Pajak tahunan Toyota Fortuner keluaran 2026 mengalami kenaikan dibandingkan model tahun sebelumnya. Untuk tipe 2.4 L, besaran pajaknya kini sudah menembus kisaran Rp9,5 juta per tahun, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta.
Kenaikan ini tidak terjadi tanpa alasan. Faktor utama yang memengaruhi adalah meningkatnya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Karena pajak kendaraan di Indonesia dihitung berdasarkan NJKB, maka saat nilainya naik, otomatis Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga ikut terdongkrak.
Pada model 2026, NJKB Fortuner 2.4 L tercatat berada di kisaran Rp448 juta untuk transmisi manual dan Rp463 juta untuk transmisi otomatis. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang masih berada di level Rp427 juta hingga Rp441 juta.
Rincian Pajak Toyota Fortuner 2026 Semua Tipe
Besaran pajak Toyota Fortuner tahun 2026 berbeda di tiap tipe. Hal ini dipengaruhi oleh nilai jual kendaraan (NJKB), kapasitas mesin, serta sistem penggerak yang digunakan.
Secara umum, pajak Fortuner terbaru berada di kisaran Rp8 jutaan hingga Rp13 jutaan per tahun. Berikut estimasi pajak masing-masing tipe:
Fortuner 2.4 G 4×2 MT (Diesel)
- Pajak tahunan: sekitar Rp8,7 juta – Rp9 juta
Tipe ini menjadi yang paling ringan dari sisi pajak.
Fortuner 2.4 G 4×2 AT (Diesel)
- Pajak tahunan: sekitar Rp9 juta – Rp9,8 juta
Masuk kategori Rp9 jutaan untuk model tahun 2026.
Fortuner 2.7 GR Sport 4×2 AT (Bensin)
- Pajak tahunan: sekitar Rp10 juta – Rp10,2 juta
Lebih tinggi karena menggunakan mesin bensin 2.7L.
Fortuner 2.8 VRZ 4×2 AT (Diesel)
- Pajak tahunan: sekitar Rp10,2 juta – Rp10,5 juta
Naik seiring kapasitas mesin yang lebih besar.
Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 AT (Diesel)
- Pajak tahunan: sekitar Rp12,5 juta – Rp13,3 juta
Menjadi yang tertinggi karena sistem 4×4 dan mesin 2.8L.
Kenapa Pajak Tiap Tipe Berbeda?
Perbedaan pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti:
- NJKB atau nilai jual kendaraan
- Kapasitas mesin
- Sistem penggerak (4×2 atau 4×4)
- Wilayah registrasi dan pajak progresif
Sekilas Spesifikasi dan Harga
Toyota Fortuner di Indonesia hadir dengan beberapa pilihan mesin dan tipe, mulai dari diesel 2.4L, bensin 2.7L, hingga diesel 2.8L. Masing-masing menawarkan karakter yang berbeda, baik dari sisi performa maupun harga.
Untuk tipe 2.4L diesel, mesin 2GD-FTV menghasilkan tenaga sekitar 149 PS dengan torsi 40,8 kgm. Sementara itu, versi bensin 2.7L menggunakan mesin 2TR-FE dengan tenaga sekitar 163 PS. Di sisi lain, tipe tertinggi 2.8L diesel dibekali mesin 1GD-FTV yang lebih bertenaga dengan output hingga 200 hp dan torsi 500 Nm.
Dari sisi harga, Fortuner 2026 dibanderol mulai Rp583 jutaan untuk tipe 2.4 G manual, dan bisa mencapai kisaran Rp700–780 jutaan untuk tipe 2.8 GR Sport 4×4 sebagai tipe tertinggi.
Secara keseluruhan, Fortuner tersedia dalam beberapa tipe seperti 2.4 G (MT/AT), 2.7 SRZ bensin, hingga 2.8 VRZ dan GR Sport dengan opsi 4×2 maupun 4×4.
Kenaikan pajak Toyota Fortuner 2026 di berbagai tipe menunjukkan bahwa biaya kepemilikan mobil tidak hanya ditentukan dari harga beli, tetapi juga dari beban tahunan yang perlu dipersiapkan. Perbedaan tipe, mesin, hingga fitur turut memengaruhi besaran pajak yang harus dibayar setiap tahun.
Sebelum membeli, sebaiknya kamu mempertimbangkan keseluruhan biaya, mulai dari harga mobil hingga pajak dan perawatan, agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansial. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar harga mobil, pajak kendaraan, hingga simulasi kredit, kamu bisa cek Moladin dan temukan pilihan yang paling pas.



