Pajak Wuling Cortez menjadi hal penting yang perlu kamu ketahui sebelum membeli MPV medium ini. Wuling Cortez sering jadi pilihan karena harganya kompetitif, kabin luas, dan fitur cukup lengkap, tapi untuk memperkirakan biaya kepemilikan jangka panjang, mengetahui pajak tahunan sangatlah penting.
Di artikel ini, kamu akan menemukan rincian pajak Wuling Cortez terbaru tahun 2026, alasan kenapa tiap varian memiliki tarif berbeda, serta perbandingannya dengan pajak mobil listrik Wuling yang jauh lebih murah.
Sekilas Tentang Wuling Cortez

Wuling Cortez pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2018 dan diposisikan sebagai MPV kelas medium. Mobil ini bersaing langsung dengan Toyota Innova dan Mitsubishi Xpander, namun menawarkan harga yang lebih terjangkau dengan fitur yang cukup melimpah.
Hingga kini, Cortez dikenal dalam beberapa varian mesin, terutama:
- Cortez 1.8 Standard
- Cortez 1.8 Turbo
Perbedaan mesin dan fitur inilah yang nantinya berpengaruh pada besarnya pajak Wuling Cortez tiap varian.
Keunggulan Wuling Cortez
Wuling Cortez menawarkan harga kompetitif di kelas MPV medium dengan kabin luas dan nyaman, ideal untuk keluarga. Mobil ini tersedia dalam varian Standard dan Turbo, sehingga bisa pilih yang irit atau lebih bertenaga sesuai kebutuhan. Fitur-fiturnya lengkap, seperti layar sentuh, AC double blower, ABS + EBD, dan sensor parkir pada varian tertentu. Suspensi empuk membuat perjalanan harian maupun jarak jauh tetap nyaman, sementara biaya perawatan dan spare part relatif terjangkau. Interior Wuling Cortez yang modern, bagasi luas, dan nilai jual kembali yang mulai stabil membuat Cortez pilihan MPV yang praktis dan stylish.
Komponen yang Mempengaruhi Pajak Wuling Cortez

Sebelum masuk ke tabel pajak, kamu perlu tahu bahwa pajak kendaraan bermotor (PKB) dihitung dari beberapa komponen utama, yaitu:
- NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor)
Semakin mahal harga mobil, semakin tinggi pajaknya. - Tarif PKB daerah
Umumnya sekitar 1,5% dari NJKB untuk kendaraan pribadi pertama. - SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)
Biasanya sekitar Rp143.000 per tahun untuk mobil penumpang. - Denda (jika telat bayar)
Jika telat, akan ada tambahan denda dan bunga.
Karena NJKB tiap varian berbeda, maka wajar jika pajak Wuling Cortez juga tidak sama meskipun tahunnya sama.
Daftar Pajak Wuling Cortez Terbaru 2026
Berikut adalah rincian pajak Wuling Cortez terbaru 2026 dari rangkuman sumber terpercaya:
| Tipe Mobil | Pajak (Rp) |
| Cortez 1.8 Standard | 1.795.850 |
| Cortez 1.8 Turbo | 2.230.050 |
| Cortex 1.8 Standard (Varian 2) | 2.083.625 |
| Cortez 1.8 Turbo (Varian 2) | 2.585.625 |
| Cortez 1.8 Standard (Varian 3) | 2.172.950 |
| Cortez 1.8 Turbo (Varian 3) | 2.697.450 |
| Cortex 1.8 Standard (Varian 4) | 2.264.575 |
| Cortez 1.8 Turbo (Varian 4) | 2.811.575 |
| Cortex 1.8 Standard (Varian 5) | 2.359.825 |
| Cortez 1.8 Turbo (Varian 5) | 2.923.825 |
*Nilai pajak dapat berubah setiap tahun tergantung kebijakan daerah dan penyesuaian NJKB.
Kenapa Pajak Wuling Cortez Turbo Lebih Mahal?
Kalau kamu perhatikan, semua varian Cortez 1.8 Turbo selalu punya pajak lebih tinggi dibanding versi Standard. Ini karena:
- Harga jual Turbo lebih mahal
- Fitur lebih lengkap
- Nilai NJKB lebih tinggi
Karena PKB dihitung dari persentase NJKB, otomatis pajak tahunannya juga ikut naik.
Namun, kalau dibandingkan dengan MPV sekelas dari merek lain, pajak Wuling Cortez masih tergolong cukup bersahabat.
Bandingkan dengan Pajak Mobil Listrik Wuling

Sekarang kita bandingkan dengan mobil listrik Wuling seperti Air EV dan BinguoEV.
Mobil listrik mendapatkan insentif pajak berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa kendaraan berbasis baterai hanya dikenakan pajak maksimal 10% dari tarif kendaraan biasa.
Bahkan, menurut keterangan dari laman resmi Wuling Indonesia, di beberapa daerah pajak mobil listrik hanya dikenakan sekitar 0,2% sampai 0,5% dari NJKB, jauh di bawah tarif normal mobil bensin yang sekitar 1,5%.
Contoh Perhitungan Sederhana
Jika NJKB mobil listrik = Rp200 juta, maka:
- Pajak 0,2% → Rp400.000 per tahun
- Pajak 0,5% → Rp1.000.000 per tahun
Bandingkan dengan pajak Wuling Cortez yang bisa mencapai hampir Rp3 juta per tahun untuk varian tertinggi, tentu selisihnya terasa cukup besar.
Jadi, Masih Worth It Pilih Wuling Cortez?
Walaupun pajak Wuling Cortez lebih mahal dibanding mobil listrik, Cortez tetap punya keunggulan yang membuatnya masih relevan, seperti:
- Kabin jauh lebih luas untuk keluarga
- Jarak tempuh tidak terbatas seperti mobil bensin
- Tidak tergantung charging station
- Cocok untuk perjalanan luar kota
Buat kamu yang sering bepergian jauh dan butuh kapasitas besar, biaya pajak sekitar Rp2–3 juta per tahun masih tergolong wajar di kelas MPV medium.
Keuntungan Bayar Pajak Tepat Waktu
- Hindari Denda dan Bunga
Kalau telat, pajak bisa bertambah karena denda dan bunga. Bayar tepat waktu artinya lebih hemat. - Kendaraan Tetap Legal & Aman
Pajak lancar → STNK berlaku → kamu aman dari tilang atau masalah hukum di jalan. - Mempermudah Urusan Administrasi
Misalnya mau balik nama, jual beli, atau perpanjang STNK, semuanya lebih mudah jika pajak terbayar rutin. - Mendukung Pembangunan Daerah
Pajak kendaraan digunakan untuk infrastruktur, jalan, dan layanan publik. Bayar tepat waktu berarti kamu ikut berkontribusi. - Tenang & Tidak Perlu Khawatir
Tidak perlu stres mikirin pajak yang menumpuk atau denda besar.
Tips Menghemat Biaya Pajak Kendaraan
Supaya biaya pajak tidak terasa berat, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:
- Bayar tepat waktu
Hindari denda yang bisa menambah biaya cukup signifikan. - Cek pajak online sebelum jatuh tempo
Sekarang banyak aplikasi SAMSAT online yang memudahkan cek tagihan. - Pertimbangkan varian saat membeli
Jika ingin pajak lebih ringan, varian Standard bisa jadi pilihan. - Manfaatkan program pemutihan (jika ada)
Beberapa daerah rutin mengadakan penghapusan denda pajak.
Kunjungi Moladin.com sekarang dan temukan panduan otomotif terlengkap untuk bantu kamu mengambil keputusan yang paling tepat!


