Mobil Listrik

6 Mobil Listrik untuk Angkut Barang, Cocok untuk Usaha dan UMKM

  • 127 Views
mobil listrik untuk angkut barang - Moladin
Foto: Otomotif Kompas

Daftar Isi

Mobil listrik untuk angkut barang mulai dilirik pelaku usaha yang ingin menekan biaya operasional sekaligus menunjang kebutuhan distribusi. Pilihannya pun semakin beragam, mulai dari blind van untuk pengiriman paket, kendaraan niaga dengan bak terbuka, hingga truk listrik ringan untuk membawa muatan lebih besar.

Namun, memilih kendaraan niaga listrik tidak cukup hanya melihat harga dan jarak tempuh. Kamu juga perlu mempertimbangkan kapasitas angkut, durasi pengisian baterai, ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta layanan purnajual agar kendaraan bisa menunjang operasional bisnis secara optimal.

Apakah Mobil Listrik Cocok untuk Angkut Barang?

Mobil listrik cocok untuk angkut barang, terutama bagi usaha yang memiliki pengiriman rutin dengan jarak harian yang terukur. Dibanding kendaraan berbahan bakar bensin atau solar, biaya energi berpotensi lebih hemat dan perawatannya juga lebih sederhana karena tidak memerlukan oli mesin, busi, maupun sistem pembuangan.

Selain itu, banyak mobil listrik niaga yang menawarkan jarak tempuh 250–400 km dalam sekali pengisian, lengkap dengan fitur fast charging agar kendaraan bisa kembali beroperasi lebih cepat.

Pilihan bodinya pun beragam, mulai dari blind van, bak terbuka, hingga boks kargo yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, seperti distribusi paket, barang dagangan, atau operasional UMKM. Meski begitu, sebelum memilih mobil listrik untuk angkut barang, kamu tetap perlu mempertimbangkan kapasitas muatan, jarak tempuh aktual, serta ketersediaan fasilitas pengisian daya di sepanjang rute operasional.

6 Rekomendasi Mobil Listrik untuk Angkut Barang

rekomendasi mobil listrik untuk angkut barang - Moladin
Foto: Autofun

Ada beberapa kendaraan niaga listrik yang bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan distribusi, logistik, dan usaha skala UMKM. Berikut enam pilihan yang bisa kamu pertimbangkan:

1. Wuling Mitra EV

Wuling Mitra EV tersedia dalam konfigurasi Blind Van dan MiniBus. Untuk kebutuhan pengangkutan barang, varian Blind Van menawarkan ruang kargo hingga 6,5 m³ serta pintu geser di kedua sisi dan pintu belakang model barn door yang memudahkan akses bongkar-muat.

Spesifikasi utamanya meliputi:

  • Motor listrik: daya hingga 75 kW dan torsi 180 Nm.
  • Pilihan baterai: LFP 41,9 kWh dan 56,2 kWh.
  • Jarak tempuh klaim: hingga 300 km untuk Long Range dan 400 km untuk Premium Range.
  • Pengisian cepat: 30–80% sekitar 30 menit.

Pilihan varian dan harga Wuling Mitra EV berdasarkan informasi harga Jakarta yang berlaku sejak 1 Januari 2026 adalah sebagai berikut.

VarianHarga
Blind Van Long RangeRp328 juta
Blind Van Premium RangeRp358 juta
MiniBus Long RangeRp348 juta
MiniBus Premium RangeRp378 juta

Varian Blind Van lebih relevan untuk pengiriman paket, barang dagangan, dan kebutuhan distribusi. Sementara itu, MiniBus bisa dipertimbangkan untuk usaha yang membutuhkan konfigurasi angkut penumpang atau operasional multifungsi sesuai kebutuhan.

Wuling Mitra EV Lihat Detail

2. Mitsubishi L100 EV

Mitsubishi L100 EV merupakan kendaraan niaga listrik berkonfigurasi dua tempat duduk dengan ruang kargo tertutup. Dimensinya yang compact membuatnya layak dipertimbangkan untuk pengiriman barang di kawasan perkotaan, termasuk jalan yang relatif sempit.

