Daihatsu Espass 2026 ramai diperbincangkan warganet, meski pabrikan belum merilis informasi resmi terkait kelanjutan model legendaris ini.
Minibus legendaris yang pernah berjaya di era 1990-an ini mendadak mencuri perhatian publik setelah viral di media sosial.
Bukan tanpa alasan, Espass memang punya sejarah panjang di Indonesia dan masih dianggap relevan untuk kebutuhan tertentu, terutama mobil niaga dan modifikasi fungsional.
Viral Modifikasi Alphard, Picu Isu Daihatsu Espass 2026

Isu Daihatsu Espass 2026 mencuat setelah sebuah unit Espass hasil modifikasi tampil mewah bak MPV premium. Perubahan paling mencolok terlihat di sektor depan, terutama pada desain gril.
Gril bawaan Espass yang sebelumnya berbentuk monyong diganti dengan desain lebih tegas dan agresif, sekilas mengingatkan pada Toyota Alphard.
Daya tarik utama justru terletak pada gril tengah yang memanjang ke bawah, menghadirkan kesan gagah dengan sentuhan vertikal yang unik, bahkan disebut mirip logo Transformer oleh warganet.
Tak hanya gril, fender dan bumper depan ikut disesuaikan agar selaras dengan konsep desain baru tersebut. Di sisi samping, tambahan side skirt membuat bodi Espass terlihat lebih rendah, padat, dan modern.
Sebagai identitas, logo Daihatsu dicopot dan diganti tulisan “ESPHARD” yang menjadi penanda kolaborasi imajiner Espass dan Alphard.
Perjalanan Panjang Daihatsu Espass di Indonesia
Daihatsu Zebra Espass pertama kali meluncur pada 1995 sebagai evolusi minibus keluarga yang lebih modern.
Saat itu, desainnya dianggap segar dengan lekukan pilar A yang lebih halus serta posisi berkendara yang ergonomis berkat sudut setir lebih rebah.
Memasuki awal 2000-an, Daihatsu menghapus nama Espass dan kembali menggunakan nama Zebra dengan menghadirkan beberapa varian, mulai dari ZL, ZT, ZX, hingga ZSX.
Tipe ZL dan ZT berada di level entry dengan mesin 1.300 cc, sementara ZX dan ZSX menjadi varian tertinggi dengan mesin 1.600 cc.
Pada fase berikutnya, Daihatsu membekali Zebra varian ZSX dengan mesin seri HD-E 1.5 liter yang membawa perbaikan pada sistem pendinginan.
Penyempurnaan ini menjadi fondasi lahirnya Neo Zebra, yang dikenal lebih tangguh dan minim masalah dibanding generasi sebelumnya.
Spesifikasi Mesin Daihatsu Espass

Salah satu daya tarik mobil era 1990-an hingga awal 2000-an adalah banyaknya pilihan mesin.
Berbeda dengan tren mobil modern yang cenderung memakai satu basis mesin, Zebra Espass menawarkan fleksibilitas sesuai kebutuhan konsumen.
Berikut pilihan mesin Daihatsu Zebra Espass di Indonesia:
| Tipe Mesin | Tahun Produksi | Kapasitas | Teknologi | Tenaga | Torsi | Transmisi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1.6 Karburator | 1994-2002 | 1.598 cc | 4 silinder, SOHC 16 valve | 87 hp | 141 Nm | Manual 5-percepatan |
| 1.3 Karburator | 1994-2004 | 1.298 cc | 4 silinder, SOHC 16 valve | 75 hp | 115 Nm | Manual 5-percepatan |
| 1.5 EFI | 2004-2007 | 1.495 cc | 4 silinder, SOHC 16 valve | 87 hp | 132 Nm | Manual 5-percepatan |
| 1.3 EFI | 2004-2007 | 1.298 cc | 4 silinder, SOHC 16 valve | 78 hp | 119 Nm | Manual 5-percepatan |
Kelebihan Daihatsu Espass

Meski sudah tak diproduksi, Daihatsu Zebra masih diminati karena sejumlah keunggulan berikut:
- Kapasitas bodi cukup untuk mengangkut 7 penumpang, bahkan lebih untuk kebutuhan tertentu
- Konsumsi bahan bakar relatif irit di kelasnya
- Mesin dikenal bandel dengan perawatan sederhana
- Suku cadang mudah ditemukan di berbagai toko onderdil
- Harga unit bekas sangat terjangkau
- Komunitas pengguna aktif untuk berbagi tips dan solusi teknis
Kekurangan Daihatsu Espass
Walaupun unitnya kini makin jarang di Jakarta, minat terhadap Espass masih ada. Namun, kamu perlu memahami beberapa kekurangannya berikut ini:
- Mudah overheat, terutama saat macet, akibat radiator berkapasitas kecil
- Suspensi keras dan terasa glodakan karena mengacu pada basis pick-up
- Rentan karat, terutama pada bodi dan rangka karena material lama
- Letak distributor yang berada di kolong mobil membuat komponen ini mudah lembap saat menerjang genangan, sehingga berpotensi menyebabkan mesin mati.
Peluang Daihatsu Espass 2026 Jika Benar Kembali
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Daihatsu terkait rencana produksi Espass versi terbaru. Berbagai pemberitaan yang beredar lebih banyak bersumber dari tren modifikasi dan spekulasi publik.
Jika Daihatsu benar-benar menghidupkan kembali model ini, bukan tidak mungkin Daihatsu Espass 2026 akan menjadi kejutan besar di segmen mobil niaga ringan maupun minibus keluarga.
Dengan sentuhan teknologi modern, efisiensi mesin, dan fitur keselamatan terkini, Espass berpotensi menjadi alternatif menarik di kelasnya.
Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!
