Minggu, September 25, 2022

OTR Mobil & Simulasi Perhitungan Harga OTR Cash Vs Kredit

by Jane Mitha
apa-itu-otr

apa-itu-otr

Apa itu OTR? “Kenapa harganya beda-beda yah?” Nah, teman-teman Moladiners yang lagi cari-cari mobil pasti sering sekali mengunjungi showroom atau event otomotif, lalu melihat tulisan “Harga OTR” bukan?

Nah, buat Anda yang baru pertama kali membeli kendaraan, istilah ini mungkin terasa sangat awam buat kalian. Apalagi jika kalian menemukan harga OTR di setiap daerah berbeda-beda.

Wah, pasti makin bingung, kan?  Maka dari itu, supaya kalian tidak bingung saat ingin beli mobil bekas atau baru, kalian wajib memahami batasan-batasan apa saja yang ada dan apa saja hal yang Anda terima dengan harga tersebut. 

Kira-kira bisa kah kita skip dan langsung terima jadi aja untuk semuanya? Jelas bisa, tapi baiknya baca dulu karena ini akan berhubungan dengan kebutuhan finansial Anda. 

Beli mobil bekas terpercaya bisa Anda lakukan di Moladin, selain tidak perlu ribet dan pusing tentang harga OTR, prosesnya pun cepat dan dijamin puas. Mengapa? Agen Moladin tersebar di seluruh Indonesia lebih dari 10.000 agen. Disinilah Anda bisa aktif bertanya dan berkonsultasi terkait mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda! Kalau gitu yuk langsung baca sekilas apa itu OTR biar Anda bisa lebih paham! 

banner atas

Apa Itu OTR?

OTR adalah singkatan dari “On the Road” yang merupakan total biaya pembelian kendaraan yang wajib dibayar oleh konsumen saat membeli kendaraan mobil atau motor baru supaya mereka bisa mengendarai kendaraan tersebut secara legal.

Ini berarti harga kendaraan tersebut sudah termasuk dengan plat nomor kendaraan baru, pajak jalan, inspeksi sebelum pengiriman, biaya pengiriman ke rumah, asuransi, biaya penanganan, biaya pendaftaran kendaraan, dan lain sebagainya.

Itulah yang membuat “harga OTR” kendaraan bisa berbeda-beda di daerah lain. Jelas ya karena ini bergantung dengan pajak per lokasi dan domisili Anda. Bahkan, perbedaan harganya bisa cukup besar. Misalnya, jika harga satu unit mobil di DKI Jakarta adalah Rp 300.000.0000, bisa jadi harga mobil tersebut jauh lebih mahal jika Anda membelinya di Papua. Bisa jadi perbedaan harganya mencapai 10% hingga 15%.

Umumnya, harga OTR ini sudah termasuk biaya pajak atau PPN. Menariknya, dealer biasanya senang memberikan diskon besar-besaran di waktu-waktu tertentu, jadi Anda bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari harga normal.

Jadi, untuk teman-teman Moladiners yang ingin membeli mobil baru, sebaiknya bisa mempertimbangkan dengan matang fungsi dan keperluannya, ya! Mengapa demikian? Kita tahu bahwa membeli mobil baru cenderung mengalami depresiasi seiring waktu. 

Bahkan saat Anda pertama kali menggunakanya mobil baru sudah menyusut sebsar 10%, lalu dilanjutkan penyusutan per tahunnya 10-20%. Jadi, jika hanya digunakan untuk mobilitas sehari-hari, ada baiknya jika Anda membeli mobil bekas saja.

Namun, ini semua bergantung pada kebutuhan teman-teman Moladiners, ya! Untuk beberapa mobil rekomendasi yang irit BBM, Anda bisa melihatnya di rekomendasi mobil paling irit BBM.

Jenis-Jenis Istilah OTR 

Nah, ini dia nih yang seringkali membuat kita terkecoh bukan? OTR ini sebenarnya multi arti karena kepanjangannya berbeda-beda. Selain On the Road  masih ada lagi istilah yang bernama Off the Road. Kedua istilah ini menawarkan harga yang berbeda untuk setiap unit kendaraan yang akan kalian beli.

Untuk lebih jelasnya, mari simak perbedaan istilah “Harga On The Road” dengan “Harga Off The Road” berikut ini.

1. Harga On the Road

OTR adalah harga final atau keseluruhan total pembelian kendaraan bermotor di suatu daerah.  Akan tetapi, harga OTR ini memiliki dua jenis yang berbeda, tergantung dari metode pembelian yang kalian inginkan.

  • OTR Cash

Metode pembayaran OTR Cash adalah total harga keseluruhan kendaraan yang akan dibayar oleh konsumen saat membeli kendaraan bermotor secara cash atau penuh.

  • OTR Kredit

Metode pembayaran OTR Kredit adalah total keseluruhan harga kendaraan yang akan dikeluarkan oleh calon pembeli saat ingin mengajukan pembelian secara kredit atau cicil. Umumnya, harga OTR kredit ini berbeda 20-30% dari harga OTR.

2. Harga Off the Road

Istilah OTR juga bisa berarti sebagai Off the Road. Kedua jenis harga kendaraan ini memang memiliki akronim yang sama, tapi ada perbedaan signifikan yang wajib kalian ketahui.

Harga off the road adalah harga jual kendaran yang dirilis oleh produsen mobil atau motor. Bedanya, harga off the road ini tidak termasuk dengan dokumen-dokumen legalitas seperti on the road.

Ini berarti, jika Anda membeli kendaraan dengan harga off the road, Anda harus mendaftarkan unit kendaraan tersebut ke lembaga terkait untuk bisa mendapatkan dokumen legalitas seperti STNK, BPKB, dan legalitas lainnya secara mandiri atau menggunakan pihak ketiga.

Jadi, meskipun Anda telah membeli kendaraan tersebut dengan biaya penuh, Anda belum bisa mengendarai kendaraan tersebut secara legal. Anda harus mengurus perizinan dan legalitas terlebih dahulu supaya bisa berkendara secara legal di jalan raya.

On The Road vs Off The Road, Mana Lebih Untung? 

Bicara untung sebenarnya ini dikembalikan lagi kepada Anda yang membeli kendaraan. Jika membeli dengan harga On The Road memang jauh lebih mahal, karena ada proses pengurusan dokumen jalan untuk kendaraan Anda agar siap pakai. 

Namun, jika Anda ternyata memiliki biro jasa yang lebih murah dan berpengalaman maka membeli mobil Off The Road bisa jadi pilihan yang tepat, apalagi jika Anda membelinya di daerah yang berbeda. 

Perbedaan harga signifikan tentu disebabkan karena adanya balik nama dokumen kendaraan, STNK dan BPKB. Keabsahan dokumen kendaraan Anda adalah hal yang wajib. Jadi, ada baiknya Anda memutuskan dengan tepat, ya!

OTR Kredit vs OTR Cash?

Sistem harga OTR ini berlaku untuk kendaraan mobil dan motor, jadi tidak ada bedanya, kecuali dari metode pembayaran saat ingin membeli kendaraan tersebut.

Misalnya, Anda menemukan dealer yang menawarkan satu buah unit mobil dengan harga OTR 20 juta untuk metode pembayaran cash. Tapi, saat itu, Anda tidak punya uang yang cukup untuk membayar secara penuh, akhirnya Anda mengajukan kredit untuk membeli motor tersebut.

Karena Anda mengajukan cicilan, maka Anda akan dikenakan bunga cicilan dan biaya-biaya tambahan lain, sehingga harga kendaraan tersebut bisa naik hingga 15-20 persen dari harga OTR cash. 

Namun, pilihan ini baiknya disesuaikan dengan keadaan finansial Anda. Jika Anda memiliki cukup uang untuk membayar kendaraan dengan cash mengapa tidak? Namun, jika membayarnya dengan kredit juga tidak masalah. Biasanya untuk memperkecil biaya angsuran, Anda paling tidak membayar uang muka atau DP lebih dari 25%. Jadi nilai hutang kredit dengan bunga yang dibayarkan tidak terlalu besar dan lama. Jadilah bijak dalam memilih tenor waktu pembayaran kendaraan, ya! 

Lagi-lagi nih, Moladin punya solusi untuk Anda yang sedang membutuhkan mobil dengan budget yang terbatas. Tenang saja, karena Moladin akan memperkenalkan Anda dengan beberapa rekanan Agen Pinjaman Dana Tunai terpercaya khusus otomotif untuk Anda. Jadi, memilih mobil berdasarkan kebutuhan Anda pun tidak bermasalah. 

