Kemunculan Chery QQ3 EV di ajang Bangkok International Motor Show 2026 menjadi sinyal kuat bahwa persaingan mobil listrik murah di Asia Tenggara semakin panas.
Model ini hadir dengan nama baru, yaitu Chery Q, namun tetap membawa DNA legendaris dari lini QQ.
Moladiners, kehadiran QQ3 EV bukan sekadar model baru, melainkan kebangkitan ikon mobil rakyat dari Chery Automobile yang sudah eksis sejak 2003.
Kini, versi listriknya tampil lebih modern, canggih, dan siap bersaing di segmen entry-level EV.
Spesifikasi Chery QQ3 EV

Salah satu daya tarik utama QQ3 EV adalah penggunaan sistem penggerak roda belakang (RWD), yang jarang ditemukan di mobil listrik murah. Berikut spesifikasinya:
- Platform: T12 EV platform
- Penggerak: Rear Wheel Drive (RWD)
- Motor listrik:
- 58 kW (78 hp)
- 90 kW (121 hp)
- Baterai:
- 29,5 kWh (LFP)
- 41,3 kWh (LFP)
- Jarak tempuh: 310 – 420 km (CLTC)
Angka 420 km ini menjadi keunggulan besar, karena berada di atas rata-rata mobil listrik kompak saat ini.
Desain dan Dimensi Lebih Besar, Lebih Modern
Chery QQ3 EV kini tampil jauh lebih modern dibanding generasi lamanya. Secara dimensi, mobil ini bahkan lebih besar dari beberapa rival di kelasnya.
- Panjang: 4.195 mm
- Lebar: 1.811 mm
- Wheelbase: 2.700 mm
Ukuran ini membuat kabin terasa lebih lega, bahkan lebih panjang sekitar 60 mm dibanding Geely EX2.
Dari sisi eksterior, lampu depan sudah LED dengan desain tajam dan bagian belakang mengusung LED yang mirip gaya Mini Clubman. Tampilan keseluruhan terlihat lebih stylish dan futuristik.
Interior Canggih dengan Teknologi Modern

Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa. Chery benar-benar menghadirkan pengalaman berkendara yang “tech-forward” di kelas harga terjangkau. Fitur unggulan interior:
- Layar infotainment 15,6 inci
- Chip Snapdragon 8155
- Panel instrumen digital
- Ambient light 256 warna
- Wireless charging 50W
- AI voice assistant & OTA update
Dashboard hadir dengan desain two-tone yang memberi kesan premium. Bahkan untuk kelasnya, fitur-fitur ini tergolong sangat lengkap dan kompetitif.
Harga dan Strategi Agresif Chery
Chery memainkan strategi harga yang cukup agresif untuk menarik pasar. Di China, estimasi harga Chery QQ3 EV berada di kisaran 70.000 – 110.000 yuan atau sekitar Rp171 juta – Rp270 jutaan
Saat pre-order, konsumen bahkan hanya perlu membayar uang muka kecil untuk mendapatkan potongan harga saat peluncuran resmi.
Respons pasar pun luar biasa. Dalam waktu 3 jam, tercatat lebih dari 27 ribu unit sudah dipesan menandakan antusiasme tinggi terhadap mobil ini.
Perbandingan dengan Rival di Kelasnya
Di segmen ini, QQ3 EV akan berhadapan langsung dengan beberapa pemain kuat, seperti BYD Atto 1 dan Geely EX2. Berikut perbandingan dengan kompetitor utama di kelasnya:
| Model | Tenaga | Baterai | Jarak Tempuh | Harga (estimasi) | Keunggulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Chery QQ3 EV | 78-121 hp | 29,5-41,3 kWh | 310-420 km | Rp171 – Rp270 juta | RWD, fitur canggih |
| BYD Atto 1 | 73,7 hp | 38,88 kWh | ±380 km | Mulai Rp199 juta | Efisiensi tinggi |
| Geely EX2 | 114 hp | 40,16 kWh | ±395 km | Rp229 – Rp 259 juta | Kabin lega & performa |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa QQ3 EV berada di tengah, tapi menawarkan kombinasi unik: jarak tempuh panjang, teknologi canggih, dan RWD.
Potensi Masuk Indonesia dan Dampaknya
Jika Chery QQ3 EV masuk ke Indonesia, mobil ini berpotensi mengubah peta persaingan EV murah.
Selama ini, konsumen sering dihadapkan pada pilihan antara harga terjangkau atau fitur lengkap.
Moladiners, QQ3 EV mencoba mematahkan pola tersebut dengan menghadirkan keduanya sekaligus.
Namun, tantangan terbesarnya adalah apakah harga kompetitif tersebut bisa dipertahankan saat masuk pasar Tanah Air.
Jika iya, maka para rival harus bersiap menghadapi standar baru di segmen mobil listrik murah yang kini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga teknologi dan pengalaman berkendara.
Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!




