Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan mesin 1.5 liter dengan teknologi SHVS atau mild hybrid. Sistem ini membantu kerja mesin pada kondisi tertentu sehingga penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien.
Ertiga Hybrid cocok untuk keluarga yang membutuhkan MPV 7 penumpang dengan teknologi elektrifikasi tanpa harus beralih ke full hybrid.
9. Nissan Kicks e-Power
Berbeda dari hybrid biasa, Nissan Kicks e-Power menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensinnya berfungsi menghasilkan listrik.
Karakter tersebut membuat sensasi berkendaranya lebih mirip mobil listrik, tetapi pengisian energinya tetap menggunakan BBM.
10. Suzuki Ignis
Suzuki Ignis bisa dipertimbangkan jika kamu mencari mobil Jepang irit dalam kondisi bekas. Mesin 1.2 liter dan bodinya yang ringkas membuat Ignis cocok untuk penggunaan di perkotaan.
Karena sudah tidak menjadi model baru Suzuki saat ini, pencariannya lebih relevan dilakukan di pasar mobil bekas.
11. Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander memang bukan LCGC, tetapi untuk ukuran MPV 7 penumpang, konsumsi BBM-nya masih cukup menarik. Mesin 1.5 liter MIVEC dan transmisi CVT pada varian tertentu membuatnya cocok untuk penggunaan keluarga.
Kelebihan utamanya adalah kabin lega dan kenyamanan, sehingga lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan mobil keluarga.
12. Honda City Hatchback RS
Bagi yang ingin mobil lebih sporty tetapi tetap memerhatikan konsumsi BBM, Honda City Hatchback RS bisa menjadi pilihan. Mesin 1.5 liter i-VTEC memberikan performa yang lebih bertenaga dibandingkan city car.
Mobil ini cocok untuk pengguna yang menginginkan hatchback dengan karakter berkendara lebih sporty untuk penggunaan sehari-hari.
| Mobil | Mesin | Gambaran konsumsi BBM | Kisaran harga |
|---|---|---|---|
| Toyota Yaris Cross Hybrid | 1.5L Hybrid | Hingga 31 km/l | Rp400 jutaan |
| Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid | 2.0L Hybrid | Sekitar 20 km/l atau lebih* | Rp475–629 jutaan |
| Toyota Corolla Cross Hybrid | 1.8L Hybrid | Efisien untuk SUV | Rp500 jutaan |
| Honda Brio Satya | 1.2L | Sekitar 18–20 km/l* | Rp170–206 jutaan |
| Toyota Agya | 1.2L | Sekitar 20 km/l* | Rp174–201 jutaan |
| Daihatsu Ayla | 1.0L/1.2L | Efisien untuk harian | Rp150–200 jutaan |
| Daihatsu Sigra | 1.0L/1.2L | Efisien untuk keluarga | Rp140–180 jutaan |
| Suzuki Ertiga Hybrid | 1.5L + SHVS | Efisien untuk MPV | Rp250–300 jutaan |
| Nissan Kicks e-Power | 1.2L + motor listrik | Efisien untuk perkotaan | Rp522 jutaan |
| Suzuki Ignis | 1.2L | Sekitar 18–20 km/l* | Pasar bekas |
| Mitsubishi Xpander | 1.5L | Relatif efisien untuk MPV | Rp300 jutaan |
| Honda City Hatchback RS | 1.5L | Efisien untuk hatchback | Rp380 jutaan |
Catatan: Hasil konsumsi BBM aktual bisa berbeda tergantung kondisi jalan, beban, tekanan ban, penggunaan AC, dan gaya berkendara. Harga juga dapat berubah berdasarkan varian dan wilayah.
Tips Membeli Mobil Jepang Paling Irit Bensin
Jangan hanya melihat angka konsumsi BBM ketika memilih mobil. Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan:
1. Sesuaikan dengan kebutuhan
City car cocok untuk penggunaan perkotaan, sedangkan MPV lebih tepat untuk keluarga.
2. Jangan terpaku pada angka konsumsi BBM
Hasil aktual bisa berbeda karena kondisi jalan, gaya berkendara, beban, dan penggunaan AC.
3. Periksa kondisi mobil bekas
Cek mesin, transmisi, kaki-kaki, kilometer, riwayat servis, dokumen, serta indikasi bekas tabrak atau banjir. Jika kurang memahami kondisi mobil, kamu bisa memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas MoInspeksi dari Moladin sebelum membeli.
4. Perhatikan biaya perawatan
Mobil yang irit BBM belum tentu murah dirawat. Cek harga servis, suku cadang, ban, dan pajak.
5. Hitung biaya kepemilikan
Pertimbangkan bukan hanya BBM, tetapi juga servis rutin dan kebutuhan perawatan dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Pilihan mobil Jepang paling irit bensin cukup beragam, mulai dari Honda Brio Satya, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla yang praktis untuk perkotaan, hingga Toyota Yaris Cross Hybrid dan Kijang Innova Zenix Hybrid yang menawarkan teknologi elektrifikasi.
Pada akhirnya, mobil paling irit belum tentu menjadi pilihan yang paling sesuai untuk semua orang. Pertimbangkan kebutuhan, jumlah penumpang, rute harian, biaya perawatan, dan kondisi unit jika membeli mobil bekas agar pilihan yang didapat tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Ikuti informasi terbaru seputar dunia otomotif di Moladin untuk mendapatkan informasi mobil baru, mobil bekas, tips perawatan, dan berbagai kabar otomotif lainnya.



