Wuling Motors resmi menghadirkan Wuling Eksion sebagai SUV 7-seater terbaru dengan dua pilihan teknologi, yakni EV (Electric Vehicle) dan Plug-in Hybrid (PHEV). Kehadiran dua tipe ini memberi opsi yang lebih fleksibel bagi konsumen, baik untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Diluncurkan pada 22 April 2026 di Jakarta, Wuling Eksion mengusung tiga pilar utama yaitu Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety. Menariknya, perbedaan antara tipe EV dan PHEV tidak hanya soal sumber tenaga, tetapi juga menyangkut karakter penggunaan hingga efisiensi yang ditawarkan.
Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV
1. Sistem Penggerak
Perbedaan paling mendasar antara Wuling Eksion EV dan PHEV terletak pada sistem penggeraknya. Tipe EV sepenuhnya mengandalkan motor listrik tanpa mesin bensin sehingga menawarkan pengalaman berkendara yang senyap dan bebas emisi.
Sementara itu, tipe PHEV mengombinasikan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik, memberikan fleksibilitas lebih karena tetap bisa digunakan saat baterai habis tanpa harus bergantung pada pengisian daya.
2. Jarak Tempuh
Dari sisi jarak tempuh, keduanya memiliki pendekatan yang berbeda. Wuling Eksion EV mampu menempuh hingga 530 km dalam sekali pengisian penuh, menjadikannya ideal untuk penggunaan harian.
Di sisi lain, tipe PHEV menawarkan jarak tempuh listrik hingga 125 km dan total lebih dari 1.000 km jika digabungkan dengan mesin bensin. Hal ini membuat PHEV lebih unggul untuk perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
3. Performa dan Baterai
Performa yang ditawarkan juga berbeda karakter. Tipe EV dibekali motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm serta baterai berkapasitas 69,2 kWh, yang menghasilkan akselerasi instan dan halus.
Sementara itu, tipe PHEV mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik dengan baterai 20,5 kWh serta teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), yang dirancang untuk menjaga efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang tetap responsif.
4. Pengisian Daya
Meski berbeda sistem, keduanya sama-sama sudah mendukung teknologi DC fast charging dengan standar CCS2, sehingga pengisian daya tetap praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari.
Tabel Perbedaan Wuling Eksion EV vs PHEV
| Aspek | Wuling Eksion EV | Wuling Eksion PHEV |
| Sistem Penggerak | Motor listrik penuh (tanpa bensin) | Kombinasi mesin bensin 1.5L + motor listrik |
| Karakter Penggunaan | Cocok untuk harian dalam kota | Lebih fleksibel, cocok dalam & luar kota |
| Jarak Tempuh | Hingga ±530 km (CLTC) | Listrik ±125 km, total >1.000 km |
| Kapasitas Baterai | 69,2 kWh | 20,5 kWh |
| Performa | 150 kW, torsi 310 Nm | Hybrid engine + motor listrik (fokus efisiensi) |
| Konsumsi Energi | 100% listrik | Kombinasi listrik + bensin |
| Ketergantungan Charging | Tinggi (harus charge) | Lebih rendah (bisa pakai bensin) |
| Pengisian Daya | DC fast charging (CCS2) | DC fast charging (CCS2) |
| Emisi | Nol emisi | Lebih rendah dari mobil bensin biasa |
| Kelebihan Utama | Hemat operasional, ramah lingkungan | Jarak jauh tanpa khawatir baterai |
Keunggulan Wuling Eksion
1. Platform dan Teknologi Modern
Wuling Eksion dibangun di atas platform Wonder Flexible Modular Structure (WFMS) yang dirancang khusus untuk kendaraan elektrifikasi. Platform ini dipadukan dengan berbagai teknologi unggulan seperti LING Power Hybrid System, LING OS untuk konektivitas pintar, serta MAGIC Battery Pro yang telah melalui berbagai pengujian untuk memastikan keamanan dan daya tahan baterai.
2. Interior Nyaman untuk Keluarga
Untuk bagian interior, Wuling Eksion menawarkan kenyamanan khas SUV keluarga dengan konfigurasi 7-seater yang lega. Kabinnya dirancang dengan nuansa premium dan dilengkapi berbagai fitur modern seperti ventilated seat, electric seat adjustment, panoramic sunroof, hingga AC dengan filter PM2.5 yang menjangkau sampai baris ketiga. Tidak hanya itu, tersedia juga layar 12,8 inci, TFT display 8,8 inci, serta wireless charging 50W yang menunjang pengalaman berkendara lebih praktis.
3. Fitur Praktis dan Fungsional
Wuling Eksion menawarkan fleksibilitas tinggi berkat kursi baris kedua dan ketiga yang dapat dilipat rata untuk menghasilkan kapasitas bagasi hingga 1.788 liter. Kehadiran electric tailgate serta 360° around view camera dengan transparent chassis juga semakin memudahkan pengguna saat parkir maupun bermanuver di area sempit.
4. Fitur Keselamatan Lengkap
Dalam aspek keselamatan, SUV ini dibekali struktur bodi yang menggunakan 75% high strength steel, enam airbag, serta ISOFIX. Selain itu, tersedia juga fitur keselamatan aktif seperti ESC, ABS, EBD, hingga TPMS. Tak ketinggalan, sistem ADAS Level 2 turut disematkan untuk memberikan perlindungan lebih menyeluruh selama berkendara.
Secara keseluruhan, Wuling Eksion EV dan PHEV sama-sama menawarkan keunggulan di segmen SUV elektrifikasi. Tipe EV cocok untuk kamu yang mengutamakan efisiensi tanpa bahan bakar dan penggunaan harian di dalam kota.
Sementara itu, tipe PHEV lebih ideal bagi kamu yang membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jauh tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya.
Untuk kamu yang ingin mendapatkan informasi terbaru seputar mobil baru, perbandingan kendaraan, hingga tips otomotif lainnya, pantau terus Moladin.



