Persaingan SUV hybrid di Indonesia semakin menarik setelah Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+ hadir menawarkan pendekatan berbeda. Keduanya sama-sama mengandalkan mesin bensin dan motor listrik, tetapi memiliki perbedaan pada teknologi hybrid, performa, fitur, hingga harga.
Mitsubishi menempatkan Xforce HEV sebagai SUV hybrid yang lebih premium, sementara MG ZS Hybrid+ hadir membawa banderol yang jauh lebih terjangkau. Lantas, seperti apa perbandingan spesifikasi keduanya?
Harga Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+

Perbedaan paling mencolok terlihat dari banderol. Mitsubishi Xforce HEV dipasarkan seharga Rp445 juta, sedangkan MG ZS Hybrid+ mulai Rp299 juta.
Selisih sekitar Rp146 juta membuat MG ZS Hybrid+ menjadi opsi yang lebih terjangkau bagi konsumen yang ingin masuk ke segmen SUV hybrid.
Namun, perbedaan harga tersebut juga diikuti spesifikasi dan karakter berkendara yang tidak sepenuhnya sama.
Adu Mesin dan Performa

Mitsubishi Xforce HEV mengandalkan mesin bensin 1.6 liter DOHC MIVEC berkode 4A92. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 105,5 Tk dan torsi 134 Nm.
Motor listriknya memiliki output lebih besar, yakni 114 Tk dengan torsi 255 Nm. Sistem ini memungkinkan Xforce HEV mengandalkan tenaga listrik pada kondisi tertentu.
Mitsubishi juga menyediakan EV Mode dan Charge Mode. Selain itu, tersedia lima mode berkendara, yaitu Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac.
Total ada tujuh mode yang dapat dipilih pengemudi sesuai kondisi jalan.
Sementara itu, MG ZS Hybrid+ memakai mesin bensin berkapasitas 1.5 liter yang bekerja bersama sistem motor listrik. Motor traksinya menghasilkan tenaga 136 Ps atau sekitar 134 Tk, serta torsi maksimum 250 Nm.
Sistem hybrid tersebut dipadukan baterai berkapasitas 1,83 kWh dan transmisi 3-speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
MG juga membekali ZS Hybrid+ dengan delapan mode propulsi hybrid yang secara otomatis mengatur penggunaan mesin bensin dan motor listrik berdasarkan kondisi berkendara.
Fitur Kabin dan Teknologi
Beralih ke bagian interior, Xforce HEV mendapatkan sejumlah fitur yang membuatnya berbeda dari Xforce bermesin konvensional.
Salah satunya panoramic glass roof yang memberikan kesan kabin lebih lapang. Sistem infotainment juga menggunakan layar 12,3 inci yang dapat menampilkan informasi Energy Flow.
Pengemudi bisa melihat bagaimana tenaga disalurkan antara mesin bensin, motor listrik, dan baterai.
MG ZS Hybrid+ mengusung desain kabin yang lebih sporty. Salah satu cirinya terlihat pada penggunaan setir tiga palang serta tuas transmisi bergaya jet wing.
Kelengkapan keselamatan juga menjadi salah satu daya tarik ZS Hybrid+. SUV ini dibekali 15 fitur ADAS dan tujuh airbag. MG juga menyebut model tersebut telah memperoleh rating keselamatan lima bintang dari ANCAP.
Adu Karakter SUV
Perbedaan pendekatan kedua model juga terlihat dari desain eksterior.
Xforce HEV masih membawa bahasa desain Dynamic Shield khas Mitsubishi. Beberapa detail khusus diberikan untuk membedakan versi hybrid, termasuk emblem HEV, aksen gril, pelek 18 inci, roof garnish, serta lampu belakang beraksen clear smoke.
MG ZS Hybrid+ tampil lebih modern dan sporty. Lekukan bodinya dibuat tegas, sementara desain keseluruhan memberikan kesan SUV perkotaan yang lebih elegan.
Dari karakter tersebut, Xforce HEV terlihat lebih kuat membawa identitas SUV Mitsubishi, sedangkan ZS Hybrid+ bermain pada desain yang lebih modern dan bergaya Eropa.
Mitsubishi Xforce HEV vs MG ZS Hybrid+, Mana yang Menarik?
Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+ menyasar konsumen yang sama-sama mencari SUV elektrifikasi, tetapi menawarkan daya tarik berbeda.
MG ZS Hybrid+ unggul dari sisi harga, sebab banderol Rp299 jutaan membuatnya lebih mudah dijangkau. Fitur ADAS, tujuh airbag, serta sistem hybrid 1.5 liter juga menjadi nilai tambah.
Sementara itu, Mitsubishi Xforce HEV menawarkan posisi yang lebih premium. Sistem hybrid, motor listrik bertorsi 255 Nm, tujuh mode berkendara, panoramic glass roof, serta karakter SUV khas Mitsubishi menjadi daya tarik utamanya.
Bagi konsumen yang mengutamakan harga dan kelengkapan fitur, MG ZS Hybrid+ bisa menjadi pilihan menarik. Sebaliknya, Xforce HEV lebih cocok bagi pembeli yang mencari SUV hybrid berkarakter lebih premium dan menawarkan pilihan mode berkendara lebih beragam.
Sebelum menentukan pilihan, konsumen juga perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan harian, karakter berkendara, serta biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Nah, itu dia perbandingan Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+ dari harga, performa, hingga fitur yang ditawarkan. Jika masih bingung menentukan SUV hybrid yang sesuai kebutuhan, cek pilihan mobil baru dan bekas di Moladin, lengkap dengan informasi harga serta simulasi pembiayaan yang bisa disesuaikan.



