Honda memperluas keluarga skuter bergaya petualang dengan menghadirkan model bermesin lebih kecil yang telah diperkenalkan di pasar Eropa untuk tahun model 2027.
Bernama Honda ADV125, motor ini mengusung desain khas seri ADV dengan kapasitas mesin 125 cc yang dirancang untuk menunjang mobilitas harian.
Meski kapasitas mesinnya lebih kecil dibandingkan ADV160, ADV350, dan X-ADV, Honda tetap membekalinya dengan sejumlah fitur modern serta komponen yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan.
Box Top Box Givi E43/E43NTL
Desain Honda ADV125 Mengusung Gaya Adventure

Secara tampilan, ADV125 mewarisi karakter desain dari keluarga ADV Honda. Bagian depannya dibuat bersudut dengan kaca depan yang mendukung posisi berkendara tegak, sehingga memberikan kesan tangguh seperti skuter petualang berkapasitas mesin lebih besar.
Karakter tersebut juga terlihat pada penggunaan suspensi dengan jarak gerak cukup panjang. Berikut detail kaki-kaki dan dimensinya:
- Suspensi depan: Garpu teleskopik dengan travel 116 mm.
- Suspensi belakang: Peredam kejut ganda dengan travel 103 mm dan reservoir oli tambahan.
- Ground clearance: 165 mm.
- Ukuran roda: 14 inci di depan dan 13 inci di belakang.
- Ban: Tubeless dengan pola tapak bergaya semi-off-road.
Kombinasi tersebut dirancang agar motor lebih adaptif ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata. Namun, karakter adventure pada ADV125 tetap ditujukan untuk kebutuhan skuter perkotaan, bukan penggunaan off-road ekstrem.
Headset Bluetooth untuk Helm Headset Nirkabel Bluetooth dengan Ketahanan Air IP56, Jawaban Otomatis, Suara HIFI, Baterai Hingga 30 Jam
Mesin eSP+ 125 cc, Konsumsi BBM 2,1 Liter per 100 Km
Untuk sektor dapur pacu, Honda menggunakan mesin eSP+ berkapasitas 125 cc, satu silinder, empat katup, dan berpendingin cairan. Mesin ini sebelumnya juga digunakan pada Honda PCX125. Berikut spesifikasi performanya:
| Keterangan | Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe mesin | eSP+, 1 silinder, 4 katup |
| Kapasitas | 125 cc |
| Pendingin | Cairan |
| Tenaga maksimum | 12,3 hp pada 8.750 rpm |
| Torsi maksimum | 11,7 Nm pada 6.500 rpm |
| Konsumsi BBM | Sekitar 2,1 liter/100 km |
| Kapasitas tangki | 8,1 liter |
Honda turut menyematkan teknologi Idling Stop yang dapat mematikan mesin secara otomatis ketika motor berhenti dalam kondisi tertentu. Fitur ini membantu mengurangi konsumsi bahan bakar, terutama saat menghadapi kemacetan perkotaan.
Dengan tangki berkapasitas 8,1 liter dan konsumsi yang diklaim sekitar 2,1 liter per 100 km, jarak tempuh teoritisnya bisa mencapai kurang lebih 385 km dalam kondisi ideal.