Simulasi Perhitungan OTR

Umumnya, harga OTR mengacu pada NJKB atau Nilai Jual Kendaraan Bermotor dan DPP (Dasar Pengenaan Pajak). Untuk memahami cara menghitung OTR, mari kita coba simulasi perhitungan OTR dengan menggunakan mobil Avanza.

Aturan pertama dalam menghitung OTR adalah NJKB dikalikan dengan koefisien bobot mobil Avanza (1,050) untuk mengetahui nilai DPP. Dari perhitungan tersebut, Anda bisa menghitung besaran pajak dan biaya-biaya lainnya. Berikut contoh perhitungannya:

1. Menghitung PPnBM Mobil Avanza

Berdasarkan PP Nomor 73/2019 tentang Barang Kena Pajak (BKP), jenis kendaraan bermotor yang masuk Pajak Penjualan Atas Barang Mewah adalah kendaraan mobil yang dibawah 3.000 cc dengan konsumsi bahan bakar minimal 15,51/km dan emisi di bawah 150 g/km, memiliki nilai sebesar 15 persen.

  • PPnBM Toyota Avanza dengan NJKB Rp 157.000.000
  • 15 persen x (NJKB Avanza x koefisien bobot)
  • DPP x 15 persen
  • 15 persen x Rp 164.850.000
  • Total = Rp 24.727.500

2. PPn

Berdasarkan UU Nomor 42 Tahun 2009 tentang Tarif Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa (7), besaran tarif pajak kendaraan mobil adalah sebesar 10 persen. Maka, perhitungan PPn untuk mobil Avanza adalah:

  • 10 persen x DPP
  • 10 persen x Rp 164.850.000
  • Total = Rp 16.485.000

3. BBNKB

Dalam UU Nomor 28/2009 pasal (11) menyebutkan bahwa biaya pengenaan tertinggi adalah sebesar 20 persen. Namun, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), maka besaran biayanya adalah 12,5 persen.

  • BBN Avanza
  • Penyerahan I x DPP
  • 12,5 persen x Rp 164.850.000
  • Total = Rp 20.606.250

4. Biaya Penerbitan Dokumen

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), maka biaya penerbitan dokumen untuk mobil Avanza adalah sebesar:

  • Penerbitan STNK baru Rp 200.000
  • Pembuatan TNKB Rp 100.000
  • Penerbitan BPKB baru Rp 375.000
  • Total biaya penerbitan dokumen = Rp 675.000

5. SWDKLLJ

Perhitungan terakhir adalah SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas). Biaya ini sudah tercantum dalam PMK Nomor 36/PMK.010/2018 yang menyatakan bahwa mobil penumpang bukan angkutan umum dikenakan biaya sebesar Rp 140.000. 

Jika ditambah dengan penggantian Kartu Dana sebesar Rp 3.000, maka biaya yang akan kalian bayar adalah Rp 143.000. Maka, simulasi perhitungannya adalah:

DPP + PPnBM + BBN + PPn +Penerbitan Surat Dokumen +SWDKLLJ

Total keseluruhan = Rp 227.486.750

Maka, total keseluruhan pembelian satu unit kendaraan mobil Avanza adalah sebesar Rp 227.486.750.

Sudah Paham Dengan Istilah Harga OTR?

Gimana Moladiners sudah siap memilih mobil bekas ataupun baru yang akan dibeli? Jangan ragu ya untuk berkonsultasi dengan agen Moladin yang tersebar hingga 10.000 di seluruh Indonesia. Ingin jual beli mobil bekas ataupun tukar tambah bukan jadi masalah lagi, karena Moladin sudah mempermudah Anda untuk jadi lebih nyaman untuk memilih mobil terbaik sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda. Moladin punya semua solusi untuk kebutuhan otomotif Anda! 

Jual beli mobil bekas terpercaya jelas aman terkendali bersama Moladin! Tunggu apa lagi? Kunjungi Moladin Car Center di lokasi terdekat Anda dan langsung lakukan test drive. Untuk perawatan mobil, Anda bisa dapatkan beragam serba serbi informasi seputar tips dan trik perawatan mobil di Moladin juga, ya! Selamat membaca teman-teman Moladiners! 

banner bawah

Related Articles

Platform Jual dan Beli Mobil Bekas Terbaik

















Logo Midtrans

Logo Bank Indonesia
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika