BYD Sealion 06 kembali menjadi sorotan setelah pabrikan asal Tiongkok tersebut menyiapkan versi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada 2026.
Model ini dikabarkan membawa peningkatan besar pada sektor baterai dan performa, menjadikannya salah satu SUV listrik dengan daya jelajah terpanjang di kelasnya, tanpa mengorbankan desain dan karakter khas BYD.
Langkah ini menegaskan strategi BYD dalam memperkuat dominasinya di pasar kendaraan listrik global, khususnya segmen SUV menengah yang semakin kompetitif.
🔑 Key Takeaways:
- BYD Sealion 06 EV terbaru hadir dengan fokus peningkatan ada pada efisiensi, performa, dan daya saing di segmen SUV menengah.
- Desain khas BYD tetap dipertahankan, meski sektor teknis mengalami perubahan.
- Model ini berpotensi memperkuat posisi BYD di pasar global, termasuk Asia Tenggara.
Kapasitas Baterai Lebih Besar, Jarak Tempuh Makin Jauh

Pembaruan paling signifikan pada Sealion 06 EV terbaru terletak pada sektor baterai.
Sebelumnya, model yang saat ini dipasarkan di Tiongkok mengandalkan baterai berkapasitas 65,28 kWh dengan jarak tempuh 520 km, serta varian tertinggi 78,72 kWh yang diklaim mampu melaju hingga 605 km.
Varian terendah kini dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) Blade Battery berdaya 75,61 kWh, sementara varian tertinggi menggunakan baterai 82,73 kWh.
Berdasarkan pengujian CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle), varian terendah mampu menempuh jarak hingga 620 km, sedangkan tipe tertinggi diklaim bisa melaju sejauh 710 km dalam sekali pengisian daya.
Performa Motor Listrik Lebih Bertenaga
Tak hanya baterai, sektor performa BYD Sealion 06 juga mengalami pembaruan.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, SUV listrik ini akan menggunakan motor listrik baru dengan tenaga maksimal 270 kW atau setara 362 daya kuda.
Sebagai perbandingan, versi sebelumnya hanya memiliki tenaga puncak 228 dk untuk varian tertinggi dan 241 dk pada tipe terendah.
Walau bobot bertambah, kecepatan maksimalnya diklaim mampu mencapai 210 km/jam. Sayangnya, hingga kini belum ada data resmi terkait waktu akselerasi dari 0-100 km/jam.
Bobot Bertambah, Efisiensi Tetap Dijaga

Seiring dengan peningkatan kapasitas baterai, bobot kendaraan mobil terbaru BYD ini juga mengalami penyesuaian.
BYD Sealion 06 EV terbaru memiliki berat antara 2.040 kg hingga 2.080 kg, tergantung varian.
Bobot baterai untuk tipe terendah tercatat mencapai 538,6 kg, sementara baterai varian tertinggi memiliki berat sekitar 571,3 kg.
Meski lebih berat, BYD tetap mengoptimalkan efisiensi dan distribusi bobot agar kenyamanan serta kestabilan berkendara tetap terjaga.
Dimensi Ideal untuk SUV Menengah
Dari sisi ukuran, Sealion 06 EV tetap berada di segmen SUV menengah dengan dimensi yang proporsional.
Mobil ini memiliki panjang 4.810 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.675 mm.
Dimensi tersebut menjanjikan ruang kabin yang lapang sekaligus stabilitas berkendara yang baik, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Desain Ocean Aesthetics Tetap Dipertahankan

Meski mengalami pembaruan teknis, BYD memilih mempertahankan desain khas yang sudah melekat pada Sealion 06 EV.
Filososfi desain “Ocean Aesthetics” masih menjadi ciri utama, dengan grille tertutup khas mobil listrik serta lampu depan terpisah yang memberikan kesan modern dan futuristis.
Garis bodi tegas, siluet aerodinamis, serta sentuhan premium tetap dipertahankan untuk menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik bergaya elegan namun fungsional.
Di bagian belakang, lampu model interstellar loop masih menjadi identitas visual yang kuat.
Interior Minimalis dan Fokus Kenyamanan
Interior BYD Sealion 06 EV dirancang dengan pendekatan minimalis khas mobil listrik modern.
Tata letak kabin dibuat ergonomis dengan fokus pada kenyamanan pengemudi dan penumpang, serta dukungan teknologi terkini yang memudahkan pengoperasian.
Meski detail spesifikasi interior versi terbaru belum sepenuhnya diungkap, BYD diyakini tetap mempertahankan nuansa premium yang menjadi daya tarik utama model ini.
Potensi Masuk Pasar Indonesia

Moladiners, peningkatan teknologi ini berpeluang besar diaplikasikan juga pada model Sealion 7 yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia.
Jika hal tersebut benar terjadi, bukan tidak mungkin konsumen Tanah Air akan segera menikmati SUV listrik BYD dengan jarak tempuh lebih dari 700 kilometer.
Dengan tren elektrifikasi yang terus meningkat, kehadiran versi terbaru Sealion 06 menjadi sinyal kuat bahwa BYD siap bersaing lebih agresif di pasar global, termasuk Asia Tenggara.
Moladiners patut menantikan langkah BYD selanjutnya, terutama melihat antusiasme konsumen Indonesia terhadap SUV listrik dengan jarak tempuh panjang dan performa mumpuni.
FAQ Seputar BYD Sealion 06
1. Berapa kilometer jarak tempuh BYD Sealion 06?
Versi terbaru diklaim mampu menempuh jarak hingga 620 km untuk varian terendah dan 710 km untuk varian tertinggi berdasarkan pengujian CLTC.
2. Apa jenis baterai yang digunakan?
Mobil ini menggunakan baterai LFP Blade Battery khas BYD dengan kapasitas hingga 82,73 kWh.
3. Berapa tenaga motor listriknya?
Tenaga maksimalnya mencapai 270 kW atau setara 362 daya kuda.
4. Kapan model terbaru Sealion 06 diluncurkan?
Peluncurannya diperkirakan berlangsung pada tahun 2026.
5. Apakah model ini akan masuk Indonesia?
Belum ada konfirmasi resmi, namun peluangnya terbuka mengingat BYD terus memperluas portofolio mobil listriknya di pasar Indonesia.
Pantau terus update otomotif terkini dan berbagai ulasan mobil baru maupun bekas berkualitas hanya di Moladin.com!


