
Selain frunk, perubahan posisi port pengisian daya menjadi petunjuk lain mengenai konfigurasi teknis Geely EX5 terbaru. Port yang sebelumnya berada di fender depan kini disebut dipindahkan ke bagian belakang.
Perubahan tersebut menguatkan dugaan bahwa EX5 facelift menggunakan penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD).
Konfigurasi ini sejalan dengan informasi sebelumnya yang menyebut motor listrik berada di as roda belakang dengan output mencapai 245 kW atau sekitar 329 hp.
Moladiners, angka tersebut membuat EX5 facelift berpotensi menawarkan performa yang cukup agresif untuk sebuah crossover listrik perkotaan.
Namun, detail lengkap mengenai spesifikasi baterai, jarak tempuh, dan akselerasinya masih menunggu pengumuman resmi.
Dapat LiDAR dan Sistem ADAS G-Pilot H5
Fitur yang paling mencuri perhatian adalah sensor LiDAR yang dipasang di bagian atap. Sensor tersebut menjadi indikasi bahwa Geely EX5 facelift akan menggunakan sistem bantuan berkendara G-ASD G-Pilot H5.
Teknologi ini diklaim mendukung fungsi Navigate on Autopilot (NOA) untuk penggunaan di jalan perkotaan maupun jalan tol.
Selain LiDAR, terdapat kamera tambahan di fender depan serta kamera lain yang terintegrasi pada spoiler belakang. Kombinasi perangkat tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan sistem bantuan berkendara pada EX5.
Siap Meluncur di China September Ini
Geely EX5 facelift disebut akan masuk pasar domestik China pada September 2026. Sejumlah sumber menyebut peluncurannya dijadwalkan pada 21 September 2026.
Jika informasi tersebut benar, detail seperti spesifikasi lengkap, kapasitas baterai, jarak tempuh, serta harga resminya kemungkinan akan terungkap dalam waktu dekat.
Dengan perubahan sistem penggerak, tambahan frunk, serta teknologi LiDAR, EX5 terbaru berpotensi menjadi SUV listrik yang menawarkan teknologi dan kepraktisan lebih lengkap dibanding versi sebelumnya.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



