.

Rival kuat Toyota Innova ini meluncur di awal tahun 2018, tepatnya di bulan Februari. Kehadiran Wuling Cortez nyatanya mampu mengusik segmen low MPV dan low SUV.

Mengingat banderol Cortez ternyata mengusik sejumlah merek mobil seperti Toyota Avanza, Rush, Sienta, Daihatsu Xenia varian tertinggi, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio hingga BR-V.

Awal peluncurannya di tahun 2018, Wuling Cortez dipasarkan dengan harga Rp 218 juta dan termahal sebesar Rp 264 juta on the road Jakarta. Dengan dua varian yang ditawarkan yaitu Cortez Tipe C dan Cortez Tipe L.

Secara tampilan, produk ini didukung dengan Stylish LED Headlamp dengan Auto Lamp, Sporty 16” Two Tone Alloy Wheel, Dynamic Fog Lamp & DRL Design, serta fitur-fitur berkelas di segmennya.

Wuling Cortez dipersenjatai mesin berkonfigurasi 4-silinder dengan kubikasi 1.800 cc yang bertenaga maksimal 129 dk dan torsi 174 Nm.

Seluruh tenaga yang dihasilkan dikawinkan dengan dua pilihan transmisi yakni manual 6-percepatan dan i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission).

Transmisi i-AMT menawarkan dua mode berkendara yaitu Otomatis dengan pilihan mode Eco (E) serta Sport (S) atau Manual 5-percepatan yang memberikan pilihan serta kemudahan berkendara.

Fitur-fitur yang sudah tersedia antara lain Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), Electronic Stability Control (ESC).

Ada juga Front Parking Sensor, Rear Parking Camera, Dual SRS Airbag plus side airbag, Tire Pressure Monitoring System (TPMS) hingga menu layar Multi Information Display (MID) berukuran 7 inci yang menambah tampilannya jadi lebih elegan.

Wuling Cortez Turbo (CT)

Wuling Cortez Turbo (CT)
Wuling Cortez Turbo (CT)

Di tahun 2019 lalu, Wuling Cortez Turbo (CT) meluncur di Indonesia. Produk ini ditawarkan alam dua varian yakni C (Comfortable) dan L (Luxurious).

Baca juga  Wuling MINI EV Meluncur Juni 2020, Mobil Listrik Murah!

Perbedaan antara varian terlihat dari sisi transmisi, untuk Cortez CT tipe C dijual dengan pilihan tipe transmisi manual dan CVT. Sedangkan tipe L hanya tersedia transmisi CVT.

Dari eksterior perbedaan varian C dan L juga terlihat dari fitur pencahayaannya. Wuling Cortez Turbo tipe C dibekali headlamp projector namun pencahayaan masih dari lampu halogen, sunroof yang hanya ada pada tipe L.

Pada tipe L pencahayaan mobil pada bagian depan dan belakang sudah dilengkapi dengan lampu LED.

Beda varian C dan L pada Cortez CT juga berada di bagian interiornya, tepatnya pada ukuran Multi Information Display (MID). Ukuran MID tipe L sebesar 7 Inch dan sudah full colour, sementara Cortez CT tipe C berukuran 3,5 inci.

Kemudian seat material, Cortez CT tipe C yang tipe manual masih menggunakan bahan fabric, sementara Cortez CT tipe C CVT dan L menggunakan bahan semi leather.

Cortez CT tipe L memang menjadi varian terbaik di kelasnya, fitur untuk menjamin kenyamanan dan keamanan juga lebih banyak dibenamkan seperti MID Steering Switch, Sistem Audio sudah 6 Speaker, dan untuk Side Airbag pun sudah tersemat.

Banderol yang ditawarkan ketika peluncuran sebesar Rp 282 Juta untuk Cortez CT Tipe L, Tipe C Manual Rp 232 Juta, dan Tipe C CVT Rp 249 Juta.

3. Wuling Menggebrak Segmen Komersial Melalui Formo

Wuling Motors mengukir sejarah baru, bermain di segmen komersial Indonesia
Wuling Motors mengukir sejarah baru, bermain di segmen komersial Indonesia

Segmen komersial di Indonesia, tak lepas dari bidikan pasar yang digarap Wuling Motors, dengan meluncurkan Wuling Formo tahun 2018 lalu.

Mobil ini hadir dalam dua varian, yakni blindvan untuk angkutan barang serta minibus dalam pilihan tujuh dan delapan penumpang.

Mobil yang yang digadang-gadang menggunakan basis dari Confero hadir dengan pilihan mesin yang lebih kecil, yakni 1.200 cc.

Mesin tersebut mampu mendistribusikan tenaga sebesar 77 tk pada 5.600 rpm dan torsi 110 Nm yang disalurkan pada transmisi lima percepatan manual.

Wuling menawarkan Formo dalam pilihan dua warna, yakni Starry Black dan Pristine White.

Untuk harga, Formo blidvan dan minibus delapan penumpang dipasarkan sebesar Rp 135,8 juta, sedangkan versi minibus tujuh penumpangnya dibanderol Rp 136,8 juta.

