Nama Fortuner hampir selalu muncul ketika membahas mobil RWD terbaik di Indonesia. Varian 4×2 menggunakan penggerak roda belakang, sementara pilihan mesinnya mencakup bensin 2.7 liter serta diesel 2.4 dan 2.8 liter.
- Mesin diesel 2.8 liter menghasilkan hingga 203,9 PS dan 500 Nm
- Mesin diesel 2.4 liter menghasilkan 149,6 PS dan 400 Nm
- Tersedia pilihan transmisi manual dan otomatis
- Harga New Fortuner 4×2 pada 2026 berada di kisaran Rp582,2 juta hingga lebih dari Rp680 juta, bergantung varian
Toyota juga membekali Fortuner dengan teknologi seperti Toyota Safety Sense dan T-Intouch pada varian tertentu.
5. Wuling Confero S
Tidak semua mobil RWD terbaik harus berharga mahal. Wuling Confero S menjadi opsi menarik bagi keluarga yang menginginkan MPV berpenggerak belakang dengan kabin lega.
- Mesin bensin 1.485 cc
- Konfigurasi tujuh atau delapan penumpang
- Pilihan captain seat pada varian tertentu
- Layar hiburan 8 inci
- ABS, EBD, dan rem cakram depan-belakang
- Harga mulai Rp210,7 juta OTR Jakarta untuk 2026
Konfigurasi RWD juga membuat Confero S tetap menarik bagi pengguna yang sering membawa penumpang penuh.
Kelebihan Mobil RWD untuk Penggunaan Sehari-hari

Sistem RWD menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, sementara roda depan bertugas terutama untuk mengarahkan kendaraan.
Konfigurasi tersebut membuat distribusi kerja antara roda depan dan belakang berbeda dibandingkan mobil FWD. Beberapa keunggulannya meliputi:
- Traksi tetap terasa baik ketika membawa beban berat.
- Karakter berkendara cenderung lebih seimbang.
- Cocok untuk kendaraan dengan kebutuhan daya angkut tinggi.
- Banyak digunakan pada SUV ladder frame dan kendaraan niaga.
- Respons mobil ketika melewati tanjakan dapat terasa lebih natural.
Meski begitu, karakter setiap kendaraan tetap dipengaruhi mesin, bobot, ban, suspensi, serta sistem kontrol elektroniknya.
Tips Memilih Mobil RWD
Sebelum membeli, berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan agar kendaraan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari:
1. Sesuaikan dengan medan penggunaan
Pertimbangkan apakah mobil lebih sering digunakan di perkotaan, jalan antarkota, daerah pegunungan, atau medan nonaspal.
2. Perhatikan konsumsi BBM
Mesin berkapasitas besar umumnya menawarkan performa lebih tinggi, tetapi kebutuhan bahan bakarnya juga perlu diperhitungkan.
3. Hitung biaya kepemilikan
Selain harga beli, masukkan biaya servis, pajak, asuransi, ban, dan suku cadang ke dalam perhitungan.
4. Cek kapasitas kabin
Untuk kendaraan keluarga, jumlah penumpang dan ruang bagasi sama pentingnya dengan performa.
5. Bandingkan fitur keselamatan
Usahakan tidak hanya melihat tenaga mesinnya saja. Pastikan juga fitur keselamatan aktif dan pasif sesuai kebutuhan.
Pada akhirnya, pilihan paling sesuai bergantung pada kebutuhan, anggaran, serta karakter penggunaan masing-masing. Jangan lupa mengecek harga terbaru dan ketersediaan unit sebelum melakukan pembelian.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!
