Ganjil genap Jakarta kembali diberlakukan pada Selasa, 10 Maret 2026 untuk mengatur kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota. Kebijakan ini membatasi kendaraan berdasarkan angka terakhir pada pelat nomor, sehingga hanya mobil dengan nomor tertentu yang boleh melintas pada jam-jam tertentu.
Bagi Moladiners yang beraktivitas di kawasan pusat kota, memahami jadwal dan lokasi penerapan aturan ini penting agar perjalanan tetap lancar. Selain itu, pengendara juga perlu mengetahui kendaraan apa saja yang mendapatkan pengecualian serta jalur alternatif yang dapat digunakan.
Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini

Pada Selasa, 10 Maret 2026, kendaraan dengan pelat nomor genap diizinkan melintas di ruas jalan yang termasuk area pembatasan. Sementara itu, mobil dengan nomor polisi ganjil baru dapat melintas setelah waktu pembatasan berakhir.
Seperti biasa, aturan ini tidak berlaku sepanjang hari. Pemerintah Provinsi Jakarta hanya menerapkannya pada jam sibuk untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
Berikut jadwal pembatasan ganjil genap Jakarta hari ini:
- Pagi: 06.00 – 10.00 WIB
- Sore: 16.00 – 21.00 WIB
Di luar dua periode tersebut, seluruh kendaraan dapat melintas tanpa terikat aturan pelat nomor. Skema ini diterapkan agar mobilitas masyarakat tetap fleksibel tanpa mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial.
Daftar Kendaraan yang Dikecualikan
Tidak semua kendaraan terkena kebijakan pembatasan ini. Pemerintah memberikan pengecualian bagi beberapa jenis kendaraan yang berkaitan dengan layanan publik maupun keadaan darurat.
Selain itu, kendaraan berbasis listrik juga termasuk yang tidak terkena pembatasan sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Berikut kendaraan yang bebas dari aturan ganjil genap Jakarta:
- Kendaraan listrik
- Kendaraan TNI dan Polri
- Ambulans
- Mobil pemadam kebakaran
- Kendaraan tenaga kesehatan
- Angkutan umum dan taksi
Dengan adanya pengecualian tersebut, layanan publik tetap dapat berjalan tanpa hambatan meskipun pembatasan lalu lintas sedang diberlakukan.
Transportasi Umum Jadi Alternatif Perjalanan
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah juga terus meningkatkan layanan transportasi massal. Beberapa moda transportasi yang dapat dimanfaatkan antara lain:
- TransJakarta
- MRT Jakarta
- LRT Jakarta
- KRL Commuter Line
Moda transportasi tersebut menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin bepergian tanpa harus memikirkan pembatasan pelat nomor.
Di sisi lain, pengawasan aturan juga semakin ketat. Aparat kepolisian mengombinasikan patroli di lapangan dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile.
Pengendara yang melanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp500.000 sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Ruas Jalan yang Masuk Kawasan Pembatasan
Sejumlah jalan utama di ibu kota termasuk dalam area penerapan kebijakan ini. Beberapa di antaranya merupakan koridor utama yang sering menjadi pusat aktivitas kendaraan.
Berikut beberapa ruas jalan yang termasuk kawasan pembatasan:
| No | Nama Jalan |
| 1 | Jalan Pintu Besar Selatan |
| 2 | Jalan Gajah Mada |
| 3 | Jalan Hayam Wuruk |
| 4 | Jalan Majapahit |
| 5 | Jalan Medan Merdeka Barat |
| 6 | Jalan MH Thamrin |
| 7 | Jalan Jenderal Sudirman |
| 8 | Jalan Sisingamangaraja |
| 9 | Jalan Panglima Polim |
| 10 | Jalan Fatmawati |
| 11 | Jalan Suryopranoto |
| 12 | Jalan Balikpapan |
| 13 | Jalan Kyai Caringin |
| 14 | Jalan Tomang Raya |
| 15 | Jalan Jenderal S Parman |
| 16 | Jalan Gatot Subroto |
| 17 | Jalan MT Haryono |
| 18 | Jalan HR Rasuna Said |
| 19 | Jalan DI Pandjaitan |
| 20 | Jalan Jenderal A Yani |
| 21 | Jalan Pramuka |
| 22 | Jalan Salemba Raya (Barat) |
| 23 | Jalan Salemba Raya (Timur) |
| 24 | Jalan Kramat Raya |
| 25 | Jalan Stasiun Senen |
| 26 | Jalan Gunung Sahari |
Selain jalan utama tersebut, pembatasan juga berlaku di berbagai akses menuju gerbang tol dalam kota. Total terdapat 28 titik akses tol yang ikut terdampak aturan ini.