4. Wuling Almaz Jadi Sejarah Wuling Motors Indonesia Serius Garap Pasar SUV

Wuling Almaz sejarah baru SUV Wuling di Indonesia
Wuling SUV pertama kali diperkenalkan di GIIAS

Di awal tahun 2019, Wuling merilis produk SUV mereka, yakni Wuling Almaz, tepatnya di bulan Februari 2019.

Setelah sebelumnya mobil ini sempat diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 dengan nama ‘Wuling SUV’.

Wuling Almaz memiliki arti ‘Berlian’ dalam Bahasa Arab. Produk ini dibekali dengan mesin bensin 1.5-liter turbo kemudian berkapasitas lima penumpang. Transmisinya mengandalkan CVT 8-percepatan.

Beragam fitur canggih sudah tersedia seperti Head Unit 10 inchi, 360 Degree Camera, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Wuling Link, Start/Stop Button, Keyless Remote, Keyless Entry.

Ada juga Six-ways Electric Adjustable Driver Seat, USB Charging dan AC vent di baris kedua, Cruise Control serta Sun Roof.

Fitur keamanan yang seperti dua sensor parkir di depan dan empat sensor parkir di belakang, Traction Control System, Electronic Stability Control, Hill Hold Control, ABS – EBD – BA, dan empat airbag.

Baca juga  7 Kekurangan Wuling Almaz, Jangan Asal Beli

Tersedia pula Seatbelt Reminder, Immobilizer, Rear Disc Brake, Emergency Stop Signal, struktur bodi dari baja berkekuatan tinggi.

Wuling Almaz 7-seater dengan fitur WIND Diluncurkan

Wuling Almaz 7-Seater WIND
Wuling Almaz 7-Seater WIND

Beberapa bulan berselang setelah meluncurkan Almaz, Wuling Motors Indonesia membawa Wuling Almaz 7-seaters yang dibekali dengan tambahan fitur terbaru, yakni Wuling Indonesian Command (WIND).

WIND merupakan teknologi voice command atau perintah suara pertama yang berbahasa Indonesia.

Voice command interaktif ini memungkinkan pengguna Wuling menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan berbagai fitur pada kendaraan.

Perintah suara dapat diaplikasikan pada pendingin udara, jendela, panoramic sunroof, akses fitur hiburan seperti musik dan radio, melakukan panggilan telepon.

Selain itu juga menjalankan aplikasi, memperbesar atau mengecilkan volume, hingga menanyakan tanggal dan waktu.

Almaz 7-seater masih menggunakan mesin yang sama yaitu mesin bensin 4 silinder 1.500 cc turbocharged.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 140 dk dan torsi 250 Nm yang dipadukan dengan transmisi CVT dengan pilihan mode berkendara eco, sport dan 8-percepatan manual simulation yang respons.

Pencapaian Positif Wuling Motors di Indonesia, Mengukir Sejarah Baru Pabrikan Tiongkok

Penjualan Wuling Motors Indonesia
Penjualan Wuling Motors Indonesia

Perjalanan 1.000 hari Wuling di Indoneisa, pergerakan bisnis mereka tidak hanya berfokus pada segmen nasional saja.

Pasalnya Wuling juga memulai ekspor kendaraan ke beberapa negara seperti Thailand sejak September 2019 lalu. Model yang dikirim adalah SUV namun dengan brand Chevrolet.

Sejak saat itu, total ekspor Wuling sudah mencapai 3.104 unit hingga Maret 2020.

Dari pencapaian penjualan di pasar domestik pun tak kalah menarik. Di mana penjualan Wuling sejak pertama kali berjualan di Indonesia hingga Maret 2020 mencapai 46.362 unit.

Seri Confero masih menjadi unit paling laris dengan penjualan selama 1000 hari Wuling di Indonesia mencapai 26.550 unit.

Di susul Wuling Almaz yang sudah berhasil terjual 9.903 unit. Kemudian penjualan Cortez yang mencapai 9.424 unit, serta paling buncit Formo yang terjual 485 unit selama 1000 hari.

Pengembangan Bisnis Wuling di Indonesia hingga Saat ini

1.000 Hari Wuling di Indonesia
1.000 Hari Wuling di Indonesia

1.000 hari Wuling di Indonesia, hingga saat ini terus beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Wuling Motors Indonesia saat ini sudah memiliki 115 jaringan dealer di seluruh pelosok Tanah Air.

“Di tahun pertama kita coba perluas jaringan dealer, hingga 30 Maret 2020, sudah ada 115 dealer di seluruh Indonesia,” ujar Brian Gomgom, Media Relations Wuling Motors.

Menariknya lagi, dealer mereka hadir bukan cuma di kota besar, tapi juga di daerah penyangga. Dengan demikian kemudahan mengakses untuk servis, tidak perlu dipertanyakan lagi.

Terkait dengan masa pandemi Covid-19 saat ini, Wuling juga turut memberikan layanan online melalui aplikasi MY WULING+ yang terdiri dari 3 layanan, yaitu booking di rumah, test drive di rumah, dan Servis di Rumah.

Itulah tadi gambaran sejarah Wuling Motors Indonesia sampai sekarang. Tentu jalan masih panjang dan gebrakan-gebrakan lain dari mereka sangatlah dinanti pecinta otomotif Tanah Air.

Baca juga:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru