Panduan & Review

7 Mobil Pajak Murah Irit Bensin, Pilihan Terbaik 2026

  • 16 Views
mobil pajak murah

Daftar Isi

Memiliki mobil dengan pajak tahunan yang terjangkau sekaligus konsumsi bahan bakar yang hemat menjadi pertimbangan banyak pengguna kendaraan di Indonesia. Kombinasi tersebut membantu menekan biaya operasional, terutama bagi kamu yang menggunakan mobil untuk aktivitas harian.

Saat ini terdapat beberapa pilihan mobil yang dikenal memiliki pajak relatif murah dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Berikut rekomendasi 7 mobil pajak murah dan irit bensin yang bisa menjadi referensi jika kamu sedang mencari kendaraan di tahun 2026.

Daftar Mobil Pajak Murah Irit Bensin

Berikut daftar mobil pajak murah irit bensin yang bisa jadi pilihanmu, Moladiners.

1. Toyota Agya

agya gray

Toyota Agya menjadi salah satu city car paling populer di Indonesia karena menawarkan kombinasi harga yang terjangkau dengan biaya kepemilikan yang ringan. Untuk unit bekas model 2017-2022, kisaran harganya berada di Rp120 juta sampai Rp180 jutaan, sedangkan versi barunya biasanya di atas Rp170 juta. Harga yang rendah ini membuat Agya mudah dijangkau oleh pembeli pertama atau pengguna yang ingin mobil kedua di keluarga.

Salah satu keuntungan utama Agya adalah pajak tahunan yang tergolong ringan, umumnya sekitar Rp1,5 juta sampai Rp4 juta tergantung tahun pembuatan dan wilayah domisili. Pajak yang ringan ini berasal dari kapasitas mesin yang kecil (1.0-1.2 liter) serta status mobil LCGC (Low Cost Green Car), sehingga biaya rutin tidak membebani dompet.

Dari sisi konsumsi bensin, Toyota Agya dikenal irit BBM karena mesin yang kecil dan bobot kendaraan ringan. Pada penggunaan sehari-hari di kota, Agya sering mencatat angka konsumsi di kisaran 15-20 km/l, bahkan lebih irit jika teratur servis. Itulah sebabnya banyak orang memilih Agya bukan hanya karena pajaknya murah, tetapi juga hemat dalam penggunaan bahan bakar.

2. Daihatsu Ayla

ayla 2018 - Moladin

Daihatsu Ayla adalah “saudara” dari Toyota Agya yang juga masuk dalam kategori LCGC. Unit bekas Ayla 2017-2022 umumnya dijual pada kisaran Rp110 juta hingga Rp170 juta, membuatnya menjadi pilihan yang sangat bersahabat bagi anggaran terbatas. Versi terbaru atau tipe tertinggi biasanya ada sedikit perbedaan harga tergantung fitur dan kondisi unit.

Ketika berbicara soal kepemilikan, Ayla punya pajak tahunan yang termasuk salah satu termurah di Indonesia, yakni sekitar Rp1,2 juta sampai Rp2,7 juta per tahun. Pajak ini mencerminkan kapasitas mesin yang kecil serta nilai jual kendaraan yang terjangkau, sehingga biaya bulanan atau tahunan untuk mobil ini relatif rendah.

Ayla juga dikenal sebagai salah satu mobil yang sangat irit bensin, karena mesin 1.0-1.2 liter miliknya bisa mencapai konsumsi di kisaran 15-22 km/l di rute dalam kota. Efisiensi ini membuat Ayla cocok bagi pengguna yang fokus pada biaya operasional minimal tanpa harus mengorbankan kenyamanan dasar saat berkendara.

3. Honda Brio Satya

honda brio 2025 - Moladin

Honda Brio Satya hadir sebagai hatchback kompak yang punya kesan sporty meskipun masih mengutamakan efisiensi. Untuk unit bekas 2020-2022, harga umumnya berkisar antara Rp140 juta sampai Rp220 jutaan tergantung tipe, tahun, dan kondisi unit. Brio Satya tergolong model yang banyak dicari di pasar bekas karena nilai jualnya tetap stabil.

Dari sisi pajak, HR-V menempatkan dirinya di kisaran ±Rp2,7 juta sampai Rp3,2 juta per tahun untuk Brio Satya. Pajak ini masih tergolong bersahabat untuk segmen hatchback dan sebanding dengan kapasitas mesinnya yang 1.2 liter. Besaran pajak juga dipengaruhi nilai jual kendaraan yang umumnya berada pada kelas menengah-bawah di pasaran.