Beberapa akses yang perlu diperhatikan pengendara antara lain:
| No | Rute Akses Gerbang Tol |
| 1 | Jalan Anggrek Neli Murni – akses masuk Tol Jakarta–Tangerang |
| 2 | Off ramp Tol Slipi / Palmerah / Tanah Abang – Jalan Brigjen Katamso |
| 3 | Jalan Brigjen Katamso – Gerbang Tol Slipi |
| 4 | Off ramp Tol Tomang / Grogol – Jalan Kemanggisan Utama |
| 5 | Simpang Jalan Palmerah Utara – Jalan KS Tubun – Gerbang Tol Slipi 1 |
| 6 | Jalan Pejompongan Raya – Gerbang Tol Pejompongan |
| 7 | Off ramp Tol Slipi / Palmerah / Tanah Abang – akses masuk Jalan Tentara Pelajar |
| 8 | Off ramp Tol Benhil / Senayan / Kebayoran – akses masuk Jalan Gerbang Pemuda |
| 9 | Off ramp Tol Kuningan / Mampang / Menteng – Simpang Kuningan |
| 10 | Jalan Taman Patra – Gerbang Tol Kuningan 2 |
| 11 | Off ramp Tol Tebet / Manggarai / Pasar Minggu – Simpang Pancoran |
| 12 | Simpang Pancoran – Gerbang Tol Tebet 1 |
| 13 | Jalan Tebet Barat Dalam Raya – Gerbang Tol Tebet 2 |
| 14 | Off ramp Tol Tebet / Manggarai / Pasar Minggu – Jalan Pancoran Timur II |
| 15 | Off ramp Tol Cawang / Halim / Kampung Melayu – Simpang Jalan Otto Iskandardinata – Jalan Dewi Sartika |
| 16 | Simpang Jalan Dewi Sartika – Jalan Otto Iskandardinata – Gerbang Tol Cawang |
| 17 | Off ramp Tol Halim / Kalimalang – Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang |
| 18 | Jalan Cipinang Cempedak IV – Gerbang Tol Kebon Nanas |
| 19 | Jalan Bekasi Timur Raya – Gerbang Tol Pedati |
| 20 | Off ramp Tol Pisangan / Jatinegara – Jalan Bekasi Barat |
| 21 | Off ramp Tol Jatinegara / Klender / Buaran – Jalan Bekasi Timur Raya |
| 22 | Jalan Bekasi Barat – Gerbang Tol Jatinegara |
| 23 | Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya – Jalan Utan Kayu Raya – Gerbang Tol Rawamangun |
| 24 | Off ramp Tol Rawamangun / Salemba / Pulogadung – Simpang Jalan Utan Kayu Raya – Jalan Rawamangun Muka Raya |
| 25 | Off ramp Tol Rawamangun / Salemba / Pulogadung – Simpang Jalan H Ten Raya – Jalan Rawasari Selatan |
| 26 | Simpang Jalan Rawasari Selatan – Jalan H Ten Raya – Gerbang Tol Pulomas |
| 27 | Off ramp Tol Cempaka Putih / Senen / Pulogadung – Simpang Jalan Letjen Suprapto – Jalan Perintis Kemerdekaan |
| 28 | Simpang Jalan Pulomas – Gerbang Tol Cempaka Putih |
Rekayasa Lalu Lintas Pendukung
Selain pembatasan kendaraan, kepolisian juga menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan contraflow di Tol Dalam Kota dari KM 0+200 Cawang hingga KM 7+200 Semanggi pada pukul 06.00–10.00 WIB.
Rekayasa lalu lintas ini juga dilakukan untuk mendukung proyek pembangunan transportasi yang masih berlangsung di beberapa titik ibu kota.
Dengan memahami aturan, jadwal ganjil genap Jakarta, serta lokasi penerapan kebijakan ini, perjalanan di ibu kota dapat direncanakan dengan lebih baik dan terhindar dari sanksi tilang elektronik.
Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kebijakan lalu lintas, tips berkendara, hingga update dunia otomotif, jangan lupa mengikuti berbagai artikel terbaru di Moladin!

