Calya tipe G masih menjadi salah satu pilihan LCGC 7-seater yang banyak diburu di pasar mobil bekas Indonesia.
Kombinasi harga terjangkau, konsumsi BBM irit, serta kapasitas kabin yang cukup lega membuatnya relevan untuk kebutuhan harian maupun keluarga.
Tidak heran jika unit bekasnya tetap diburu, terutama oleh orang yang mencari mobil pertama atau kendaraan operasional harian.
Daftar Harga Calya Tipe G Bekas Semua Tahun

Pasar mobil bekas menunjukkan bahwa harga Calya tipe G cukup stabil dari tahun ke tahun. Hal ini dipengaruhi oleh reputasinya sebagai mobil keluarga yang irit dan mudah dirawat.
Berikut estimasi harga bekas per April 2026:
- Tahun 2016-2017: Rp79 juta – Rp106 juta
- Tahun 2018-2019: Rp93 juta – Rp130 juta
- Tahun 2020-2021: Rp115 juta – Rp150 juta
- Tahun 2022-2024: Rp140 juta – Rp160 juta
Perlu dicatat, harga tersebut bisa berbeda tergantung beberapa faktor seperti kondisi kendaraan, jarak tempuh (KM), riwayat servis, hingga lokasi penjualan.
Untuk varian manual (M/T) dan otomatis (A/T), selisihnya biasanya tidak terlalu jauh, terutama pada tahun muda.
Spesifikasi Calya Tipe G
Sebelum membeli, penting untuk memahami jantung mekanis dan performa yang ditawarkan oleh Calya tipe G.
Meski masuk kategori LCGC, mobil ini tetap dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian keluarga. Berikut spesifikasinya:
- Mesin: 3NR-VE, 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, Dual VVT-i
- Kapasitas: 1.197 cc
- Tenaga maksimum: 88 PS pada 6.000 rpm
- Torsi maksimum: 108 Nm pada 4.200 rpm
- Bahan bakar: Bensin (kapasitas tangki 36 liter)
- Transmisi: Manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan
Secara karakter, mesin ini lebih mengutamakan efisiensi dibanding performa. Jadi, cocok untuk penggunaan dalam kota dan perjalanan santai bersama keluarga.
Kelebihan dan Kekurangan Calya Tipe G Terbaru

Sebagai bahan pertimbangan, penting untuk melihat sisi plus dan minus dari mobil ini secara objektif. Berikut ulasan lengkapnya.
Kelebihan Calya Tipe G
Dibanding varian di bawahnya, Calya tipe G punya sejumlah nilai tambah yang membuatnya lebih menarik.
- Tampilan Eksterior Lebih Modern
Sudah dilengkapi fog lamp, garnish bernuansa gelap, serta spion elektrik yang bisa dilipat otomatis dan memiliki lampu sein. - Fitur Kabin Lebih Lengkap
Head unit layar sentuh 7 inci dengan konektivitas Bluetooth, USB, dan mirroring ponsel. Tersedia juga tombol audio di setir yang memudahkan pengemudi. - Efisiensi Bahan Bakar Tinggi
Konsumsi BBM tergolong irit, berkisar 13,9-18,2 km/liter di dalam kota dan bisa mencapai 20-28,4 km/liter di jalan tol. - Muatan Hingga 7 Penumpang
Kapasitas kabin cukup lega untuk keluarga, menjadikannya salah satu mobil LCGC paling praktis. - Biaya Kepemilikan Rendah
Suku cadang mudah ditemukan dan relatif murah, serta nilai jual kembali yang cukup stabil.
Kekurangan yang Harus Dipertimbangkan
Meski memiliki banyak kelebihan, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli.
- Tenaga Mesin Terasa Terbatas
Saat membawa penumpang penuh atau melibas tanjakan, performanya terasa kurang responsif. - Pendinginan Kabin Belakang Kurang Maksimal
Hanya mengandalkan air circulator, bukan AC double blower, sehingga baris ketiga bisa terasa panas. - Material Interior Sederhana
Dominasi plastik pada dashboard dan door trim membuat kesan kabin kurang premium. - Peredaman Kabin Minim
Suara dari luar maupun mesin masih cukup terdengar saat berkendara. - Potensi Suspensi Belakang Ambles
Jika sering membawa beban penuh, bagian belakang bisa terlihat turun.
Calya Tipe G Bekas Tahun Berapa yang Masih Worth It di 2026?
Jika kamu mencari unit terbaik, pilihan tahun sangat menentukan. Secara umum:
- Tahun 2020-2021: Ideal dari sisi harga dan fitur. Sudah facelift ringan dengan tampilan lebih modern.
- Tahun 2022-2024: Cocok untuk kamu yang ingin unit lebih segar dengan risiko minim perbaikan.
- Tahun 2018-2019: Masih layak, tapi pastikan kondisi mesin dan kaki-kaki dalam keadaan prima.
Sementara itu, unit tahun 2016-2017 cocok untuk budget terbatas, namun perlu pengecekan ekstra pada kondisi keseluruhan.
Tips Membeli Mobil Bekas
Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips penting yang bisa kamu terapkan sebelum membeli mobil bekas.
1. Gunakan Jasa Inspeksi Profesional
Manfaatkan layanan inspeksi seperti MoInspeksi dari Moladin untuk memastikan kondisi mobil secara menyeluruh, mulai dari mesin hingga riwayat tabrakan.
2. Cek Riwayat Servis
Pastikan mobil bekas yang kamu incar memiliki catatan servis rutin di bengkel resmi atau terpercaya.
3. Periksa Kondisi Fisik dan Interior
Perhatikan detail seperti cat, panel bodi, jok, dan dashboard untuk mengetahui apakah mobil pernah mengalami kerusakan besar.
4. Test Drive Wajib
Selalu lakukan test drive untuk merasakan performa mesin, transmisi, serta kenyamanan suspensi dari mobil bekas incaranmu.
5. Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Budget
Jangan hanya tergiur harga murah, tapi pastikan mobil sesuai kebutuhan harian kamu dan biaya perawatan ke depannya.
Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, serta mengikuti tips di atas, peluang mendapatkan unit terbaik tentu semakin besar.
Kalau kamu ingin mendapatkan informasi otomotif terbaru atau rekomendasi mobil lainnya, langsung saja kunjungi Moladin.com.



