Kabar terbaru datang dari Toyota yang disebut tengah menyiapkan penyegaran untuk SUV ladder frame andalannya.
Setelah informasi mengenai pembaruan Kijang Innova Zenix, kini Toyota Fortuner facelift dikabarkan bakal diperkenalkan di Thailand pada November 2026.
Model yang disiapkan tersebut sebelumnya telah tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di jalan raya Thailand pada Februari 2026.
Mengusung kamuflase tebal, mobil ini menjadi indikasi awal bahwa Toyota tengah menyiapkan perubahan cukup signifikan.
Tampilan Fortuner Terbaru Lebih Agresif
Dari foto pengujian yang beredar, Fortuner generasi terbaru terlihat mendapatkan ubahan signifikan pada bagian depan.
Desain lampu kini menggunakan model split headlamp, dengan DRL LED tipis di bagian atas dan lampu utama yang ditempatkan lebih rendah.
Gril juga terlihat berukuran lebih besar dengan bentuk yang lebih tegak. Secara keseluruhan, desainnya tampak lebih tegas dan berotot, tetapi masih mempertahankan karakter khas Fortuner.
Fortuner terbaru diperkirakan menggunakan pengembangan terbaru platform Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV), yang juga digunakan Hilux.
Sasis ladder frame tersebut disebut mendapat peningkatan fleksibilitas untuk mendukung berbagai pilihan teknologi penggerak pada masa mendatang, termasuk mesin konvensional, hybrid, mobil listrik, dan sel bahan bakar hidrogen.
Interior Disebut Mirip Hilux Terbaru
Pembaruan tidak hanya terjadi di eksterior. Bagian kabin juga disebut mendapatkan desain baru yang mengarah pada gaya interior Hilux generasi terbaru atau Hilux Travo.
Salah satu perubahan menarik terdapat pada mekanisme pelipatan kursi baris ketiga. Model terbarunya diperkirakan menggunakan mekanisme seperti Kijang Innova Zenix sehingga tidak lagi memakai sistem pelipatan menggantung seperti Fortuner saat ini.
Selain itu, unit AC turut mendapatkan sedikit penyesuaian. Namun, SUV ini disebut masih belum akan dibekali fitur sunroof.
Mesin Diesel dan Bensin Masih Dipertahankan
Untuk sektor mesin, Fortuner terbaru diperkirakan belum meninggalkan dua pilihan mesin yang sudah digunakan saat ini.
Mesin diesel 1GD-FTV 2,8 liter menghasilkan sekitar 204 PS dengan torsi 500 Nm, sedangkan mesin bensin 2TR-FE 2,7 liter menghasilkan 163 PS dan torsi 242 Nm.
Keduanya dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan. Pilihan sistem penggerak juga tetap mencakup 4×2 dan 4×4.
| Mesin | Kapasitas | Tenaga | Torsi |
|---|---|---|---|
| 1GD-FTV Diesel | 2,8 liter | 204 PS | 500 Nm |
| 2TR-FE Bensin | 2,7 liter | 163 PS | 242 Nm |
Khusus mesin 1GD-FTV, seluruh variannya di Thailand kemungkinan hanya tersedia dengan transmisi otomatis tanpa pilihan manual.
Ada Mesin V6 untuk Pasar Timur Tengah
Menariknya, Toyota disebut masih menyediakan mesin V6 1GR-FE 4,0 liter pada versi Thailand yang ditujukan untuk ekspor ke Timur Tengah.
Mesin tersebut menghasilkan 235 PS pada 5.200 rpm dan torsi 376 Nm pada 3.800 rpm, dengan transmisi otomatis enam percepatan serta sistem penggerak 4WD.
Namun, Moladiners perlu mencatat bahwa mesin V6 tersebut tidak dipasarkan untuk kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karena itu, belum ada indikasi bahwa opsi tersebut akan hadir di pasar Tanah Air.
Siap Mendukung Powertrain Masa Depan
Pengembangan platform IMV terbaru menjadi salah satu bagian menarik dari Fortuner generasi anyar.
Platform tersebut disebut disiapkan agar lebih fleksibel terhadap pilihan teknologi penggerak, termasuk hybrid, sel bahan bakar hidrogen, hingga kendaraan listrik murni.
Untuk saat ini, detail spesifikasi final dan kemungkinan waktu kehadiran Fortuner terbaru di Indonesia masih belum diketahui. Informasi lebih lengkap diperkirakan muncul menjelang peluncurannya di Thailand pada November 2026.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



