Pasar mobil bekas punya banyak pilihan MPV lawas yang masih menarik untuk dilirik, salah satunya Chevrolet Spin LTZ 2013.
Model yang sempat menjadi penantang Avanza dan Ertiga ini punya ciri khas tersendiri, mulai dari desain, kelengkapan fitur, hingga pilihan mesin diesel.
Sebelum menentukan pilihan, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari spesifikasi hingga kondisi unit.
Sekilas tentang Chevrolet Spin LTZ
Chevrolet Spin merupakan Low MPV yang pernah diproduksi secara lokal oleh General Motors Indonesia di fasilitas Pondok Ungu, Bekasi.
Model ini hadir di Indonesia pada 2013 dan mengisi persaingan MPV keluarga yang saat itu didominasi merek Jepang.
Sebagai varian tertinggi, LTZ mendapatkan sejumlah fitur tambahan yang membuatnya terasa lebih lengkap. Kabinnya juga dirancang untuk membawa hingga tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris.
Spesifikasi Chevrolet Spin LTZ 2013
Moladiners, pilihan mesin menjadi salah satu hal menarik dari MPV ini. Berikut gambaran spesifikasi utamanya:
- Mesin bensin: 1.5 liter 4-silinder DOHC.
- Tenaga bensin: sekitar 105-109 hp.
- Torsi bensin: 142 Nm.
- Mesin diesel: 1.3 liter turbo diesel.
- Torsi diesel: sekitar 190 Nm.
- Transmisi: manual 5-percepatan atau otomatis 6-percepatan untuk varian bensin.
- Penggerak: roda depan (FWD).
- Kapasitas tangki: sekitar 50–53 liter.
- Dimensi: panjang sekitar 4,36 meter dengan lebar sekitar 1,74 meter.
- Kapasitas penumpang: 7 orang.
Fitur Unggulan Chevrolet Spin LTZ 2013
Untuk ukuran mobil keluarga yang sudah berusia lebih dari satu dekade, perlengkapan Spin LTZ tergolong menarik. Beberapa fitur yang menjadi daya tariknya antara lain:
- AC dengan ventilasi hingga baris belakang.
- Rem ABS dan EBD.
- Dual airbag.
- Lampu kabut depan.
- Power window dan central locking.
- Audio dengan konektivitas yang sesuai zamannya.
- Panel instrumen kombinasi analog dan digital.
- Pilihan transmisi otomatis 6-percepatan pada mesin bensin 1.5 liter.
Kombinasi tersebut membuatnya tetap relevan sebagai mobil keluarga, terutama bagi pembeli yang mengutamakan fitur dibanding sekadar tahun produksi.
