Honda Jazz generasi kedua masih punya daya tarik kuat di pasar mobil bekas. Salah satu yang banyak diburu adalah Honda Jazz 2010 matic.
Mobil ini masih menjadi incaran di pasar mobkas berkat desainnya yang sporty, mesin bertenaga, dan kabin fleksibel dengan harga yang relatif terjangkau.
Meski begitu, usia kendaraan yang lebih dari satu dekade membuat kondisi unit jauh lebih penting daripada sekadar tahun produksi.
Harga Honda Jazz 2010 Matic Bekas
Harga menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum berburu unit. Di pasar mobil bekas, banderolnya bisa berbeda cukup jauh tergantung varian, kondisi, riwayat perawatan, hingga lokasi penjualan.
Sebagai gambaran, berikut kisaran harga bekas Honda Jazz matic tahun 2010 di Jabodetabek:
- Honda Jazz S AT: sekitar Rp95 juta–Rp115 juta.
- Honda Jazz RS AT: sekitar Rp110 juta–Rp140 juta.
Unit dengan kondisi bodi dan interior terawat, surat lengkap, serta riwayat servis jelas biasanya berada di sisi atas rentang harga.
Sebaliknya, mobil yang membutuhkan perbaikan pada kaki-kaki atau transmisi dapat ditawarkan lebih murah.
Spesifikasi Honda Jazz 2010 Matic
Secara teknis, mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter i-VTEC yang dikenal responsif. Berikut spesifikasi pentingnya:
- Mesin: 1.497 cc, 4-silinder, SOHC 16 katup i-VTEC
- Tenaga maksimum: 120 PS pada 6.600 rpm
- Torsi maksimum: 145 Nm pada 4.800 rpm
- Transmisi: otomatis 5-percepatan
- Sistem bahan bakar: PGM-FI
- Kapasitas tangki: 40 liter
- Penggerak: roda depan (FWD)
- Suspensi depan: MacPherson Strut
- Suspensi belakang: H-Shape Torsion Beam
- Dimensi (PxLxT): 3.985 x 1.695 x 1.525 mm
Kombinasi mesin 1.5 liter dan bodi yang relatif kompak membuatnya terasa lincah untuk penggunaan perkotaan.
Konsumsi BBM Honda Jazz 2010 Matic
Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi bahan bakarnya umumnya berada di kisaran 10-12 km/l, sedangkan perjalanan luar kota atau jalan tol bisa mencapai sekitar 14-16 km/l.
Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak. Kondisi lalu lintas, tekanan ban, beban kendaraan, hingga gaya berkendara ikut memengaruhi efisiensi.
Kemacetan stop-and-go membuat konsumsi lebih boros. Begitu pula kebiasaan menginjak pedal gas secara agresif yang dapat meningkatkan penggunaan bahan bakar.
Honda Jazz 2010 Matic vs Manual, Apa Bedanya?
Keduanya menggunakan mesin 1.5 liter, tetapi karakter berkendaranya berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan dan kebiasaan mengemudi. Berikut beda keduanya:
| Parameter | Matic (AT) | Manual (MT) |
|---|---|---|
| Transmisi | Otomatis 5-percepatan | Manual 5-percepatan |
| Pedal | 2 pedal | 3 pedal |
| Kemacetan | Lebih praktis | Lebih melelahkan |
| Respons | Halus dan mudah digunakan | Lebih terasa langsung |
| BBM dalam kota | Cenderung lebih boros | Berpotensi lebih efisien |
| Perjalanan jauh | Praktis | Bisa lebih hemat |
| Perawatan | Perlu perhatian pada ATF | Perlu perhatian pada kopling |
Bila mayoritas aktivitas berlangsung di kota dengan lalu lintas padat, transmisi otomatis menawarkan kenyamanan lebih baik.
Kelebihan Honda Jazz 2010 matic

Meski bukan mobil baru, ada sejumlah alasan yang membuatnya tetap menarik di pasar mobil bekas. Berikut beberapa di antaranya:
1. Kabin Fleksibel dengan Ultra Seat
Salah satu daya tarik Jazz adalah konfigurasi Ultra Seat. Jok belakang dapat diatur untuk menyesuaikan kebutuhan membawa penumpang maupun barang, sehingga ruang kabinnya terasa lebih fungsional.
2. Mesin Bertenaga dan Responsif
Mesin L15A berkapasitas 1.497 cc dengan teknologi i-VTEC menghasilkan tenaga 120 PS. Angka tersebut membuat performanya terasa cukup agresif untuk sebuah hatchback.
3. Desain Masih Enak Dilihat
Desain GE8 memiliki karakter sporty yang tidak mudah terlihat ketinggalan zaman. Karena itu, tampilannya masih relevan untuk pengendara yang menginginkan mobil kompak dengan gaya dinamis.
4. Ada Paddle Shift pada Varian RS
Untuk varian RS tertentu, paddle shift memberikan opsi perpindahan gigi secara manual dari balik kemudi. Fitur ini menambah kesan sporty ketika berkendara.
5. Nilai Jual Kembali Relatif Menarik
Popularitas Honda Jazz membuat permintaan terhadap unit bekasnya tetap ada. Kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, dan riwayat perawatan tentu menjadi faktor penting untuk mempertahankan nilai jual.
Tips Membeli Mobil Bekas untuk Pemula
Membeli mobil berusia lebih dari 10 tahun membutuhkan pemeriksaan lebih teliti. Jangan hanya terpaku pada tampilan luar atau harga murah.
1. Gunakan Jasa Inspeksi Mobil Bekas
Jika belum memahami mesin dan komponen kendaraan, kamu bisa menggunakan jasa inspeksi profesional seperti MoInspeksi dari Moladin.
Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu menemukan potensi masalah yang sulit terlihat saat pengecekan singkat.
2. Cek Kondisi Transmisi
Pastikan perpindahan gigi berlangsung halus dan tidak muncul hentakan berlebihan. Perhatikan juga apakah terdapat kebocoran oli transmisi di bagian bawah mobil.
3. Periksa Mesin Saat Dingin
Mintalah penjual tidak menyalakan mobil sebelum kamu datang. Mesin yang masih dingin dapat membantu melihat kondisi ketika pertama kali dihidupkan, termasuk suara tidak wajar, asap knalpot, atau getaran berlebihan.
4. Jangan Lewatkan Kaki-kaki
Lakukan test drive melewati permukaan jalan yang bervariasi. Dengarkan suara dari area roda dan rasakan apakah kemudi atau bodi terasa bergetar.
5. Cocokkan Dokumen dan Riwayat Servis
Periksa STNK, BPKB, nomor rangka, dan nomor mesin. Bila tersedia, riwayat servis juga bisa menjadi petunjuk untuk mengetahui bagaimana mobil dirawat pemilik sebelumnya.
Apakah Honda Jazz 2010 Matic Masih Layak Dibeli?
Honda Jazz 2010 matic masih bisa menjadi pilihan menarik bagi pencari hatchback bekas dengan dana sekitar Rp100 jutaan.
Mesin bertenaga, kabin fleksibel, desain sporty, dan transmisi otomatis menjadi beberapa keunggulannya.
Namun, usia kendaraan membuat kondisi unit jauh lebih penting daripada sekadar tahun produksi.
Jadi, Moladiners sebaiknya mengutamakan mobil dengan riwayat perawatan jelas dan melakukan inspeksi sebelum transaksi.
Temukan lebih banyak informasi, tips perawatan, serta panduan membeli mobil bekas lainnya di Moladin.com agar keputusan membeli kendaraan bisa lebih matang.



