Tren Otomotif

Konsumsi BBM Wuling Starlight 560: Irit atau Boros? Simak Rinciannya

  • 182 Views
wuling starlight

Daftar Isi

Sebelum membeli Wuling Starlight 560, ada baiknya kamu mengetahui lebih dulu soal konsumsi bahan bakarnya. SUV terbaru dari Wuling ini tersedia dalam beberapa opsi mesin, mulai dari bensin, PHEV, hingga listrik, sehingga efisiensi BBM bisa berbeda-beda tergantung varian yang dipilih.

Di China, Wuling Starlight 560 dibanderol mulai dari Rp150 jutaan, dan kini mobil ini sudah resmi terdaftar di Indonesia. Informasi mengenai konsumsi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan penting untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Berikut penjelasan lengkap mengenai konsumsi BBM Wuling Starlight 560, termasuk performa irit atau borosnya, agar kamu bisa mempertimbangkan pilihan terbaik sebelum membeli.

​Konsumsi BBM Wuling Starlight 560 per Tipe

Setiap varian Wuling Starlight 560 menawarkan performa dan efisiensi bahan bakar yang berbeda. Berikut penjelasan lengkap per tipe:

Mesin Bensin

Varian bensin menggunakan mesin turbo 1.5L yang sanggup menghasilkan torsi hingga 290 Nm. Mesin ini dipadukan dengan opsi transmisi CVT atau manual 6-percepatan, sehingga performa tetap stabil baik saat membawa penumpang penuh maupun melewati tanjakan. Klaim pabrikan mencatatkan konsumsi bahan bakar gabungan sekitar 6,99 L/100 km atau setara 14,3 km/liter sehingga cukup hemat untuk SUV berukuran menengah.

Plug-in Hybrid (PHEV)

Pada versi PHEV, Starlight 560 memadukan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik yang lebih bertenaga. Mesin bensin menghasilkan 105 PS dengan torsi 130 Nm, sementara motor listrik menambah 194 PS dan torsi 230 Nm. Mobil dapat melaju sepenuhnya dengan tenaga listrik hingga jarak 125 km, atau mencapai total 1.100 km bila menggunakan kombinasi mesin dan motor listrik. Konsumsi bahan bakarnya sekitar 5,3 L/100 km (±18,8 km/liter), lebih efisien dibanding varian bensin biasa.

Versi Listrik (BEV)

Sementara itu, varian listrik dilengkapi motor 134 PS dan torsi 200 Nm, ditopang baterai LFP 54,5–56,7 kWh. Jarak tempuh bervariasi antara 450–500 km tergantung kapasitas baterai. Sistem fast charging 2C memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 20 menit, sementara 15 menit pengisian tambahan bisa menambah jarak tempuh hingga 200 km. Konsumsi energi tercatat 13,1 kWh/100 km, efisien untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Tabel Perbandingan Konsumsi BBM Wuling Starlight

Berikut tabel perbandingan konsumsi BBM / energi Wuling Starlight 560 berdasarkan data yang tersedia dari berbagai varian yang dirilis di China.

VarianTipe PenggerakKonsumsi BBM / EnergiKeterangan
Mesin Bensin 1.5TICE (Internal Combustion Engine)±6,99 L/100 km (≈14,3 km/liter)Klaim konsumsi WLTC gabungan dengan mesin turbo 1.5T dan transmisi CVT/6‑speed manual.
PHEV (Plug‑in Hybrid)Mesin bensin + motor listrik±5,3 L/100 km (≈18,8 km/liter)Efisiensi gabungan mesin listrik + bensin saat perjalanan panjang; jarak listrik murni sekitar 125 km.
BEV (Listrik)Motor listrik & baterai LFP±13,1 kWh/100 km (energi)Varian full electric; konsumsi dalam kWh/100 km, jarak tempuh hingga 450‑500 km.

Tabel ini membantu kamu membandingkan berapa konsumsi yang perlu diperhatikan di setiap varian sebelum memutuskan mana yang paling cocok untuk kebutuhan harian, perjalanan jauh, atau pemakaian hemat energi.

Kesimpulan: Irit atau Boros di Kelasnya?

Dari data konsumsi yang tersedia, Wuling Starlight 560 menunjukkan efisiensi yang kompetitif di kelas SUV kompak dan crossover:

  • Versi mesin bensin dengan klaim sekitar 14,3 km/liter (±6,99 L/100 km) tergolong cukup irit untuk SUV 1.5L, karena banyak pesaing bensin di kelas yang hanya berkisar sekitar 10–13 km/liter dalam penggunaan campuran.
  • Varian PHEV yang mencapai sekitar 18,8 km/liter (±5,3 L/100 km) jelas berada di puncak efisiensi di kelasnya karena perpaduan listrik + bensin memungkinkan konsumsi yang lebih hemat dibanding SUV hybrid lainnya.
  • Versi listrik (BEV) tidak diukur dalam BBM, tetapi konsumsi energi 13,1 kWh/100 km dengan jangkauan 450–500 km tergolong kompetitif di segmennya, setara dengan banyak SUV listrik menengah.

Secara keseluruhan, Wuling Starlight 560 bisa dikatakan irit, terutama pada varian PHEV dan BEV, atau setara/lebih baik dibanding kompetitor dengan ukuran dan tenaga serupa.

Pantau terus Moladin untuk update terbaru seputar Wuling Starlight 560, termasuk informasi ketersediaan, harga, dan spesifikasi setiap varian di Indonesia. Dengan begitu, kamu tetap mendapatkan informasi resmi dan akurat mengenai SUV ini.

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif