Performa tersebut memperlihatkan bahwa pasar mobil listrik dengan harga lebih terjangkau semakin kompetitif. EX2 bisa menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang mencari EV ringkas untuk aktivitas sehari-hari.
4. BYD M6 – 6.015 Unit
Berbeda dari tiga model sebelumnya, BYD M6 bermain di segmen MPV listrik. Penjualannya mencapai 6.015 unit.
Kehadiran M6 menjadi bukti bahwa mobil listrik mulai masuk ke kebutuhan keluarga Indonesia. Kabin yang lebih lega membuatnya lebih relevan untuk perjalanan bersama keluarga dibanding city car listrik.
5. BYD Sealion 7 – 4.176 Unit
Melengkapi lima besar, ada BYD Sealion 7 dengan 4.176 unit. SUV coupe listrik ini menyasar konsumen yang menginginkan desain lebih sporty sekaligus performa dan teknologi yang lebih premium.
Meski penjualan bulanannya cenderung menurun belakangan, Sealion 7 tetap menunjukkan bahwa pasar SUV listrik premium di Indonesia punya peminat.
BYD Masih Jadi Merek Mobil Listrik Terlaris
Jika dihitung berdasarkan merek, BYD masih memimpin. Gabungan penjualan Atto 1, Atto 3, Dolphin, M6, Seal, Sealion 7, hingga E6 diperkirakan mencapai lebih dari 26.500 unit sepanjang Januari-Juli 2026.
Data ini menunjukkan persaingan EV di Indonesia semakin menarik. Konsumen kini punya lebih banyak pilihan, sementara produsen berlomba menghadirkan mobil listrik dengan harga, fitur, dan produksi lokal yang semakin kompetitif.
Buat kamu yang sedang mencari mobil listrik baru, jangan hanya melihat angka penjualan. Pertimbangkan juga kebutuhan harian, ukuran kabin, jaringan layanan, kemudahan perawatan, hingga nilai jual kembali.
Untuk melihat informasi dan pilihan mobil baru lainnya, kamu bisa cek berbagai ulasan dan update otomotif terbaru di Moladin.



