Toyota HiAce 2026 resmi mendapatkan pembaruan besar di Jepang setelah lebih dari dua dekade tanpa pergantian generasi signifikan.
Van legendaris ini pertama kali hadir di Jepang pada awal 2000-an dan hingga kini masih mempertahankan format cabover yang khas.
Meski usianya telah mencapai 22 tahun sejak pertama kali mengaspal, Toyota tetap mempertahankan karakter utama HiAce sebagai kendaraan komersial andal.
Penyegaran kali ini disebut sebagai yang paling komprehensif sejak terakhir dilakukan pada 2013. Fokus pembaruan diarahkan pada kenyamanan pengemudi, teknologi interior, serta fitur keselamatan.
Pembaruan Terbesar dalam Satu Dekade Terakhir

Toyota secara resmi menyegarkan HiAce untuk model tahun 2026 dengan fokus pada interior, teknologi, dan fitur keselamatan.
Pembaruan ini dilakukan tanpa mengorbankan konsep dasar yang sudah terbukti fungsional selama bertahun-tahun.
Di Jepang, HiAce dikenal sebagai kendaraan serbaguna yang digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari distribusi barang, kendaraan niaga, hingga transportasi penumpang.
Oleh karena itu, Toyota memilih pendekatan evolusioner, bukan revolusioner.
Desain Eksterior Tetap Ikonik dan Fungsional
Secara tampilan luar, Toyota HiAce 2026 masih mempertahankan desain cabover khas yang menjadi ciri utama sejak awal.
Bentuk ini dinilai paling ideal untuk jalanan perkotaan yang sempit sekaligus memaksimalkan ruang kabin dan kargo.
Perubahan hanya hadir secara minimalis, terutama pada sektor pencahayaan.
Lampu depan kini menggunakan grafis Bi-Beam LED terbaru yang memberikan tampilan lebih segar sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara malam hari.
Pendekatan desain ini menunjukkan Toyota lebih mengutamakan fungsi dan efisiensi dibanding sekadar perubahan visual agresif.
Interior Lebih Modern dan Berorientasi Pengemudi

Perubahan paling signifikan justru terasa di dalam kabin. Toyota menyadari bahwa pengemudi kendaraan komersial kini membutuhkan kenyamanan setara mobil penumpang.
Panel instrumen analog lama resmi digantikan layar digital berukuran 7 inci yang menampilkan informasi berkendara secara lebih jelas dan modern.
Selain itu, seluruh varian Toyota HiAce 2026 dibekali dengan head unit layar sentuh 8 inci sebagai standar.
Layar tersebut berfungsi sebagai pusat hiburan, navigasi, sekaligus monitor untuk fitur Panoramic View Monitor yang menyajikan tampilan 360 derajat di sekitar kendaraan.
Pada varian tertinggi seperti Super GL, fitur penghangat kursi depan juga sudah menjadi perlengkapan standar.
Fitur Keselamatan Melompat Jauh
Meski masih menggunakan sasis ladder-frame yang telah digunakan selama dua dekade, sektor keselamatan mengalami peningkatan signifikan.
Toyota membekali HiAce terbaru dengan paket Toyota Safety Sense generasi terbaru.
Fitur keselamatan aktif yang disematkan meliputi Radar Cruise Control dengan Curve Speed Control, Lane Change Assist, Road Sign Assist, serta sistem Pre-Crash Safety dengan kemampuan deteksi yang lebih luas.
Kehadiran fitur ini membuat HiAce semakin aman digunakan dalam berbagai kondisi operasional.
Mesin Dipertahankan, Fokus ke Keandalan

Di balik kap mesin, Toyota tidak melakukan perubahan besar. HiAce terbaru tetap mengandalkan dua pilihan mesin yang sudah teruji.
Mesin bensin 4 silinder 2.0 liter menghasilkan tenaga sekitar 158 dk dengan torsi 182 Nm, sementara mesin diesel 2.8 liter menawarkan tenaga 149 dk dengan torsi puncak 300 Nm.
Kedua mesin dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan dan tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang maupun empat roda (4WD).
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Toyota lebih memprioritaskan keandalan dan efisiensi biaya operasional, dua faktor penting bagi pengguna kendaraan niaga.
Opsi Kustomisasi untuk Berbagai Kebutuhan
Menariknya, Toyota juga membuka ruang personalisasi lewat lini aksesori resmi Modellista dan GR Parts.
Konsumen bisa memilih tema Overland untuk tampilan petualang, atau Craft Man yang dirancang khusus dengan rak peralatan fungsional bagi pekerja konstruksi dan teknisi lapangan.
Langkah ini memperkuat posisi HiAce sebagai kendaraan serbaguna yang bisa disesuaikan dengan berbagai kebutuhan bisnis maupun gaya hidup.
Jadwal Rilis dan Harga Toyota HiAce 2026 di Jepang

Toyota HiAce versi terbaru dijadwalkan meluncur di Jepang pada 2 Februari 2026. Model ini tetap ditawarkan dalam konfigurasi van, wagon, dan komuter untuk menjangkau segmen pengguna yang luas.
Harga dibuka mulai 2.860.000 yen untuk varian bensin DX, hingga 4.683.800 yen untuk varian diesel tertinggi Super GL Dark Prime II.
Jika dikonversi, banderol tersebut setara kisaran Rp300 jutaan hingga Rp500 jutaan, tergantung varian dan spesifikasi.
Peluang Masuk Indonesia
Melihat posisi HiAce sebagai kendaraan niaga populer di Indonesia, peluang kehadiran versi terbaru cukup terbuka.
Namun, keputusan masuknya Toyota HiAce 2026 ke Tanah Air sangat bergantung pada kebutuhan pasar serta penyesuaian regulasi lokal.
Jika Toyota Indonesia memutuskan membawa model ini, peningkatan fitur keselamatan dan kenyamanan berpotensi menjadi nilai jual utama, terutama bagi sektor pariwisata dan transportasi premium.
Penyegaran yang diterima Toyota HiAce 2026 membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap relevan di industri otomotif.
Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!


