Wuling Aira EV dipastikan menjadi salah satu calon mobil listrik terbaru yang bakal meramaikan pasar Indonesia.
Model ini berbeda dari Wuling Air EV karena mengusung konfigurasi empat pintu sehingga menawarkan akses kabin yang lebih praktis.
Moladiners, kehadiran Wuling Aira EV diprediksi akan memperkuat persaingan di segmen city car listrik. Sebelum resmi meluncur, sejumlah spesifikasi model yang menjadi basisnya di China sudah lebih dulu terungkap.
Wuling Aira EV Berbasis Hongguang Mini EV Generasi Kelima
Wuling Aira EV yang akan dipasarkan di Indonesia merupakan versi lokal dari Hongguang Mini EV generasi kelima yang dijual di China.
Mobil ini dikembangkan oleh SAIC-GM-Wuling (SGMW) dan menjadi penerus konsep city car listrik berukuran kompak.
Perbedaan paling mencolok dibandingkan Wuling Air EV terletak pada desain bodi yang kini menggunakan empat pintu dan empat kursi.
Konfigurasi tersebut membuat penumpang belakang lebih mudah keluar masuk tanpa harus melipat kursi depan.
Wuling sendiri telah memastikan model berbasis Hongguang Mini EV generasi kelima akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat. Nama yang dipilih diperkirakan menjadi Wuling Aira EV.
Dimensi Compact, Cocok untuk Mobilitas Perkotaan

Sebagai city car listrik, Wuling Aira EV tetap mempertahankan ukuran bodi yang ringkas sehingga mudah digunakan di jalan perkotaan yang padat.
Dimensinya meliputi:
- Panjang 3.268 mm
- Lebar 1.520 mm
- Tinggi 1.575 mm
- Wheelbase 2.190 mm
- Radius putar hanya 4,5 meter
Dengan ukuran tersebut, mobil ini lebih mudah bermanuver di gang sempit maupun saat parkir di lahan terbatas. Karakter tersebut menjadi salah satu nilai jual utama bagi pengguna yang aktif beraktivitas di dalam kota.
Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh
Di pasar China, Hongguang Mini EV generasi terbaru tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai Lithium Iron Phosphate (LFP).
Varian pertama menggunakan baterai berkapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan standar CLTC.
Sementara varian kedua memakai baterai 25,1 kWh yang mampu menempuh perjalanan hingga 301 km dalam sekali pengisian.
Meski spesifikasi untuk Indonesia belum diumumkan, bukan tidak mungkin Wuling Aira EV nantinya akan mengadopsi salah satu atau bahkan kedua pilihan baterai tersebut.
Sudah Mendukung Fast Charging
Selain menawarkan efisiensi, mobil listrik ini juga dibekali fitur pengisian daya yang cukup lengkap.
Untuk AC charging dari 20 hingga 100 persen, varian baterai 16,2 kWh membutuhkan waktu sekitar 4,8 jam. Sementara baterai 25,1 kWh memerlukan sekitar 7,2 jam.
Menariknya, seluruh varian telah mendukung DC fast charging. Pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit, sehingga lebih praktis ketika digunakan untuk mobilitas harian.
Motor Listrik dan Mode Berkendara
Seluruh varian dibekali motor listrik three-in-one dengan tenaga maksimum 30 kW yang disalurkan ke roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).
Kecepatan maksimalnya mencapai 101 km/jam. Untuk menyesuaikan karakter berkendara, tersedia tiga mode berkendara yang terdiri dari Economy, Standard, dan Sports.
Kombinasi tersebut membuat mobil tetap nyaman digunakan baik untuk berkendara santai maupun saat membutuhkan akselerasi yang lebih responsif.
Berpotensi Meluncur di GIIAS 2026
Hingga kini Wuling Motors Indonesia belum mengumumkan harga resmi, pilihan varian, maupun spesifikasi final Wuling Aira EV untuk pasar Tanah Air.
Namun, ajang GIIAS 2026 disebut menjadi momentum yang paling memungkinkan untuk memperkenalkan model ini kepada publik.
Selain Wuling Aira EV, pabrikan asal China tersebut juga dikabarkan tengah menyiapkan beberapa model baru lainnya yang diperkirakan akan semakin meramaikan pasar mobil listrik Indonesia dalam waktu dekat.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



