Chery Omoda C9 resmi meluncur versi facelift untuk model tahun 2027 di China. SUV medium yang dijual menggunakan nama Exeed Yaoguang di pasar domestik tersebut mendapat sejumlah pembaruan mulai dari desain, teknologi hybrid, hingga peningkatan fitur keselamatan.
Secara tampilan, perubahan memang tidak terlalu drastis. Namun Chery menyebut aerodinamika mobil kini lebih baik dengan koefisien drag 0,307 Cd. Pabrikan juga menghadirkan varian Night Edition khusus model bensin dengan tambahan velg hitam, kaliper rem merah, dan beberapa aksen sporty pada eksterior.
Mesin Turbo dan PHEV Jadi Andalan

Omoda C9 facelift tetap tersedia dalam pilihan mesin bensin turbo dan plug-in hybrid (PHEV). Versi bensin menggunakan mesin 2.0L turbo 4-silinder bertenaga 257 hp yang dipadukan transmisi otomatis 7-percepatan dual-clutch (7DCT).
Sementara varian PHEV menggabungkan mesin 1.5L turbo dan motor listrik depan. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga total mencapai 355 hp, membuat performanya tergolong besar di kelas SUV medium.
SUV hybrid ini juga memakai baterai LFP 19,5 kWh terbaru yang diklaim mampu menempuh jarak listrik murni hingga 120 km berdasarkan standar CLTC. Pengisian cepat DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen disebut hanya membutuhkan waktu sekitar 17 menit.
Struktur Sasis dan Kabin Ikut Direvisi

Masuk ke interior, Chery mengklaim kualitas udara kabin kini lebih baik dan minim bau kimia yang biasa muncul pada mobil baru. Pabrikan menyebut kabin SUV ini dibuat dengan standar rendah formaldehida, benzena, dan alergen.
Tidak hanya itu, lebih dari 85 persen struktur sasis mobil diklaim sudah memakai baja berkekuatan tinggi. Chery bahkan menyebut bagian atap Omoda C9 terbaru mampu menahan beban hingga 10 ton untuk meningkatkan perlindungan saat rollover maupun benturan berat.
Perbedaan Omoda C9 Facelift vs Versi Lama
Berikut beberapa perubahan utama Omoda C9 facelift dibanding model sebelumnya:
| Bagian | Omoda C9 Lama | Omoda C9 Facelift 2027 |
| Desain Eksterior | Tampilan standar | Tambahan Night Edition dan revisi aerodinamika |
| Koefisien Drag | Belum disebut detail | 0,307 Cd |
| Mesin Bensin | 2.0L Turbo 257 hp | Tetap 2.0L Turbo 257 hp |
| Varian PHEV | Mesin 1.5L Turbo + motor listrik | Setup baru lebih optimal |
| Baterai PHEV | LFP generasi lama | LFP “Rhino Cleaver” 19,5 kWh |
| Jarak EV | Sekitar 100 km CLTC | Hingga 120 km CLTC |
| Fast Charging | Ada | 30–80% sekitar 17 menit |
| Struktur Sasis | Baja high-strength standar | Lebih dari 85% high-strength steel |
| Fitur Kabin | Standar | Material minim bau dan VOC |
Harga Mulai Rp300 Jutaan
Di pasar China, Omoda C9 facelift dibanderol mulai 124.900 yuan atau sekitar Rp300 jutaan hingga 139.900 yuan. Hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait kemungkinan SUV hybrid ini masuk ke pasar Indonesia.
Moladin akan terus menghadirkan update terbaru seputar SUV hybrid, mobil China, hingga perkembangan teknologi otomotif global yang kini mulai ramai masuk pasar Indonesia.