Spesifikasi yang perlu diketahui antara lain:

Content 4
  • Kapasitas baterai: 20,1 kWh.
  • Jarak tempuh klaim: hingga 180 km.
  • Daya angkut: hingga 425 kg.
  • Pengisian normal: sekitar 7,5 jam.
  • Fast charging: hingga 80% sekitar 42 menit.

Harga Mitsubishi L100 EV tercatat sekitar Rp323,3 juta OTR Jabodetabek.

Kendaraan ini dapat dipertimbangkan untuk usaha yang mengutamakan pengiriman dalam kota dengan muatan relatif ringan. Namun, kapasitas angkut dan jarak tempuhnya perlu disesuaikan dengan jumlah pengiriman harian.

Mitsubishi L100 Lihat Detail

3. DFSK Gelora E BlindVan

DFSK Gelora E BlindVan menawarkan ruang kargo berkapasitas hingga 4,8 m³ dengan daya angkut mencapai 1.100 kg. Kombinasi tersebut bisa menunjang distribusi paket, barang dagangan, maupun perlengkapan usaha yang membutuhkan ruang tertutup.

Berikut spesifikasi utamanya:

  • Daya maksimum: 60 kW.
  • Torsi maksimum: 200 Nm.
  • Kapasitas baterai: 42 kWh.
  • Jarak tempuh klaim: hingga 300 km.
  • Pengisian cepat: 20–80% sekitar 80 menit.

Harga DFSK Gelora E BlindVan tercatat Rp360 juta OTR Jakarta.

Dibandingkan kendaraan dengan ruang kargo lebih kecil, Gelora E menawarkan kapasitas muatan yang cukup besar untuk kebutuhan distribusi rutin. Model ini bisa masuk pertimbangan bagi pelaku usaha yang membutuhkan blind van untuk membawa barang dalam jumlah lebih banyak.

DFSK Gelora E Lihat Detail

4. Farizon V8E Cargo Van

Farizon V8E Cargo Van merupakan salah satu kendaraan niaga listrik yang diperkenalkan di Indonesia pada GIIAS 2026. Model ini ditujukan untuk kebutuhan pengangkutan barang dengan rute distribusi yang membutuhkan jarak tempuh panjang.

Spesifikasi dan fitur yang disorot meliputi:

  • Daya motor listrik: 90 kW.
  • Kapasitas baterai: 65 kWh.
  • Jarak tempuh klaim: hingga 428 km.
  • Fast charging: mendukung pengisian DC hingga 100 kW.
  • Fitur pendukung: panel instrumen digital dan kamera mundur HD.

Harga Farizon V8E Cargo Van tercatat Rp425 juta OTR Jakarta saat diperkenalkan pada GIIAS 2026.

Dengan jarak tempuh klaim tersebut, V8E bisa dipertimbangkan oleh perusahaan logistik atau bisnis yang membutuhkan kendaraan untuk beberapa titik pengiriman dalam sehari. Meski demikian, periksa kapasitas muatan dan jarak tempuh aktual sesuai konfigurasi unit yang akan dibeli.

Farizon V8E Lihat Detail

5. Farizon F3E Super Cargo

Jika kebutuhan bisnis lebih berfokus pada daya angkut besar, Farizon F3E Super Cargo bisa menjadi alternatif. Kendaraan niaga listrik ini memiliki konfigurasi truk ringan dengan pilihan penggunaan bak atau boks hingga 12 m³, sesuai kebutuhan pengangkutan barang.

Spesifikasi utamanya meliputi:

Content 4
  • Kapasitas baterai: 72,82 kWh.
  • Daya motor maksimum: 72,82 kW.
  • Torsi maksimum: 260 Nm.
  • Jarak tempuh klaim: sekitar 410–430 km, bergantung pada data spesifikasi yang digunakan.
  • Pengisian cepat: mendukung fast charging 100 kW.
  • Kapasitas angkut: hingga 2 ton menurut informasi produk yang diberikan.

Harga Farizon F3E Super Cargo tercatat Rp475 juta OTR Jabodetabek.

Kapasitas angkutnya dapat dipertimbangkan untuk distribusi barang dagangan dalam jumlah besar atau kebutuhan logistik yang memerlukan bak maupun boks. Sebelum membeli, pastikan konfigurasi kendaraan dan batas muatan sesuai dengan jenis barang yang akan diangkut.

6. Foton e-Truckmate

Foton e-Truckmate ditawarkan dengan beberapa konfigurasi, yaitu cargo box, pick-up, dan blind van. Pilihan bodi ini memberi fleksibilitas bagi pelaku usaha yang memiliki kebutuhan pengiriman berbeda-beda.

Spesifikasi yang tersedia mencakup:

  • Daya motor maksimum: 60 kW.
  • Torsi maksimum: 220 Nm.
  • Kapasitas baterai: 38,64 kWh.
  • Jarak tempuh: sekitar 220–250 km berdasarkan data yang diberikan.
  • Daya angkut: hingga 1.020 kg menurut informasi produk Foton Indonesia.
  • Pengisian daya: mendukung AC dan DC.

Harga Foton e-Truckmate dalam data yang diberikan adalah Rp385 juta. Sebagai pembanding, situs Foton Indonesia mencantumkan harga mulai Rp371,85 juta, sehingga harga akhir perlu dikonfirmasi ke dealer sesuai konfigurasi dan wilayah pembelian.

Model ini bisa dipertimbangkan untuk distribusi perkotaan yang membutuhkan kendaraan dengan konfigurasi bodi fleksibel.

Cara Memilih Mobil Listrik untuk Angkut Barang

Sebelum membeli kendaraan niaga listrik, hitung kebutuhan operasional bisnis secara menyeluruh. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

1. Sesuaikan kapasitas muatan dengan jenis barang

Pengiriman paket membutuhkan ruang kargo yang berbeda dari distribusi bahan bangunan atau barang berukuran besar. Periksa volume ruang kargo sekaligus batas berat muatan kendaraan.

2. Pilih bentuk kendaraan yang sesuai

Blind van cocok untuk barang yang perlu terlindung di ruang tertutup, sedangkan pick-up atau bak terbuka bisa dipertimbangkan untuk barang berukuran besar yang lebih mudah dimuat dari sisi atas.

3. Hitung jarak tempuh harian

Jumlahkan jarak dari gudang ke setiap titik pengiriman hingga kendaraan kembali ke lokasi usaha. Sisakan cadangan baterai untuk menghadapi kemacetan, perubahan rute, dan tambahan muatan.

4. Periksa durasi pengisian daya

Bandingkan waktu pengisian AC dan DC sesuai kemampuan kendaraan. Jika armada perlu melakukan beberapa perjalanan setiap hari, dukungan fast charging bisa membantu mengurangi waktu kendaraan tidak beroperasi.

5. Pastikan akses pengisian daya tersedia

Jika kendaraan selalu kembali ke gudang, pemasangan pengisi daya di lokasi usaha dapat menjadi pilihan. Untuk distribusi jarak jauh, periksa keberadaan SPKLU di sepanjang rute.

Content 4

Kesimpulan

Mobil listrik untuk angkut barang tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari Mitsubishi L100 EV untuk pengiriman bermuatan ringan, Wuling Mitra EV dan DFSK Gelora E BlindVan untuk distribusi dengan ruang kargo tertutup, hingga Farizon F3E Super Cargo untuk kebutuhan daya angkut yang lebih besar. Foton e-Truckmate dan Farizon V8E Cargo Van juga bisa dipertimbangkan sesuai jarak tempuh, konfigurasi bodi, dan kebutuhan bisnis.

Sebelum membeli, bandingkan harga, kapasitas angkut, jarak tempuh aktual, waktu pengisian daya, serta garansi baterai. Pastikan pula biaya operasional secara keseluruhan sesuai dengan anggaran usaha agar kendaraan yang dipilih benar-benar mendukung produktivitas bisnis.

Ikuti informasi terbaru seputar mobil listrik, kendaraan niaga, dan tips otomotif lainnya di Moladin.

Untuk Driver Online
Program Mobil Sewaan jadi Hak Milik by Moladin

Mobil Sewaan jadi Hak Milik untuk untuk Driver Online yang Siap Naik Kelas

FREE Asuransi All Risk*
Diskon Charge 50%
Mobil Diganti Saat Perbaikan*
Lihat Penawaran
Artikel Mobil Listrik
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Mobil Listrik
Seedbacklink