Panduan & Review

Ukuran Piston Vario 150 Standar Lengkap dengan Ukuran Bore-Up

  • 1513 Views
ukuran piston vario 150 - Moladin

Daftar Isi

Moladiners yang punya motor Vario 150 pasti penasaran dengan ukuran piston Vario 150 dan seberapa besar pengaruhnya terhadap performa kendaraan.

Piston adalah komponen berbentuk silinder yang bergerak naik-turun di dalam ruang bakar. Fungsinya untuk mengubah tekanan hasil pembakaran bahan bakar menjadi tenaga mekanik

Meski tak terlihat dari luar, piston punya peran vital dalam proses pembakaran mesin. Salah memilih ukuran piston bisa berpengaruh besar terhadap tenaga, konsumsi bahan bakar, bahkan usia mesin itu sendiri.

Fungsi Piston dan Perannya di Mesin Motor

fungsi piston dan perannya di motor - Moladin
Foto: IndustryWired

Sebelum membahas lebih jauh soal ukuran piston Honda Vario 150, penting untuk memahami apa sebenarnya fungsi piston di dalam mesin.

Piston berfungsi sebagai komponen yang bergerak naik turun di dalam silinder untuk mengubah energi pembakaran menjadi tenaga mekanik. Gerakan inilah yang kemudian disalurkan ke poros engkol dan akhirnya memutar roda motor.

Karena perannya yang sangat krusial, ukuran dan kondisi piston harus dijaga agar tetap optimal. Jika piston aus atau ukurannya tidak sesuai, bisa menyebabkan kehilangan kompresi, performa menurun, bahkan overheat pada mesin.

Berapakah Ukuran Piston Vario 150?

ukuran piston Vario 150 - Moladin
Foto: Daytona

Moladiners, ukuran piston standar untuk Honda Vario 150 adalah 57,3 mm dengan stroke 57,9 mm. Ukuran ini menghasilkan kapasitas mesin sebesar 149,3 cc.

Desain mesin Vario 150 sudah disesuaikan untuk efisiensi bahan bakar dan performa harian, sehingga ukuran piston tersebut bisa dibilang optimal untuk kebutuhan berkendara di dalam kota maupun jarak menengah.

Ukuran piston ini masuk dalam kategori mesin overstroke, di mana panjang langkah (stroke) lebih besar dari diameter piston.

Karakter mesin seperti ini cocok untuk motor harian karena menghasilkan torsi yang lebih baik di putaran bawah hingga menengah. Berikut spesifikasi mesin lengkap Vario 150:

  • Diameter piston (bore): 57,3 mm
  • Langkah piston (stroke): 57,9 mm
  • Volume silinder: 149,3 cc
  • Tipe mesin: SOHC, 4 langkah, eSP (Enhanced Smart Power)

Dengan ukuran piston Vario 150 tersebut, tarikannya jadi terasa halus di putaran rendah namun tetap responsif saat dibutuhkan di kecepatan menengah hingga tinggi.

Toleransi dan Oversize pada Ukuran Piston

toleransi oversize ukuran piston vario 150 - Moladin
Foto: JE Pistons

Setiap piston memiliki toleransi dan pilihan oversize yang ditentukan oleh pabrikan. Saat piston vario 150 mengalami aus karena pemakaian jangka panjang, biasanya mekanik akan menyarankan untuk melakukan oversize.

Melansir dari laman resmi Suzuki, oversize artinya mengganti ukuran piston Vario 150 dengan diameter yang sedikit lebih besar. Misalnya, dari diameter 57,3 mm ke 57,5 mm atau lebih sesuai dengan kondisi silinder.

Hal ini memungkinkan mesin tetap memiliki kompresi yang ideal setelah silinder di-korter atau diperbesar. Namun, Moladiners harus tahu bahwa proses oversize harus dilakukan dengan presisi tinggi.

Salah perhitungan bisa menyebabkan piston macet atau bocor kompresi. Selalu konsultasikan dengan bengkel resmi atau mekanik berpengalaman sebelum mengambil keputusan ini.

Pilihan Ukuran Piston Bore-Up untuk Vario 150

Ukuran Piston Bore-Up untuk Vario 150 - Moladin
Foto: Suzuki Indonesia

Buat Moladiners yang ingin meningkatkan performa Vario 150, mengganti piston dengan ukuran lebih besar (bore up) bisa menjadi opsi. Berikut beberapa pilihan ukuran piston Vario 150 untuk bore up yang umum digunakan:

  • Ukuran 58,5 mm cocok untuk upgrade ringan, biasanya tidak perlu banyak ubahan pada blok silinder.
  • Ukuran 60 mm membuat kapasitas mesin naik jadi sekitar 157 cc. Perlu modifikasi kecil pada blok dan sistem pendinginan.
  • Ukuran 62 mm cocok untuk kebutuhan balap, tapi wajib ganti komponen lain secara menyeluruh.
  • Ukuran 63,5 mm ke atas sudah masuk kategori ekstrim bore up. Tidak disarankan untuk penggunaan harian karena risiko overheat dan konsumsi bensin tinggi.

Pentingnya Tahu Ukuran Piston Vario 150

pentingnya tahu ukuran piston Vario 150 - Moladin
Foto: Motor – oneHOWTO

Mengetahui ukuran piston Honda Vario 150 bukan hanya penting bagi mekanik atau modifikator. Buat kamu pemilik motor ini, informasi tersebut bisa membantu dalam banyak hal berikut:

1. Servis dan Perawatan Berkala

Saat kamu melakukan servis mesin, khususnya penggantian piston atau ring piston, teknisi akan mengecek apakah ukuran komponen masih sesuai dengan standar.

Jika piston aus atau longgar, maka bisa menimbulkan kebocoran kompresi yang mengganggu performa mesin.

2. Modifikasi dan Bore Up

Moladiners yang ingin meningkatkan performa mesin melalui bore up wajib tahu ukuran piston standar. Tujuannya adalah untuk menentukan seberapa besar peningkatan kapasitas mesin yang diinginkan.

Misalnya, jika ingin bore up ke 170 cc, maka perlu mencari piston aftermarket dengan diameter yang lebih besar, biasanya berkisar antara 61-63 mm.

3. Efisiensi dan Keawetan Mesin

Ukuran piston yang tidak sesuai bisa mempercepat keausan liner silinder, menyebabkan mesin cepat panas, atau bahkan kerusakan mesin jangka panjang.

Oleh karena itu, pastikan kamu tetap mengacu pada spesifikasi pabrikan atau konsultasikan dengan mekanik terpercaya jika ingin melakukan perubahan.

Pastikan kamu berkonsultasi dengan mekanik berpengalaman sebelum mengganti ukuran piston Vario 150 milikmu, ya!

Buat kamu yang ingin terus update soal dunia otomotif, perawatan kendaraan, tips mobil bekas, hingga promo mobil baru, langsung aja cek Moladin sekarang juga!

Artikel Panduan & Review
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Panduan & Review