Wajib Tahu! Inilah 10 Singkatan yang Ada di STNK

Moladin – Moladiners sering mengerutkan dahi saat menemukan banyak singkatan di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kalian? Selain berisi lembar identitas kendaraan, STNK kalian juga memuat lembar ketetapan pajak daerah.

Pada lembar pajak terdapat singkatan seperti PKB, BBN KB, dan SWDKLLJ. Moladiners, mungkin banyak yang belum paham apa kepanjangan singkatan tersebut dan bagaimana cara perhitungannya.

Tidak usah cemas, berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai singkatan yang ada di STNK kalian. Jadi, jangan cuma asal bayar, sobat Moladin juga harus tahu apa yang dimaksud oleh STNK motor yang dimiliki. Yuk kenali sama-sama arti singkatan STNK motor kalian!

 

Berat KB

Berat KBBerat KB yang tertulis pada STNK | Foto: hipwee

Berat KB biasanya ada di lembar identitas kendaraan. Berat KB ini maksudnya Berat Kendaraan Bermotor. Apabila Moladiners tidak bisa menemukan info berat KB di STNK, maka tidak usah khawatir karena informasi ini memang hanya dicantumkan di STNK kendaraan bermuatan seperti truk dan sejenisnya.

 

No. Urut

No urutNo. Urut | Foto: Moladin

No. Urut adalah deretan angka yang menunjukkan nomor urut kendaraan ketika didaftarkan di Regident Ranmor dan dibuatkan STNK-nya. Pada bagian kanan no. urut biasanya juga tercetak tanggal dan waktu pendaftaran motor kalian.

 

No. SKUM

No SKUMNo. SKUM yang tertera di STNK | Foto: hipwee

SKUM sendiri adalah singkatan dari Surat Kuasa Untuk Menyetor. Moladiners silakan mengecek 3 angka terakhir dari deretan nomor SKUM yang tertera, tiga digit terakhir tersebut menentukan pajak progresif dari masing-masing kendaraan.

Misalnya kodenya 001, artinya pajak yang dikenakan untuk motor Moladiners kurang lebih 2% saja karena terhitung memiliki satu motor. Apabila sobat Moladin memiliki lebih dari satu motor maka akan dikenakan pajak progresif.

 

Yamaha Mio M3

*DP mulai dari

 

Apakah pajak progresif? Pajak progresif adalah pajak yang dikenakan pada pemilik kendaraan bermotor yang memiliki kendaraan lebih dari satu. Pajak progresif ini diterapkan untuk mengontrol kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia.

Sedangkan jika nomor SKUM kalian adalah 002, berarti motor Moladiners adalah kendaraan ke dua dan akan dikenakan pajak progresif sebesar 2,5% alias 0,5% lebih tinggi dari kendaraan pertama. 

 

No. Kohir

No KohirNomor kohir pada STNK | Foto: Moladin

Nomor Kohir ini adalah nomor pendaftaran kendaraan baru dimana pendataannya dilakukan oleh Polri dan SAMSAT setempat. Nah, nomor kohir ini juga diterapkan di pendataan aset yang lain, seperti tanah dan pajak. Kalian akan menerima nomor kohir yang berbeda untuk setiap aset kalian tergantung urutan pendaftaran di masing-masing daerah. 

 

BBN KB

Kepanjangan dari singkatan ini adalah Bea Balik Nama Kendaraan. BBN KB adalah pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau sepihak yang terjadi karena jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, atau pemasukan ke dalam badan usaha.

BBN KB

Duh, agak berat ya bahasa yang dikutip dari dinas perpajakan ini. Singkatnya sih, apabila Moladiners baru membeli motor, faktur kendaraan dari produsen harus diganti atas nama kalian. 

Besarnya BBN KB yang dikenakan kepada pemilik kendaraan adalah 10% dari harga motor off the road atau harga faktur motor baru. Nah, kalau sobat Moladin membeli motor bekas, maka bea balik namanya adalah ⅔ dari Pajak Kendaraan Bermotor alias PKB.

 

PKB

Seperti yang sudah disinggung di penjelasan sebelumnya, kepanjangan dari PKB adalah Pajak Kendaraan Bermotor. Besarnya PKB adalah 1,5% dari nilai jual kendaraan bermotor dan nilainya semakin turun setiap tahun karena terdapat penyusutan nilai jual motor.

PKBPKB | Foto: Moladin

Nilai jual ini bukan nilai jual motor secara umum ya, melainkan nilai jual yang sudah disepakati oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang diperoleh dari Agen Pemegang Merk (APM).

Pajak ini bersifat progresif apabila Moladiners mempunyai kendaraan lebih dari satu. Contohnya, apabila kalian memiliki tiga sepeda motor, maka sepeda motor pertama akan dikenakan PKB sebesar 1,5%, kemudian sepeda motor ke dua akan dikenakan PKB sebesar 2%, sedangkan sepeda motor ke tiga akan dikenakan PKB sebesar 2,5%. 

Kalau sampai Moladiners terlambat membayar PKB, dendanya kurang lebih 2% setiap bulan. Dan jumlah denda akan dituliskan di STNK kalian. Jadi, jangan sampai telat membayar PKB ya, dendanya lumayan ngeri buat kantong.

Kabar baiknya adalah Pajak Kendaraan Bermotor sekarang bisa dibayar secara online lho. Untuk mengecek berapa besaran pajak Moladiners di tahun ini silakan membuka situs SAMSAT daerah domisili kalian.

Kalian hanya perlu memasukkan data kendaraan dan nomor pelat motor, maka situs ini akan memuat informasi jumlah pajak yang harus dibayarkan dan tanggal jatuh tempo pajak kendaraan bermotor. 

Berikut alamat situs SAMSAT di beberapa daerah yang menyediakan fasilitas informasi pajak kendaraan bermotor secara online:

DKI Jakarta – http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/

Jawa Barat –  http://bapenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/

Yogyakarta – http://infonjkbdiy.com/

Jawa Tengah – http://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/

Jawa Timur – https://esamsat.jatimprov.go.id/

Aceh – http://esamsat.acehprov.go.id/

Riau – http://badanpendapatan.riau.go.id/infopajak/

Kepulauan Riau – http://dispenda.kepriprov.go.id/#esamsat

Sulawesi Tengah – http://dispenda.sultengprov.go.id/addons/pkb.php

Beberapa daerah juga sudah mengembangkan aplikasi pengecekan pajak via playstore bagi pengguna perangkat android. Daerah-daearah yang sudah mengembangkan aplikasi pintar ini adalah DKI Jakarta dengan aplikasi Pajak Online DKI Jakarta, Sumatera Barat dengan SAMSAT Mobile Prov. SUMBAR, dan Jawa Timur dengan aplikasi E-SMART SAMSAT JATIM.

 

SWDKLLJ

SWDKLLJSWDKLLJ pada STNK | Foto: Moladin

Pemilik STNK yang sah dilindungi oleh SWDKLLJ. Lalu apa kepanjangan singkatan ini? Kepanjangannya adalah Sumbangan Wajib Dana kecelakaan Lalu Lintas Jalan. 

Sumbangan tersebut dikelola oleh Jasa Raharja. Dengan membayar SWDKLLJ, otomatis pemilik kendaraan telah mengalihkan kerugian yang ditimbulkan oleh pihak ke tiga, misalnya kecelakaan, kepada pihak Jasa Raharja.

 

Suzuki Nex II

*Dp mulai dari

 

Nantinya pihak Jasa Raharja yang akan menyantuni korban kecelakaan termasuk Moladiners. Mudah-mudahan kita tidak pernah mendapatkan dana santunan dari SWDKLLJ ya, Moladiners. Selalu taati peraturan supaya  terhindar dari kecelakaan. 

SWDKLLJ sendiri dibayar bersamaan dengan pembayaran PKB. Untuk STNK yang baru dikeluarkan, SWDKLLJ ini sudah berubah menjadi SW-Jasa Raharja.

 

Biaya ADM

Biaya ADMAdministrasi STNK | Foto: Moladin

Kepanjangan singkatan ini adalah biaya administrasi. Motor yang baru dibeli biasanya tidak dikenakan biaya ADM ini. Namun, apabila kalian mengganti pelat motor dan membayar pajak kendaraan bermotor 5 tahunan, maka kalian akan dikenakan biaya ADM. Moladiners yang melakukan balik nama juga akan dikenakan biaya ADM.

 

Administrasi TNKB

Administrasi TNKBAdministrasi TNKB di STNK | Foto: Moladin

TNKB adalah singkatan dari Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau familiar disebut pelat motor. STNK Moladiners juga berisi informasi biaya cetak pelat motor setiap 5 tahun sekali. 

