PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan varian elektrifikasi melalui Mitsubishi Xforce Hybrid di Indonesia.
Mitsubishi juga memberikan penyegaran pada Xforce bermesin bensin sehingga keduanya masuk dalam keluarga New Xforce.
Meski sekilas tampil serupa, beda XForce Hybrid dan bensin cukup mudah dikenali, mulai dari desain eksterior, fitur kabin, hingga spesifikasi mesin. Yuk, cari tahu apa saja bedanya!
Beda XForce Hybrid dan Bensin Terlihat dari Eksterior
Moladiners, perbedaan paling mudah dikenali ada pada tampilan luarnya. Mitsubishi memberikan beberapa sentuhan eksklusif pada Xforce HEV agar tampil berbeda dari versi bermesin bensin.
Beberapa pembeda utamanya meliputi:
- Lampu belakang menggunakan mika clear smoke pada XForce HEV, sedangkan versi bensin tetap memakai kombinasi mika merah dan putih.
- Versi bensin masih memakai kombinasi mika merah dan putih.
- Velg alloy 18 inci tetap dipertahankan, tetapi desainnya berbeda. XForce HEV memakai model tiga bilah lebar bergaya kipas, sedangkan XForce Ultimate dan Exceed menggunakan pelek palang lima.
- Varian Hybrid dibekali empat emblem Hybrid EV yang ditempatkan di gril depan, kedua pintu depan, dan pintu bagasi sebagai identitas sistem penggeraknya.
Ubahan tersebut membuat tampilan XForce Hybrid terasa lebih modern dibandingkan varian bermesin konvensional.
Mesin Jadi Pembeda Terbesar
Perbedaan terbesar tentu berada di balik kap mesin. XForce Hybrid mengusung mesin bensin 1.600 cc berkode 4A92 yang bekerja dengan siklus Atkinson dan dipadukan sistem hybrid.
Sementara itu, XForce versi bensin tetap mengandalkan mesin 1.500 cc berkode 4A91 seperti generasi sebelumnya tanpa bantuan motor listrik.
Perbedaan konfigurasi mesin tersebut membuat karakter berkendara keduanya juga berbeda. Varian HEV lebih berorientasi pada efisiensi bahan bakar, sedangkan model bensin tetap mengandalkan performa mesin konvensional.
Tuas Transmisi XForce Hybrid Lebih Modern
Selain tampilan luar, beda XForce Hybrid dan bensin juga terlihat ketika masuk ke dalam kabin. XForce HEV menggunakan tuas transmisi elektronik berukuran lebih ringkas.
Varian Hybrid kini memakai electronic shifter dengan ukuran lebih ringkas. Untuk memilih posisi parkir (P), pengemudi cukup menekan tombol yang berada di bagian atas tuas.
Sebaliknya, XForce Ultimate maupun Exceed masih mempertahankan tuas transmisi konvensional dengan pola PRNDL seperti model sebelumnya.
XForce Bensin Juga Mendapat Penyegaran Interior

Tidak hanya menghadirkan varian hybrid, Mitsubishi juga memberikan pembaruan pada XForce bensin melalui model New XForce.
Salah satu peningkatan yang diberikan adalah penggunaan atap panoramic pada varian Ultimate.
Moladiners juga akan menemukan perubahan pada bagian interior XForce bensin Ultimate. Mitsubishi mengubah tampilan kabin menjadi lebih sederhana dengan dominasi warna hitam.
Sebelumnya, varian Ultimate menggunakan garnish dengan material fabric melange bertekstur rajutan pada area dasbor. Kini elemen tersebut dihilangkan sehingga memberikan kesan kabin yang lebih minimalis.
Mana yang Lebih Menarik?
Jika kamu menginginkan SUV dengan teknologi elektrifikasi, konsumsi BBM lebih efisien, serta tampilan yang lebih eksklusif, XForce Hybrid menawarkan sejumlah keunggulan dibanding versi bensin.
Namun, bagi konsumen yang belum ingin beralih ke sistem hybrid, New XForce Ultimate dan Exceed tetap menjadi pilihan menarik.
Sebab, varian ini sudah mendapatkan penyegaran pada fitur serta tampilan interior tanpa mengubah karakter dasar SUV andalan Mitsubishi tersebut.
Kamu tinggal menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan, apakah lebih mengutamakan efisiensi teknologi hybrid atau karakter mesin bensin konvensional.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



