Persaingan SUV listrik di Indonesia berpotensi semakin menarik dengan kehadiran BYD Atto 2 yang disiapkan untuk pasar Tanah Air.
Model ini berpeluang menjadi alternatif Jaecoo J5 EV, terutama bagi konsumen yang mencari mobil listrik lima penumpang untuk kebutuhan harian.
Perbandingan BYD Atto 2 vs Jaecoo J5 EV mencakup dimensi, performa motor listrik, kapasitas baterai, jarak tempuh, hingga fitur kabin. Namun, spesifikasi Atto 2 yang akan dipasarkan di Indonesia masih menunggu pengumuman resmi BYD.
Dimensi BYD Atto 2 vs Jaecoo J5 EV
Dari segi ukuran, Jaecoo J5 EV memiliki bodi lebih panjang dan lebar, sedangkan BYD Atto 2 unggul dalam hal tinggi kendaraan.
Perbedaan ini bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memperhatikan proporsi bodi dan kebutuhan ruang kabin.
| Spesifikasi | BYD Atto 2 | Jaecoo J5 EV |
|---|---|---|
| Panjang | 4.310 mm | 4.380 mm |
| Lebar | 1.830 mm | 1.860 mm |
| Tinggi | 1.675 mm | 1.650 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.620 mm | Belum dicantumkan |
Jaecoo J5 EV lebih panjang 70 mm dan lebih lebar 30 mm dibandingkan Atto 2. Sebaliknya, Atto 2 lebih tinggi 25 mm, meski dimensi saja belum cukup untuk menentukan kelapangan kabin karena desain interior juga berpengaruh.
Performa Motor Listrik, Jaecoo J5 EV Lebih Bertenaga
Berdasarkan spesifikasi yang tersedia, Jaecoo J5 EV menawarkan tenaga dan torsi lebih besar dibandingkan BYD Atto 2 versi terbaru dengan motor 70 kW. Kedua mobil sama-sama menggunakan satu motor listrik, tetapi kemampuan performanya berbeda cukup jauh.
| Spesifikasi | BYD Atto 2 | Jaecoo J5 EV |
|---|---|---|
| Tenaga maksimum | 70 kW (94 hp) | 150 kW (201 dk) |
| Torsi maksimum | 180 Nm | 340 Nm |
| Konfigurasi motor | Satu motor listrik depan | Satu motor listrik |
Jaecoo J5 EV memiliki tenaga lebih dari dua kali lipat dibandingkan Atto 2 versi 70 kW. Sebagai catatan, BYD sebelumnya menawarkan Atto 2 dengan pilihan motor 70 kW dan 130 kW, tetapi informasi model terbaru menyebutkan lima variannya menggunakan motor 70 kW.
Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh
BYD Atto 2 menggunakan Blade Battery berjenis lithium iron phosphate (LFP) yang tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas di pasar global.
Sementara itu, Jaecoo J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 461 km berdasarkan standar NEDC.
| Spesifikasi | BYD Atto 2 | Jaecoo J5 EV |
|---|---|---|
| Kapasitas baterai | 32 kWh, 45,12 kWh, 51,13 kWh | 60,9 kWh |
| Jarak tempuh | Hingga 501 km (CLTC) | Hingga 461 km (NEDC) |
| Jenis baterai | Blade Battery LFP | Baterai kendaraan listrik |
Atto 2 dengan baterai 32 kWh diklaim mampu menempuh 301 km berdasarkan CLTC, sedangkan baterai 45,12 kWh mencapai 401 km. Varian 51,13 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 501 km berdasarkan CLTC atau sekitar 370 km menurut WLTC.
Perlu diperhatikan, angka jarak tempuh tersebut menggunakan metode pengujian berbeda, yakni CLTC, WLTC, dan NEDC. Karena itu, hasilnya tidak bisa dibandingkan secara langsung untuk menentukan kendaraan dengan jarak tempuh paling unggul dalam penggunaan nyata.
Adu Teknologi Pengisian Daya
Kedua mobil mendukung pengisian cepat DC dengan durasi sekitar 30 menit untuk mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen berdasarkan spesifikasi yang tersedia. Jaecoo J5 EV mendukung pengisian DC dengan daya hingga 80 kW.
BYD Atto 2 memiliki potensi keunggulan dari sisi pengisian daya karena versi yang disiapkan untuk Indonesia disebut akan menggunakan Blade Battery generasi kedua atau Blade Battery 2.0.
Menurut Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, teknologi Flash Charging yang didukung baterai tersebut diklaim mampu mengisi daya dari 0 hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit.
Meski begitu, kemampuan pengisian tersebut perlu dilihat bersama kompatibilitas stasiun pengisian, kondisi baterai, dan kesiapan infrastruktur pendukung di Indonesia.
Perbandingan Fitur Interior dan Kenyamanan
BYD Atto 2 menawarkan sistem hiburan DiLink 100 dengan layar sentuh tengah 12,8 inci yang dapat diputar, layar instrumen 8,8 inci, serta pengenalan suara empat zona.
Fitur lainnya mencakup pengisian daya nirkabel 50 watt dengan pendingin, ventilasi dan pemanas jok depan, panoramic glass roof dengan penutup elektrik, serta akses NFC melalui ponsel.
Sementara itu, Jaecoo J5 EV membedakan fitur berdasarkan varian Standard dan Premium. Berikut sejumlah kelengkapannya:
- Jaecoo J5 EV Standard: jok fabric premium dan layar multimedia 9 inci.
- Jaecoo J5 EV Premium: jok kulit sintetis, ambient light multicolor, panoramic sunroof elektrik, ventilasi jok depan, dan layar 12,3 inci.
- Konektivitas Jaecoo J5 EV Premium: mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel.
- Bagasi BYD Atto 2: bangku belakang lipat 60:40 memungkinkan kapasitas bagasi bertambah hingga 1.320 liter.
Kelengkapan fitur Atto 2 dapat berbeda menurut pasar dan varian. Karena spesifikasi untuk Indonesia belum diumumkan, fitur yang tersedia pada versi global belum tentu seluruhnya hadir di Tanah Air.
BYD Atto 2 vs Jaecoo J5 EV, Mana yang Layak Dipertimbangkan?
Jaecoo J5 EV menawarkan tenaga motor listrik lebih besar berdasarkan spesifikasi yang tersedia, sedangkan BYD Atto 2 memiliki beberapa opsi kapasitas baterai di pasar global dan teknologi Flash Charging yang menarik perhatian.
Namun, perbandingan ini belum sepenuhnya setara sebelum BYD mengumumkan spesifikasi final Atto 2 untuk Indonesia, termasuk baterai, jarak tempuh, fitur keselamatan, dan harga jual.
Bagi Moladiners, harga resmi serta dukungan pengisian daya akan menjadi faktor penting untuk menilai posisi Atto 2 saat berhadapan langsung dengan Jaecoo J5 EV.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya



