Tren Otomotif

Geely EX2 Dirakit Lokal, Perkuat Industri Kendaraan Listrik Indonesia

  • 15 Views
perakitan lokal Geely EX2 - Moladin
Foto: Geely Auto

Daftar Isi

Geely EX2 resmi memasuki fase perakitan lokal setelah sebelumnya melakoni debut nasional di ajang GJAW 2025.

Langkah ini menjadi penanda serius Geely dalam memperluas eksistensinya di pasar otomotif Indonesia, khususnya segmen kendaraan listrik.

Produksi lokal tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis manufaktur strategis Geely di Asia Tenggara. Kolaborasi dengan mitra dalam negeri menjadi fondasi utama dalam strategi jangka panjang ini.

Produksi Lokal Geely EX2 Resmi Dimulai

Geely EX2 memulai perakitan lokal - Moladin
Foto: Geely Auto

Perakitan lokal Geely EX2 dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM).

Dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit per hari, fasilitas ini diproyeksikan mampu menopang kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat.

Model ini menjadi kendaraan ketiga Geely yang dirakit di Indonesia, menyusul Starray EM-i dan EX5.

Kehadiran lini produksi ini memperlihatkan konsistensi strategi lokalisasi Geely yang tidak bersifat sementara, melainkan terencana secara berkelanjutan.

Dari perspektif industri, keputusan merakit lokal juga membuka peluang transfer teknologi serta peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional.

Hal tersebut menjadi nilai tambah yang kerap menjadi pertimbangan pemerintah dalam mendorong investasi otomotif berbasis elektrifikasi.

Komitmen Geely Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Tidak sebatas perakitan, Geely turut memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui peningkatan kapabilitas manufaktur dan kolaborasi komponen utama.

Fokus ini menjadi pembeda strategi Geely dibandingkan sekadar impor unit utuh.

Salah satu langkah krusial dilakukan lewat kemitraan dengan manufaktur lokal Gotion dalam pemasokan battery cell.

Kolaborasi ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Standar Produksi Global Diterapkan di Lini Lokal

Geely EX2 dirakit lokal - Moladin
Foto: Geely Auto

Untuk menjaga kualitas produk, Geely menerapkan standar manufaktur global pada fasilitas perakitan di Indonesia.

Proses ini melibatkan pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, serta pendampingan langsung dari tim global Geely.

Seluruh proses produksi mengikuti Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) guna memastikan konsistensi mutu di setiap tahap perakitan.

Selain itu, tenaga kerja lokal mendapatkan pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, serta pendampingan langsung dari tim global Geely.

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia sekaligus menyelaraskan standar produksi lokal dengan pabrik Geely di negara lain.

Setiap unit juga melalui serangkaian pengujian menyeluruh, termasuk validasi sistem advanced driver assistance system (ADAS) dalam berbagai skenario berkendara, demi memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan tetap optimal.

Teknologi Baterai dan Standar Keamanan Global

Dari sisi teknologi, baterai yang digunakan pada Geely EX2 mengusung teknologi Cell-to-Pack (CTP).

Teknologi ini memungkinkan efisiensi ruang yang lebih baik serta peningkatan kepadatan energi tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Sistem tersebut dikombinasikan dengan Geely Battery Safety System dan sistem pendingin berbasis cairan.

Kombinasi ini dirancang untuk menjaga stabilitas suhu baterai, meningkatkan daya tahan, serta meminimalkan risiko dalam berbagai kondisi penggunaan.

Penerapan teknologi ini menegaskan bahwa meskipun dirakit secara lokal, standar produk tetap mengacu pada kualitas global yang diterapkan Geely di berbagai pasar internasional.

Respons Pasar dan Strategi Lokalisasi

geely EX2 - Moladin
Foto: Autospinn.com

Antusiasme pasar terhadap SUV listrik ini terbilang tinggi. Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Geely EX2 telah melampaui angka 1.000 unit.

CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyampaikan bahwa harga resmi untuk pasar Indonesia akan diumumkan dalam waktu dekat.

Ia juga menegaskan strategi lokalisasi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 46,5% menjadi kunci untuk menjawab permintaan konsumen.

Strategi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kendaraan listrik berkualitas global dengan harga yang lebih kompetitif, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri otomotif nasional.

Langkah Lanjutan Geely di Industri Otomotif Indonesia

Ke depan, Geely tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi saja.

Perusahaan juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperdalam kolaborasi dengan mitra lokal, terutama di sektor komponen utama kendaraan listrik.

Penguatan rantai pasok atau value chain dalam negeri menjadi prioritas agar ekosistem kendaraan listrik nasional tumbuh lebih berkelanjutan.

Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif