Kijang Krista menjadi salah satu varian paling ikonik dari generasi Toyota Kijang Kapsul yang sempat populer di Indonesia pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Mobil ini dikenal sebagai MPV keluarga dengan tampilan lebih mewah dibanding tipe Kijang lain pada masanya, lengkap dengan fitur tambahan serta pilihan mesin yang cukup bertenaga.
Berikut pembahasan lengkap mulai dari spesifikasi, harga bekas, hingga konsumsi bahan bakarnya!
Spesifikasi Kijang Kapsul Krista
Varian ini merupakan tipe tertinggi dari keluarga Kijang kapsul bermesin bensin. Berikut spesifikasi lengkapnya:
| Spesifikasi Mesin | Detail |
|---|---|
| Tipe Mesin | 1.8L 7K-E dan 2.0L 1RZ-E |
| Kapasitas Mesin | 1.800 cc atau 2.000 cc |
| Daya Maksimum | 83 HP pada 4.800 RPM (7K-E) dan 108 HP pada 5.200 RPM (1RZ-E) |
| Torsi Maksimum | 137 Nm pada 2.800 RPM (7K-E) dan 172 Nm pada 3.000 RPM (1RZ-E) |
| Jenis Bahan Bakar | Bensin |
| Sistem Injeksi | Injeksi Elektronik EFI |
Mesin tersebut terkenal cukup bandel untuk jangka panjang. Hingga kini, masih banyak unit yang masih digunakan sebagai kendaraan harian karena perawatannya relatif mudah dan suku cadangnya melimpah.
Harga Kijang Krista Bekas Semua Tipe

Di pasar mobil bekas, harga Kijang ini cukup bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tahun produksi, tipe mesin, kondisi kendaraan, hingga kelengkapan dokumen. Berikut perkiraannya:
Berdasarkan Tahun Produksi (Bensin & Diesel)
1. Kijang Krista 1997 – 1999
Generasi awal ini merupakan versi pertama dari Kijang kapsul dengan desain membulat yang menggantikan Kijang Super. Meski sudah cukup tua, unit yang terawat masih banyak diburu karena terkenal tahan banting.
Kelebihan:
- Harga relatif paling terjangkau
- Mesin sederhana dan mudah dirawat
- Sparepart mudah ditemukan
Kisaran harga: Rp58 juta – Rp70 jutaan.
2. Kijang Krista 2000 – 2001
Model tahun ini mendapat sejumlah penyegaran minor, terutama pada tampilan eksterior serta peningkatan fitur interior yang membuatnya terasa lebih modern.
Kelebihan:
- Desain sedikit lebih segar dibanding versi awal
- Kabin luas untuk keluarga besar
- Banyak pilihan mesin bensin maupun diesel
Kisaran harga: Rp60 juta – Rp130 jutaan (varian diesel biasanya lebih mahal).
3. Kijang Krista 2002 – 2004 (Kapsul Akhir)
Ini merupakan generasi terakhir sebelum Toyota menggantinya dengan Kijang Innova. Desainnya lebih matang dan beberapa fitur tambahan membuatnya terasa lebih nyaman digunakan.
Kelebihan:
- Tampilan lebih modern dibanding generasi sebelumnya
- Kualitas interior lebih baik
- Nilai jual kembali relatif stabil
Kisaran harga: Rp80 juta – Rp139 jutaan.
Berdasarkan Tipe Mesin dan Transmisi
Selain tahun produksi, perbedaan mesin dan transmisi juga memengaruhi harga pasaran.
1. Toyota Kijang Krista Diesel (2.4L)
Varian diesel sering menjadi pilihan utama karena terkenal lebih hemat bahan bakar dan memiliki torsi besar.
Untuk tahun produksi sekitar 2000-2003, harga unitnya bisa berada di kisaran Rp62 juta hingga Rp152 juta untuk kondisi yang sangat terawat.
2. Toyota Kijang Krista Bensin 1.8L / 2.0L
- Transmisi manual (MT): biasanya berada di kisaran Rp65 juta – Rp85 juta
- Transmisi otomatis (AT): untuk tahun sekitar 2003, harga berkisar Rp88 juta – Rp90 juta
Faktor yang Mempengaruhi Harga

Ada beberapa faktor utama yang membuat harga Kijang Kapsul Krista di pasar mobil bekas bisa berbeda jauh antar unit.
1. Tipe mesin
Varian diesel umumnya memiliki harga lebih tinggi karena konsumsi bahan bakarnya lebih efisien dibandingkan mesin bensin.
2. Jenis transmisi
Transmisi manual masih paling banyak dicari karena lebih sederhana dan mudah dirawat. Namun versi otomatis juga mulai diminati, terutama untuk penggunaan di perkotaan.
3. Kondisi kendaraan
Unit dengan kondisi berikut biasanya memiliki harga lebih tinggi:
- Bodi masih orisinal
- Interior rapi
- Mesin sehat
- Kilometer rendah
4. Kelengkapan dokumen
Mobil dengan pajak aktif dan dokumen lengkap (STNK serta BPKB) biasanya memiliki nilai jual lebih baik.
Perbedaan Kijang Krista 1.8 dan 2.0
Perbedaan utama antara varian mesin 1.8 dan 2.0 terletak pada performa dan karakter mesinnya.
Mesin 1.8 dikenal sangat tahan lama dan relatif lebih hemat bahan bakar, sementara mesin 2.0 menawarkan tenaga yang lebih besar. Berikut perbandingannya.
| Fitur | Kijang Krista 1.8 (7K-E) | Kijang Krista 2.0 (1RZ-E) |
|---|---|---|
| Kode Mesin | 7K-E (OHV) | 1RZ-E (SOHC) |
| Kapasitas | 1.812 cc | 1.998 cc |
| Tenaga Maks | 83-84 HP @ 4.600-4.800 RPM | 95-108 HP @ 5.200-5.400 RPM |
| Torsi Maks | 137-147 Nm @ 2.800-3.200 RPM | 160-172 Nm @ 2.800-3.000 RPM |
| Karakter | Durabilitas tinggi, torsi bawah baik | Responsif, tenaga lebih kuat |
| Konsumsi BBM | Lebih hemat | Lebih boros |
| Tahun Produksi | Akhir 90-an – 2004 | 2003 – 2004 |
Konsumsi BBM Kijang Krista

Dalam hal efisiensi bahan bakar, varian diesel terkenal lebih hemat dibandingkan versi bensin.
Perkiraan konsumsi bahan bakarnya sebagai berikut:
1. Varian diesel (2.4L)
- Dalam kota: sekitar 10-12 km/liter
- Luar kota: sekitar 13-15 km/liter
2. Varian bensin (1.8L / 2.0L)
- Dalam kota: sekitar 1:8 km/liter
- Luar kota: sedikit lebih baik tergantung kondisi jalan
Beberapa faktor yang membuat konsumsi bensin relatif tinggi adalah bobot kendaraan yang cukup besar, penggunaan AC double blower, dan teknologi mesin yang masih generasi lama
Jika Moladiners mengutamakan efisiensi bahan bakar, varian diesel biasanya menjadi pilihan yang lebih ideal.
Kelebihan Kijang Krista sebagai Mobil Keluarga
Meski sudah berumur lebih dari dua dekade, mobil ini masih memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya tetap diminati. Beberapa kelebihannya antara lain:
- Kabin luas sehingga cocok untuk keluarga besar
- Mesin terkenal bandel dan tahan lama
- Biaya perawatan relatif murah
- Suku cadang mudah ditemukan di berbagai daerah
- Ground clearance tinggi sehingga nyaman di berbagai kondisi jalan
Karakter tersebut membuat mobil ini masih sering dipakai untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan harian.
Tips Membeli Kijang Krista Bekas
Bagi kamu yang tertarik membeli Kijang Krista bekas, ada beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan membeli, antara lain:
1. Periksa kondisi mesin
Pastikan tidak ada suara kasar berlebihan yang keluar dari mobil dan cek juga apakah ada kebocoran oli atau tidak.
2. Cek kondisi rangka dan bodi
Mobil yang sudah tua rentan mengalami karat, terutama di bagian bawah. Jadi, pastikan kamu mengecek rangka dan bodi dengan teliti.
3. Perhatikan interior
Pastikan kondisi jok, dashboard, dan AC masih berfungsi dengan baik untuk kenyamanan berkendara.
4. Tes jalan
Lakukan test drive untuk memastikan transmisi, rem, dan suspensi masih dalam kondisi normal.
5. Periksa dokumen kendaraan
Pastikan STNK dan BPKB asli serta pajak kendaraan tidak bermasalah, karena ini berkaitan dengan legalitas di jalan raya.
Dengan harga yang relatif terjangkau, kabin luas, serta mesin yang terkenal tangguh, mobil ini tetap layak dipertimbangkan sebagai kendaraan keluarga.
Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!