Brio Satya dikenal irit bensin berkat mesin 1.2 liter SOHC i-VTEC yang fokus kepada efisiensi, terutama di penggunaan harian. Angka konsumsi BBM pada rute dalam kota sering menunjukkan ±15-18 km/l dan bisa lebih hemat jika berkendara konstan di jalan tol. Kombinasi efisiensi, handling lincah, dan biaya pajak yang moderat membuat Brio Satya tetap jadi pilihan yang solid di segmen ini.

4. Suzuki Ignis

ignis 1 e42b

Suzuki Ignis tampil beda dengan desain yang lebih unik di antara city car lain. Unit bekas Ignis 2017-2022 umumnya dipasarkan di kisaran Rp130 juta hingga Rp200 jutaan, tergantung varian dan kondisi mobil. Harganya sebanding dengan karakter yang tidak biasa serta nilai fun-to-drive yang ditawarkan.

Pajak tahunan Ignis biasanya berada di kisaran ±Rp2,5 juta sampai Rp3,5 juta, tergantung wilayah dan tahun pembuatan mobil. Meskipun sedikit lebih tinggi dibanding LCGC murni, angka ini masih bersahabat untuk sebuah city car berdesain crossover yang punya fitur lebih lengkap di kelasnya.

Dari sisi konsumsi bensin, Ignis dikenal cukup irit dengan mesin 1.2 liter, terutama jika dikendarai dalam kondisi normal. Banyak pengguna melaporkan konsumsi rata-rata di kisaran ±14-18 km/l dalam penggunaan harian. Bobotnya yang ringan membantu menjaga efisiensi bahan bakar tetap optimal tanpa mengorbankan tenaga di kota.

5. Toyota Calya

toyota calya color 918913

Toyota Calya adalah MPV LCGC 7-penumpang yang menawarkan kapasitas kabin lebih besar tanpa menjadikan biaya operasional terlalu berat. Harga bekas 2018-2022 umumnya di kisaran Rp150 juta hingga Rp230 jutaan, bergantung tahun dan trim unit.

Dari sisi pajak, Calya termasuk yang ramah di kantong untuk kategori MPV, dengan angka ±Rp2 juta sampai Rp2,7 juta per tahun pada banyak unit bekas. Pajak ini masih terjangkau untuk mobil keluarga dengan kapasitas 7 orang.

Calya juga dikenal irit bensin untuk ukuran MPV, khususnya pada perjalanan dalam kota. Konsumsi BBM biasanya berada di sekitar ±12-16 km/l, yang tergolong efisien mengingat ukurannya yang lebih besar dibanding city car. Hal ini membuat Calya ideal untuk keluarga kecil yang tetap ingin hemat dalam jangka panjang.

6. Daihatsu Sigra

nissan gravite vs sigra - Moladin

Daihatsu Sigra merupakan varian kembar dari Calya dengan beberapa perbedaan minor dalam fitur dan interior. Unit bekas 2018-2022 biasanya dijual di kisaran Rp140 juta sampai Rp220 jutaan, sedikit lebih murah pada beberapa penawaran tergantung lokasi dan kondisi unit.

Pajak tahunan Sigra berada pada level yang sama dengan Calya, yakni ±Rp2 juta sampai Rp2,7 juta per tahun untuk sebagian besar unit bekas. Pajak mobil ini terbilang wajar mengingat kapasitas kabin yang besar dan penggunaan mesin kecil yang efisien.

Dari segi konsumsi bensin, Sigra sering mencatat angka ±12-15 km/l dalam penggunaan harian. Meski tidak seirit city car murni, efisiensinya tetap cukup baik untuk MPV 7-penumpang, sehingga biaya operasionalnya tetap terkendali.

7. Toyota Yaris

07 B 003 015 007 color

Toyota Yaris berada di segmen hatchback yang sedikit lebih tinggi kelasnya dibanding city car LCGC. Unit bekas Yaris 2018-2022 biasanya dipatok di kisaran Rp180 juta sampai Rp270 jutaan, tergantung tipe, tahun, dan kondisi unit.

Pajak tahunan Yaris umumnya sedikit lebih tinggi karena kapasitas mesin yang lebih besar dan nilai jual yang lebih tinggi, yakni ±Rp2 juta sampai Rp4,5 juta per tahun. Meski begitu angka tersebut tetap masuk akal untuk hatchback pada kelasnya.

Konsumsi bensin Yaris tetap terbilang irit untuk mesin 1.5 liter, dengan rata-rata penggunaan harian sering mencapai ±13-17 km/l. Perpaduan efisiensi bahan bakar, handling yang baik, serta fitur interior yang nyaman membuat Yaris tetap menarik meskipun pajaknya sedikit lebih tinggi dibanding model LCGC.

Untuk mendapatkan informasi harga mobil bekas, tips membeli kendaraan, serta rekomendasi otomotif terbaru lainnya, pantau terus Moladin agar tidak ketinggalan informasi menarik seputar dunia mobil.

Artikel Panduan & Review
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Panduan & Review