Selain mengganti plat motor, setiap 5 tahun Moladiners akan diminta melakukan cek fisik kendaraan. Pemeriksaan fisik motor ini selain mengecek kondisi motor apakah masih layak pakai, juga memeriksa nomor rangka dan nomor mesin. Nomor rangka dan nomor mesin nantinya dicocokkan dengan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang kita pegang. 

 

Denda Pajak Kendaraan Bermotor

denda pajak bermotorPenghitungan denda Pajak STNK | Foto: Sepulsa

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Denda Pajak Kendaraan Bermotor akan dicetak di STNK Moladiners. Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK sudah habis dan STNK kalian belum diperpanjang, Moladiners akan dikenakan dua denda sekaligus, denda PKB dan SWDKLLJ. Lalu bagaimana perhitungan denda tersebut? Yuk simak sama-sama infonya di bawah.

Denda PKB setiap tahunnya adalah 25 persen. Sedangkan denda SWDKLLJ adalah Rp 32 ribu bagi roda dua dan Rp 100 ribu bagi kendaraan roda empat.

Apabila Moladiners sudah menunggak pajak STNK motor selama 6 bulan maka kalian akan diminta membayar PKB dan denda pajaknya selama 6 bulan, kemudian SWDKLLJ beserta dendanya sebesar Rp 32 ribu. 

Misalnya, jumlah PKB yang tertera di STNK motor adalah Rp 235 ribu, maka denda yang harus dibayar adalah PKB x 25% x 6 bulan/12 bulan + denda SWDKLLJ = Rp 61.375. Total pajak yang harus kalian bayar adalah Rp 235 ribu (PKB) + Rp 35 ribu (SWDKLLJ) + Rp 61.375 (denda) = Rp 331.375.

 

Bayar Pajak Secara Berkala, Terhindar Penghapusan Data

stnkJumlah biaya STNK yang harus dibayar | Foto: Moladin

Sudah jelas belum informasi hitungannya? Pastikan Moladiners membayar dengan rutin pajak berkala yang ditetapkan oleh masing-masing daerah ya.

Jangan sampai menunggak bayar pajak sampai 2 tahun karena data kendaraan bermotor kalian dapat dihapus dari data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kendaraan Bermotor Kepolisian Republik Indonesia dan tidak bisa diregistrasi ulang. Akibatnya surat-surat kendaraan yang kalian miliki jadi tidak sah dan motor kalian nantinya menyandang status ilegal.

Peraturan ini kabarnya akan mulai diberlakukan mulai tahun 2019. Pihak Kepolisian Republik Indonesia sudah mulai melengkapi data-data kendaraan bermotor dari seluruh wilayah Indonesia dan mereka yang memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Mekanisme penghapusan data tidak serta merta dilakukan, akan ada upaya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak kepolisian yakni melalui surat peringatan. 

Pemilik kendaraan bermotor yang memiliki tunggakan akan diberikan surat peringatan sebanyak tiga kali sebelum masa leluasa pembayaran pajak selama dua tahun jatuh tempo.

Jika tidak ada tanggapan sama sekali dari pemilik kendaraan bermotor atas tiga surat peringatan tersebut, maka data kendaraan penunggak pajak akan masuk dalam data sementara penghapusan Regident.

Pihak Kepolisian masih akan terus mengupayakan supaya pemilik kendaraan melakukan pembayatan pajak sebelum benar-benar dilakukan penghapusan. 

 

Yamaha Mio S

*DP mulai dari

 

Rajin Bayar Pajak, Pengajuan Kredit Motor Lancar

antrian bayar pajakBayarlah pajark secara tepat waktu | Foto: Liputan 6

Pajak kendaraan bermotor sendiri nantinya menjadi pemasukan daerah yang dipergunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umum. Jadi, apabila Moladiners ingin negara kita maju dan banyak pembangunan, masyarakatnya harus taat membayar pajak. 

Kalian yang taat membayar pajak juga bisa mendapat keuntungan saat mengajukan pinjaman ke bank, karena pihak bank pastinya akan melakukan pengecekan latar belakang orang yang mengajukan pinjaman termasuk rekaman data pajak yang dimiliki.

Buat Moladiners yang mau kredit motor lagi, awas jangan sampai nunggak pajak karena nantinya bisa terdeteksi oleh pihak Bank. Salah-salah kredit motor kalian malah tidak disetujui. Rugi banget lho tidak bisa beli motor yang sudah diincar sejak lama. 

Sudah tidak bingung lagi dengan berbagai singkatan yang ada di STNK kalian bukan? Semoga bermanfaat informasinya dan bisa menambah wawasan kalian ya, Moladiners. 

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *