Untuk urusan mesin, Honda mempertahankan sistem hybrid yang sudah digunakan sebelumnya. Seluruh varian mengandalkan mesin bensin 2,0 liter naturally aspirated yang dipadukan dengan transmisi E-CVT.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan 158 kW atau sekitar 212 hp. Konsumsi bahan bakarnya berdasarkan pengujian WLTC berada di kisaran 5,88-6,17 liter per 100 kilometer.
Secara dimensi, Odyssey versi China memiliki panjang 4.861 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.712 mm. MPV ini juga mempunyai jarak sumbu roda 2.900 mm dengan konfigurasi tujuh penumpang 2+2+3.
Untuk kaki-kaki, Honda menggunakan suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang. Bobot kosongnya berada di rentang 1.860-1.973 kg, tergantung varian.
Penjualan Honda Odyssey di China Masih Terbatas
Honda Odyssey yang dipasarkan di China berbeda dengan Honda Odyssey berukuran lebih besar untuk pasar Amerika Utara. Model ini diproduksi melalui kerja sama GAC Honda dan juga mulai diekspor ke Jepang sejak akhir 2023.
Dalam beberapa bulan terakhir, penjualan Odyssey di China berada di kisaran 800 unit per bulan. Kehadiran varian baru dengan kelengkapan fitur yang lebih baik menjadi salah satu upaya Honda untuk meningkatkan daya tarik MPV tersebut di pasar China.
Untuk saat ini, Honda belum mengumumkan apakah penyegaran Odyssey versi China tersebut akan dibawa ke pasar Indonesia.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



