Panduan & Review

Perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE, Beda Rp150 Juta Lebih Pilih Mana?

  • 1 Views
perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE - Moladin

Daftar Isi

JETOUR semakin serius meramaikan pasar SUV di Indonesia dengan menghadirkan JETOUR T1 dalam dua pilihan teknologi mesin.

Kehadiran varian bensin konvensional dan plug-in hybrid membuat konsumen memiliki lebih banyak opsi sesuai kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Bagi Moladiners yang sedang mencari SUV modern, memahami perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE menjadi hal penting sebelum memutuskan pembelian.

Meski tampilannya sekilas mirip, kedua model ini memiliki sejumlah perbedaan signifikan mulai dari mesin, fitur, hingga harga.

Perbedaan Utama Ada pada Sistem Penggerak

Perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE yang paling mencolok terletak pada teknologi powertrain yang digunakan.

JETOUR T1 i-DM hadir sebagai varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik, sehingga bisa berjalan menggunakan tenaga listrik murni, mesin bensin, atau kombinasi keduanya.

Sementara itu, JETOUR T1 ICE menggunakan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine) konvensional tanpa bantuan motor listrik maupun baterai berkapasitas besar.

Teknologi hybrid pada T1 i-DM memberikan keuntungan berupa konsumsi bahan bakar yang lebih efisien sekaligus performa yang responsif saat berakselerasi.

Perbedaan Desain Eksterior JETOUR T1 PHEV dan ICE

perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE - Moladin

Selain sektor mesin, perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE juga terlihat pada tampilan luar kendaraan. Beberapa detail pembeda yang bisa ditemukan antara lain:

1. Desain Grille Depan

Pada JETOUR T1 i-DM, bagian grille depan dilengkapi LED strip yang memberikan kesan futuristis dan modern.

Sedangkan JETOUR T1 ICE menggunakan desain dengan logo JETOUR yang tampil lebih konvensional, mirip dengan karakter desain yang digunakan pada JETOUR T2.

2. Desain Velg Berbeda

Kedua varian menggunakan desain pelek yang tidak sama. Perbedaan ini sengaja dibuat untuk mempertegas identitas masing-masing model.

3. Port Pengisian Daya

Karena menggunakan teknologi plug-in hybrid, T1 i-DM memiliki port charging untuk mengisi baterai. Fitur ini tidak ditemukan pada JETOUR T1 ICE karena sepenuhnya mengandalkan mesin bensin.

4. Emblem Khusus

Varian i-DM memiliki identitas khusus berupa logo PHEV dan tulisan i-DM pada bodi kendaraan. Sementara itu, versi ICE tidak memiliki emblem tersebut.

Perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE dari Segi Interior dan Fitur

Masuk ke dalam kabin, terdapat beberapa fitur yang membedakan kedua varian SUV ini. Berikut rincian perbedaannya:

1. JETOUR T1 ICE

Versi mesin bensin menawarkan paddle shift yang memungkinkan pengemudi melakukan perpindahan gigi secara lebih sporty.

Selain itu, karakter berkendaranya cenderung lebih konvensional dan familiar bagi pengguna mobil bermesin bensin.

2. JETOUR T1 i-DM

Varian plug-in hybrid justru unggul dari sisi kenyamanan dan teknologi. Beberapa keunggulannya antara lain:

  • Layar head unit berukuran lebih besar
  • Panoramic sunroof
  • Sistem elektrifikasi yang lebih canggih
  • Mode berkendara listrik murni

Meski tidak memiliki paddle shift, fitur tambahan tersebut membuat pengalaman berkendara terasa lebih premium.

Spesifikasi Mesin JETOUR T1 i-DM PHEV

Varian T1 i-DM dibekali mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan transmisi hybrid Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP).

Kombinasi tersebut menghasilkan performa sebagai berikut:

  • Tenaga mesin bensin: 136 PS pada 5.200 rpm
  • Torsi mesin bensin: 220 Nm pada 2.500 rpm
  • Tenaga motor listrik: 204 PS
  • Torsi motor listrik: 310 Nm

Keunggulan lain dari sistem PHEV ini adalah kemampuan berkendara jarak jauh. Dalam kondisi tangki bahan bakar penuh dan baterai terisi penuh, JETOUR mengklaim T1 i-DM mampu menempuh perjalanan hingga 1.200 km.

Spesifikasi Mesin JETOUR T1 ICE

Bagi kamu yang menginginkan SUV dengan sistem penggerak konvensional, JETOUR T1 ICE menawarkan mesin turbo TGDI berkapasitas 1.500 cc.

Output yang dihasilkan cukup kompetitif di kelasnya, yaitu:

  • Tenaga maksimum 170 PS pada 5.500 rpm
  • Torsi puncak 270 Nm pada 2.000-3.500 rpm

Mesin turbo tersebut dirancang untuk memberikan akselerasi yang responsif sekaligus tetap nyaman digunakan untuk perjalanan harian maupun perjalanan luar kota.

Perbandingan Harga JETOUR T1 PHEV dan ICE

Perbedaan teknologi dan fitur turut memengaruhi harga jual kedua model. Berikut daftar harga JETOUR T1 PHEV dan ICE:

VarianHarga Normal
JETOUR T1 ICERp408 juta
JETOUR T1 i-DMRp558 juta

JETOUR juga memberikan harga spesial untuk 500 konsumen pertama:

  • JETOUR T1 ICE: Rp388 juta (diskon Rp20 juta)
  • JETOUR T1 i-DM: Rp538 juta (diskon Rp50 juta)

Mana yang Lebih Layak Dipilih?

Jetour T1 Lihat Detail

Melihat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, kedua model memiliki keunggulan masing-masing.

Karena itu, memahami perbedaan JETOUR T1 PHEV dan ICE secara menyeluruh akan membantu kamu menentukan SUV yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Jika kamu mengutamakan efisiensi bahan bakar, teknologi elektrifikasi, dan fitur yang lebih lengkap, JETOUR T1 i-DM menjadi pilihan menarik meski harganya lebih tinggi.

Namun, bagi Moladiners yang menginginkan SUV dengan harga lebih terjangkau, perawatan yang lebih sederhana, serta performa mesin turbo konvensional, JETOUR T1 ICE tetap menawarkan nilai yang kompetitif.

Pada akhirnya, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan penggunaan dan anggaran yang kamu miliki.

Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!

Artikel Panduan & Review
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Panduan & Review
Seedbacklink