BYD Han EV kembali mencuri perhatian dengan pembaruan terbaru yang membawa teknologi baterai dan pengisian daya lebih canggih.
Sedan listrik premium ini kini hadir dengan peningkatan signifikan yang membuatnya semakin relevan di pasar kendaraan listrik yang kompetitif.
Apalagi, pembaruan kali ini fokus pada teknologi inti yang sangat krusial, yakni baterai dan sistem pengisian daya.
Jarak Tempuh Tembus 705 Km dengan Baterai Blade 2.0

Pembaruan paling signifikan pada BYD Han EV terletak pada penggunaan baterai Blade 2.0 berkapasitas 69,07 kWh. Teknologi baterai berbasis LFP ini diklaim lebih aman, tahan lama, dan efisien.
Dengan baterai tersebut, Han EV mampu mencatatkan jarak tempuh hingga 705 km (standar CLTC). Angka ini tentu sangat kompetitif untuk mobil listrik di kelasnya.
Keunggulan lainnya:
- Lebih tahan terhadap suhu ekstrem
- Umur pakai lebih panjang dibanding baterai konvensional
- Efisiensi energi meningkat
Teknologi Flash Charging, Isi Daya Jadi Super Cepat
Moladiners, salah satu daya tarik utama BYD Han EV terbaru adalah fitur flash charging yang sangat impresif.
Teknologi ini memungkinkan waktu pengisian daya jauh lebih singkat dibanding EV pada umumnya.
Berikut klaim performa pengisian dayanya:
- 10% ke 70% hanya dalam 5 menit
- 10% ke 97% hanya dalam 9 menit
- Hanya lebih lambat 3 menit saat suhu ekstrem -30°C
Jika dihitung, rata-rata daya pengisian mencapai sekitar 400 kW, meski pada praktiknya akan menurun saat baterai mendekati penuh.
Teknologi ini jelas memberikan kemudahan bagi kamu yang butuh mobil listrik dengan waktu charging minimal.
Fitur ADAS DiPilot Jadi Standar

Untuk menunjang keselamatan, BYD Han EV sudah dibekali sistem bantuan berkendara canggih DiPilot (God’s Eye) sebagai fitur standar.
Sistem ini mengandalkan kamera (vision-based), tanpa dukungan LiDAR.
Artinya, teknologi yang digunakan kemungkinan setara dengan DiPilot 100 (God’s Eye-C)
Meski tanpa LiDAR, fitur ini tetap menawarkan berbagai fungsi seperti:
- Adaptive cruise control
- Lane keeping assist
- Automatic emergency braking
Suspensi Nyaman dengan Teknologi Modern
Dalam hal kenyamanan, Han EV tetap mengandalkan kombinasi suspensi depan McPherson strut dan suspensi belakang multilink 5-arm
Menariknya, seluruh varian sudah dilengkapi active suspension dengan tingkat kekerasan yang bisa disesuaikan.
Bahkan, tersedia opsi suspensi elektromagnetik untuk pengalaman berkendara lebih premium.
Perkiraan Harga dan Posisi di Pasar
Untuk harga, BYD belum mengumumkan secara resmi banderol versi terbaru Han EV ini. Namun, diperkirakan akan berada di kisaran 200.000 yuan atau sekitar Rp502 jutaan.
Sebagai perbandingan, model sebelumnya dijual di rentang harga 179.800 – 218.800 yuan
Di pasar China sendiri, penjualan Han EV sempat mengalami penurunan, dengan distribusi sekitar 3.661 unit pada Maret 2026. Hal ini menunjukkan persaingan EV yang semakin ketat.
Mampukah BYD Han EV Bangkit?
Dengan berbagai pembaruan, Han EV punya peluang besar untuk kembali menarik perhatian konsumen.
Terlebih dengan hadirnya teknologi flash charging dan baterai generasi terbaru.
Ingin tahu informasi terbaru seputar mobil baru dan dunia otomotif lainnya? Langsung saja kunjungi Moladin.com untuk update terkini, review mendalam, dan tips menarik lainnya!



